Monday, July 30, 2018

Nasi Tahu Sate Ayam Blendet Kuning, Makanan Khas Balong Ponorogo

Dulu namanya Sate Kopok...

Sekarang namanya Sate Blendet...

Ini jenis makanan yang sekarang agak langka, tapi tetep eksis di daerah Balong, Ponorogo. Rasanya gurih dan lezat lho...




So, inilah jenis varian Sate Ayam Ponorogo yang ke empat! Orang-orang tahunya Sate Ayam Ponorogo itu: Sate Tukri (Jl. Lawu), Sate Purbosuman (Ngepos), Sate Setono (ngider di gerobak pinggir-pinggir jalan)...

Nah, ada satu lagi jenis Sate Ayam Ponorogo nih...yaitu Sate Blendet aka Sate Kopok (hihihi banyak yang jijik kalo disebut 'Kopok' makanya diganti 'Blendet')

If you travel to Ponorogo, you should try this one!

So yummy. Dijamin endess gulendesss cyin!

Oh ya, biasanya Sate Blendet disajikan bersama Nasi Tahu. Jadi bentuk aslinya itu, Nasi Tahu dikasih Sate Ayam dan disiram kuah Blendet Kuning.

Hayokkk dicoba...

Friday, July 20, 2018

Cara Menanam Adenium (Kamboja Jepang) dari Biji

Adenium atau Kamboja Jepang adalah salah satu tanaman cantik yang tahan panas dan kering. Banyak orang menyukai tanaman yang satu ini. Cara menanam Adenium tidaklah sulit. Simak videonya untuk mengetahui step by step menanam Adenium dari bijinya.




Monday, July 09, 2018

Ekspedisi Gunung Lawu (3,265 mdpl) Turun via Candi Ceto Karanganyar with Team STRESS 98 (Part 2)

Jalur Candi Ceto merupakan salah satu jalur pendakian yang terkenal (resmi) untuk menuju Gunung Lawu (3,265 mdpl). Jalur ini melewati Pos Perizinan - Pos 5 (Bulak Peperangan) yang merupakan pos pertemuan antara pendaki dari Jogorogo Ngawi dan Candi Ceto Karanganyar. Kemudian dari Pos 5, pendaki bisa langsung ke Gupakan (Tapak) Menjangan - Pasar Dieng - Hargo Dalem - Hargo Dumilah (Puncak Lawu).

Kami berlima (Team STRESS 98) mengawali pendakian via Jogorogo Ngawi dan turun via Candi Ceto Karanganyar.

Berbeda dengan jalur Jogorogo Ngawi yang jalannya agak sulit dikenali, jalur pendakian lewat Candi Ceto ini sangat mudah dikenali dan ramai sehingga memudahkan bagi pendaki pemula untuk sampai ke Gunung Lawu.




Catatan perjalanan via Jogorogo Ngawi bisa dibaca disini. Anyway, jalur pendakian Jogorogo Ngawi tidak disarankan dilalui oleh pendaki pemula karena memerlukan keahlian khusus di bidang pemetaan gunung.

Wednesday, July 04, 2018

Ekspedisi Gunung Lawu (3,265 mdpl) via Jogorogo Ngawi with Team STRESS 98 (Part 1)

Ini bukanlah jalur resmi pendakian ke Gunung Lawu. Biasanya jalur ini dipakai oleh orang-orang yang sedang 'nglakoni' atau sedang berburu ilmu kanuragan tertentu.

Karena bukan jalur resmi pendakian, jarang ada pendaki menggunakannya. Jalannya banyak yang tertutup ilalang, ekstrim dan hampir tak terlihat mata.

Tidak disarankan menggunakan jalur ini tanpa seorang ahli pemetaan gunung...


Pendakian dimulai dari rumah Pak Sidi di Desa Girimulyo, kemudian berlanjut ke Pos 1 (Ukir Bayi), Pos 2 (Udal-udal), Pos 3 (Bulak Akasia), Pos 4 (Pendem), Pos 5 (Bulak Peperangan) sampai ke Pos 6 (Hargo Dalem).

Baca kelanjutan kisahnya disini.