Monday, February 12, 2018

Delicious Penang Foods; Teochew Chendul and Nasi Lemak - Penang, Malaysia

Ini dua jenis makanan khas yang kucoba waktu di Penang, Malaysia kemarin.

Teochew Chendul itu isinya cendol + kacang merah, diguyur kuah bersantan + gula merah. Penyajiannya dengan serutan es. Hmm, rasanya legit plus segar bo'!

Nasi Lemak itu semacam nasi gurih dikasih sambel goreng teri. Keduanya enakkk! Highly recommended! ^_^



Sunday, February 11, 2018

Beautiful Street Arts - Penang, Malaysia

Penang has very famous street arts and a ton of delicious foods. This island is very friendly and welcoming for anyone. Just go to George Town and walking around. You will no regret!




Saturday, February 10, 2018

Krabi Riverside (The Mud Crabs Sculpture) - Krabi Town, Thailand

This is a free attraction in Krabi Town.

Yes, you can see a beautiful landscape with the symbol of Krabi Town - The mud or black crabs sculpture - in this riverside.

The river itself is clean and there are many boats passing by the river.


Thursday, February 08, 2018

Awesome Night at Khaosan Road - Bangkok, Thailand

Khaosan is the most famous district in Bangkok, Thailand.

There are many of budget hostels, delicious street foods, clubs and bars around the street. In the night, you can see a ton of people walking on here.

Wonderful lighting, many of street musicians, foods and groovy musics...you must visit Khaosan Road when you're in Bangkok!



Wednesday, February 07, 2018

Maeklong Railway Market (From Train) - Bangkok, Thailand

This is the only one in the world! You can see the most extreme market in Bangkok, Thailand. There is a railway inside the market. Very interesting and weird.

Transportation to/from Maeklong Railway Market :

1. Use the van
Depart from/to Sai Tai Mai (Southern) Bus Terminal - Maeklong Railway Market: 70 Baht

2. Use the train
- Depart from/to Wongwian Yai Station (Bangkok) - Mahachai Station : 10 Baht (use the train)
- Mahachai Station - Ban Leam Station : 3 Baht (use the ferry)
- Ban Leam Station - Maeklong Station : 10 Baht (use the train)



Thursday, December 14, 2017

Pernikahan Jenis Apa yang Sedang Kau Kejar?

Generasi jaman now banyak banget yang kepengen cepet-cepet kawin, tapi...

1. Ibadah ke Tuhannya cuma hari Minggu doang (itupun kalo inget / pas senggang, gak ada acara hepi-hepi lain diluar).

2. Jam doa cuma 3 x sehari (kalo pas mau makan). Kitab suci mah dibaca kalo butuh.

3. Kerja, ya asal gak terlihat nganggur aja.

4. Boro-boro punya / rencana beli rumah sendiri, duit kadang dibakar-bakar buat rokok...ato kalo cewek duitnya dipake buat permak penampilan (beli make up, baju-baju keren, sepatu high heels, etc).

5. Boro-boro mempersiapkan kehidupan anaknya nanti, diri sendiri aja belum 100% mandiri.

Sebenarnya, pernikahan jenis apa yang sedang mereka kejar itu? Ckckck...


#PernikahanBukanSekedarStatus

Thursday, November 30, 2017

Yang Hidupnya Memilih...

Sometimes, saya prihatin kalo dengar orang bertanya, "Kapan nikah?", "Mana pasangannya?", "Kenapa kok gak nikah-nikah?", "Hah, umur segitu belum nikah?" etc...

Buat apa nanya-nanya tentang urusan pribadi orang lain? Hanya untuk cari bahan ledekan/cemoohan?

Oh come on! Be wise people.

Tidak semua orang yang melajang sampai usia 30, 40 atau bahkan 50 tahun itu karena gak laku men. Sometimes, some people choose to be single for some big purposes!

Yes, ada banyak orang yang terlalu pintar dan cerdas di dunia ini sehingga mereka memilih untuk merencanakan pernikahan dan hidupnya sebaik-baiknya dulu sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah!

Orang-orang ini bukan karena mereka tak normal/punya kelainan, tapi karena mereka memang memilih demikian untuk sebuah tujuan besar yang mereka rancang 'justru' untuk pernikahan mereka yang bahagia nantinya.

Not every single person is lonely. Catat ini baik-baik! Tidak semua orang lajang di atas usia 30, 40 bahkan 50 tahun adalah orang yang kesepian. Ada banyak lajang di dunia ini yang hidupnya jauh lebih bahagia daripada mereka yang sudah menikah...karena mereka punya TUJUAN.

Itu kuncinya, tujuan hidup!

Enggak perduli kamu sudah menikah atau masih lajang, tujuan akan membuat hidupmu terarah.

Saya melihat ada banyak orang yang hidupnya jadi tak bahagia karena tujuan hidup mereka hanya untuk menikah. So, setelah selesai masa-masa bulan madu...jadilah mereka kebingungan karena ternyata kehidupan pernikahan tak seindah sinetron/film romantis. Ada juga yang pada akhirnya memilih single lagi (baca = cerai) karena ternyata menjadi single buat dia lebih indah daripada status married...

Saya punya segudang teman-teman yang masih single (benar-benar single, bukan karena cerai) di atas usia 35 bahkan 40 tahun dan mereka benar-benar hidup bahagia.

Beberapa wanita single yang saya kenal, tetap enjoy menikmati masa lajang mereka (di usia yang orang umum bilang sudah 'setengah baya') dan terus bersinar. Karirnya cemerlang, punya mobil dan rumah sendiri, bisa liburan kemana-mana dan aktif di banyak komunitas tanpa tertekan dengan status lajangnya.

Beberapa pria single yang saya kenalpun tak kalah bersinar hidupnya. Ada yang punya jabatan pendeta/penatua gereja, ada yang sudah berkeliling ke 35 provinsi di Indonesia dan keliling ke 36 negara di dunia dan ada juga yang karirnya sampai sukses nembus Silicon Valley!

Oh yeah, saat orang-orang 'normal' lainnya sibuk dengan pasangan dan anak-anaknnya, para single yang bersinar ini menikmati 'kelebihannya' dengan caranya sendiri.

Jangan pernah menertawakan mereka yang melajang sampai usia matang. Siapa tahu, mereka memang telah memilih menjadi seperti itu, karena mereka tidak mau sembarangan dengan pernikahan. Lebih baik urus hidupmu sendiri, urus pasanganmu (biar gak 'nglirik' yang lain lagi hohoho) dan urus anak-anakmu (biar hidupnya gak kacau).

Kalo kamu mau membantu para single untuk mendapatkan pasangan, pastikan dulu kalo mereka memang perlu itu. Hey, kamu harus tahu juga bahwa para high quality singles itu biasanya banyak fans. Mereka punya banyak calon yang juga berkualitas disekeliling mereka (tinggal pilih istilahnya). Jadi jangan sok jadi pahlawan kesiangan yang menawarkan bantuan kepada seseorang yang ternyata gak butuh itu...

Be wise once again...

Status single, lajang, jomblo itu bukan bahan tertawaan/ejekan. Malulah pada dirimu sendiri kalo kamu suka ngledek mereka yang masih single (tapi hidup mandiri, punya rumah dan mobil sendiri), sementara kamu...meski kamu sudah menikah tapi tinggal di rumah mertua indah!

Sebelum menuding hidup orang lain kurang hepi karena tak punya apa yang sudah kamu punya saat ini, coba cek hidupmu sendiri. Apakah kamu sudah benar-benar hepi dengan semua hal yang kamu miliki saat ini? Kalo belum, maka tutuplah mulutmu segera dan jangan menertawakan status orang lain...(takutnya nanti kamu yang kena karma, pengen 'single' lagi suatu hari nanti hahaha).

Untuk para single...entah kamu memilih single dulu untuk mengejar tujuanmu atau kamu yang single karena alasan tertentu, don't be afraid to be yourself! Jangan pernah takut dengan label "Gak laku-laku", "Bujang lapuk", "Jomblo ngenes", etc...fight for your life! Kejar mimpi-mimpimu, isi masa lajangmu dengan kegiatan-kegiatan positif yang membangun.

Jangan marah/sakit hati/sedih karena orang lain lebih cepat nikah daripada kamu. Setiap fase kehidupan itu semua sama...sama-sama punya kesualitannya masing-masing. Serahkan kerinduan hatimu ke Tuhan saja. Kalo kamu mau curhat, curhat aja ke Dia. Kalo mau nangis, nangis aja kepada-Nya.

Lebih baik kamu ditertawakan karena belum nikah, daripada kamu tak bisa lagi tertawa setelah nikah! Yes, find your purpose in life and going through it...

Sunday, November 26, 2017

Before 35 Years Old

Before 35 years old...

I suddenly remembering one thing: I got everything that I've wrote, long time ago on this age.

Dulu saya pernah nulis blog (berandai-andai waktu nulisnya), what's to do before 35 years old...

Usia 35 tahun itu batas antara muda dan dewasa. Saya berandai-andai bahwa sampai batas usia itu, seharusnya kita sudah bisa mandiri, sebagai langkah awal untuk menikmati hidup di sisa-sisa hari yang kita miliki ke depan.

Before 35 years old, you can work hard, take a ton of adventures and do every crazy things...karena setelah 35 tahun, kamu akan ngrasain kalo staminamu turun dst, dan saat itulah saat dimana kamu seharusnya sudah settle di kedua kakimu sendiri. So, di hari-hari sisamu, kamu bisa keep calm and enjoy your whole life (udah gak perlu mikir pindah ngontrak rumah dimana lagi, galau kepengen beli mobil/motor, udah kenyang petualangan seru, etc).

Well, I push myself to reach out all my 'Before 35 years old' goals...and tadaaaa....I got it all now! On the right time!!

I bought my own car (meskipun cuma mobil sejuta umat, yang penting gak penyok karena nabrak tiang listrik hahaha), I create my own job (yes, I work at home as a freelancer...no need office but my salary is USD!), I took a ton of adventures (I went to Japan twice, I visited Malaysia twice and I traveled to Singapore twice, I hiked Mount Rinjani, I went to Raja Ampat, I did para-gliding, snorkeling, trekking, off road, rafting and more)...then I recently bought my own home...and 2 mounts later I will traveling to Malaysia, Thailand, Cambodia & Vietnam (yay, the tickets were on my hand).

Wonderful...ternyata my Daddy King tidak lupa mewujudkan mimpi-mimpi saya!

Mimpi yang terakhir itu, sempet saya lupakan. Saya pikir saya gak perlu beli rumah coz rumah yang kutinggalin sekarang (punya ortu) sudah terlalu besar untuk 3 keluarga sekaligus hihihi. Tapi karena suatu masalah, akhirnya membuat saya beli rumah sendiri juga.

Amazing, semua yang pernah kutulis dulu...semua terwujud before 35 years old. Tepat sesuai targetku. Duh, senangnya...

Hmm, masa mudaku maksimal! Aku puas...Ini benar-benar kehidupan yang kudambakan dari dulu. I live up my life to the fullest. Tidak ada satu haripun yang terlepas dan terbuang sia-sia rasanya. Semua sudah kugunakan semaksimal mungkin selama ini. Thanks Daddy Je, You're my truly Inspiration.