Monday, September 03, 2018

Tari-tarian & Kembang Api Spektakuler di Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo 2018

Rangkaian Grebeg Suro 2018 di Kota Reyog Ponorogo sudah dibuka tgl 1 September 2018 kemarin. Kali ini rangkaian Grebeg Suro digabung dengan peringatan HUT Kota Ponorogo, sehingga acaranya tak hanya berlangsung 3 hari tapi 11 hari!




Banyak acara-acara menarik yang digelar disini selama Grebeg Suro, diantaranya Festival Reyog Mini, Festival Reyog Nasional, Lomba Bonsai, Lomba Fotografi, Larungan Telaga Ngebel...dan yang terbaru, bakal ada Lomba Paralayang juga loh...

Ayokk kunjungi Ponorogo!


Acara lengkap Grebeg Suro 2018

Monday, August 20, 2018

2 m x 6 m untuk Dapur, Kamar Mandi, Tempat Jemuran & Penampungan Air...Apa BISA?

Punya rumah minimalis, harus cerdas dalam mengatur ruang dan menata fungsinya. Berikut ini adalah contoh desain Dapur, Kamar Mandi, Tempat Jemuran dan Penampungan Air yang dibangun di area seluas 2 m x 6 m saja. Yuk, simak desainnya disini...




Tuesday, August 14, 2018

Don't Give Up to Learn How to be The Right Woman

Dulu aku tuh buluk banget. Sekarang buluk ajah 😆.


Maafkan aku yang dulu mantan... *Ops! 😆


Aku pernah berpikir kalo mungkin aku salah lahir! Kayaknya sih lebih cucok jadi mas-mas deh daripada jadi mbak.

Prinsipku, lakik. Hobiku pecicilan kayak lakik. Tubuhku atletis, cara mikir, ngomong, dandananku dulu...gak ada manis-manisnya 😅.

Aku lebih enjoy naik gunung, sepedahan, snorkeling, trekking, camping, paralayang, panjat tebing, etc, sampek bikin kulitku gosong, dekil bin buluk. Gak pernah ke salon, gak kenal perawatan wajah, pun gak pernah makeup-an. Keknya dulu pernah desperate jadi cewek wkwkwk.

Tapi itu dulu, sekarang enggak weks 😝.

Beberapa tahun ini aku belajar khusus jadi wanita. Bukan buat siapa-siapa, tapi murni buat aku sendiri. Aku selalu inget kalo kita itu IMAGO DEI (Kej 1:27). Tuhan gak mungkin bikin kesalahan pada waktu Dia nyiptain kita. Dia pilih aku jadi cewek, berarti emang aku pantes jadi cewek (meskipun aku juga punya sisi maskulin haha).

Ada 2 ketrampilan khusus yg kupelajari untuk jadi wanita seutuhnya, yaitu ketrampilan makeup dan ketrampilan memasak ahai 😂.

Pertama kali pake lipstick, gak PD. Pertama kali masak, rasane gak enak. Untungnya aku gak nyerah wkwkwk. Lebih mudah maksa kaki jalan di medan pegunungan 10 jam sehari, daripada menerjemahkan isi resep dan bikin alis yg baik dan benar!

Hellyahhh, tapi saiki wes biso kok. Wes biso bedakan, lipstick-an plus gawe sayur ora gosong 😁

Buat para cewek tomboy (yg senasip kayak aku wkwkwk) di muka bumi Indonesia...don't give up to learn how to be the right woman. Semua butuh proses sih, gak instant gitu ajah. Yg jelas, kamu istimewa!

Cewek tomboy itu punya banyak kelebihan dibanding cewek pada umumnya, lebih mandiri, lebih kuat, lebih berprinsip dan sulit dikibulin orang gak bener haha. Let's celebrate girls!


Thursday, August 02, 2018

Maximized Youth-hood

"Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan!" - Pengkhotbah 11:9


I'm free...I'm free like a bird...(Sounkyo, Hokkaido - Japan)

Tak ada seorangpun yang bisa menjadi muda kembali. Waktu tak bisa diputar ulang. Jadi setiap kita harus bisa memaksimalkan setiap detik, setiap waktu yang ada, karena hidup itu hanya sekali!

1. Visi dari Tuhan

Saya beruntung karena saya bisa masuk ke sebuah institut teknologi negeri di Surabaya tanpa melalui tes. Saat saya di Surabaya, saya bertumbuh di sebuah gereja dan youth pastor saya saat itu bisa menjadi figur teladan bagi saya (beserta jemaat & youth lainnya) dan menginspirasi saya untuk hidup takut Tuhan.

Saat saya berulang tahun ke 19, saya tidak melewati hari itu dengan berpesta pora bersama teman-teman lainnya, tapi malam itu saya mengambil keputusan untuk tinggal di kamar kos dan berdoa memohon bimbingan-Nya. Di tengah-tengah doa, ada bisikan di hati saya untuk membuka Alkitab dan membaca Amsal 31:10-31.

Ayat-ayat di Amsal 31:10-31 merujuk pada sosok Wanita Bijak, figur isteri yang cakap, dambaan setiap orang. Saat itu saya masih murni: saya belum punya pacar, belum kepingin pacaran, belum kepikiran tentang pernikahan, dll. Tapi melalui ayat-ayat di Amsal 31:10-31 ini, Tuhan seperti ingin berbicara kepada saya, "One day you will be like her".

2. Bertumbuh

Sejak saya terima visi dari Tuhan, saya lebih sungguh-sungguh lagi memperhatikan cara hidup saya, tidak lagi sembarangan bertindak, karena nggak mungkin dong Wanita Bijak menghabiskan waktu mudanya untuk pergi ke pub/club malam, pacaran dengan orang yang beda keyakinan, ngomong kasar dan males-malesan aja di tempat tidur. No no, gambaran Wanita Bijak yang ada di Amsal 31:10-31 pasti dibentuk dengan kebiasaan-kebiasaan yang positif sejak masa mudanya.

Saya menggembleng tubuh saya untuk membangun hubungan yang intim dengan Tuhan lewat Saat Teduh pribadi, saya menjaga diri saya agar tidak cemar (tidak berpakaian yang tidak pantas, tidak tergoda untuk berpacaran dengan yang tak percaya Yesus, dll) dan berusaha untuk terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan baik di kampus, ministry maupun gereja.

3. Berjuang mengejar mimpi

Bagi saya, masa lajang/single itu indah. Masa single adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan diri menuju pernikahan kudus. Masa ini tak akan terulang lagi, jadi saya memutuskan untuk melewati dan mengisi masa single saya dengan membangun pondasi untuk menjadi Wanita Bijak sesuai Amsal 31:10-31.

Saya pernah menuliskan mimpi-mimpi saya di sebuah kertas. Isinya: "Sebelum saya menikah, saya akan mempunyai pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah, bisa beli rumah dan mobil sendiri dan bisa liburan ke luar negeri".

Perjuangan saya mengejar mimpi tak mudah. Saya harus pindah pekerjaan 2 kali, pindah dari Surabaya ke Jakarta...dan pada akhirnya saya harus kembali ke Ponorogo karena putus asa, keluar masuk rumah sakit sampai 3 kali karena sakit parah...orang tua saya juga kehilangan rumah dan tanah miliknya...dan wow, pokoknya proses saya untuk mewujudkan mimpi-mimpi saya pernah ada di titik kemustahilan.

4. Mengisi masa muda dengan hal-hal positif

Saat ini saya telah mendapatkan semua hal yang pernah saya impikan dulu. Saya mempunyai pekerjaan yang bisa saya kerjakan di rumah, bisa membeli mobil dan rumah sederhana sendiri dan beberapa kali liburan ke luar negeri. Semua terjadi karena anugerah Tuhan semata.

Sampai hari ini, saya sudah menginjakkan kaki di Malaysia, Singapura, Jepang, Thailand, Kamboja dan Vietnam. Semua perjalanan saya ke luar negeri adalah murni untuk liburan dan saya selalu melakukannya sendiri tanpa jasa travel agen (kecuali saat saya ke Singapura untuk kedua kalinya, saya membawa kedua orang tua saya kesana). Indonesiapun sudah ada 3 pulau besar yang saya jelajahi, yaitu Jawa, Sulawesi dan Papua.

Saya pakai masa muda saya untuk bertualang. Saya mendaki gunung (Gunung Ijen, Gunung Rinjani, Gunung Lawu...sudah pernah saya daki), snorkeling (saya pernah melihat keindahan bawah laut di Raja Ampat, Misool, Karimunjawa, Gili Labak...), paralayang, rafting, panjat tebing, trekking dan banyak hal lainnya lagi.

Saya melahap banyak buku-buku rohani yang membangun iman, bergabung ke banyak komunitas lain seperti komunitas traveling, fotografi, pecinta alam, sampai menjadi relawan/volunteer untuk beberapa aksi kemanusiaan. I love do it all!

5. Melayani Tuhan

Meskipun saya sibuk bekerja dan suka bertualang kemana-mana, saya tetap aktif bergereja dan melayani pekerjaan Tuhan. Saya melayani Tuhan bukan karena saya mampu/hebat, tapi karena hanya inilah yang bisa saya persembahkan kepada-Nya sebagai bukti bahwa saya mengasihi Dia lebih dari segalanya.

Saya tak hanya melayani di gereja, tapi saya juga memakai semua hal yang ada pada diri saya untuk kemuliaan-Nya. Mobil saya sering dipinjam tetangga untuk mengantar orang sakit/acara pernikahan (manten/ngunduh mantu), rumah saya terbuka untuk cara komsel/doa, kesaksian hidup yang saya tulis di blog bisa menguatkan mereka yang ada di dunia maya dan beberapa kali tulisan sayapun dimuat di majalah rohani dan menjadi berkat untuk para youth yang membacanya...YouTube dan social media lainnya juga saya pakai untuk membantu orang lain untuk promosi usahanya.


"Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu." - 1 Timotius 4:12

Masa muda adalah masa yang menyenangkan. Jangan buang masa mudamu untuk hal-hal yang sia-sia. Pakai masa mudamu untuk menjadi pemuda yang maksimal, pemuda dengan spirit excellent, pemuda teladan yang menyenangkan hati Tuhan, keluarga dan semua orang yang ada disekelilingmu. Jauhi hal-hal negatif, pergaulan yang merusak dan bayar harga untuk mengikut Tuhan lebih sungguh lagi. Trust me, it worth!

Monday, July 30, 2018

Nasi Tahu Sate Ayam Blendet Kuning, Makanan Khas Balong Ponorogo

Dulu namanya Sate Kopok...

Sekarang namanya Sate Blendet...

Ini jenis makanan yang sekarang agak langka, tapi tetep eksis di daerah Balong, Ponorogo. Rasanya gurih dan lezat lho...




So, inilah jenis varian Sate Ayam Ponorogo yang ke empat! Orang-orang tahunya Sate Ayam Ponorogo itu: Sate Tukri (Jl. Lawu), Sate Purbosuman (Ngepos), Sate Setono (ngider di gerobak pinggir-pinggir jalan)...

Nah, ada satu lagi jenis Sate Ayam Ponorogo nih...yaitu Sate Blendet aka Sate Kopok (hihihi banyak yang jijik kalo disebut 'Kopok' makanya diganti 'Blendet')

If you travel to Ponorogo, you should try this one!

So yummy. Dijamin endess gulendesss cyin!

Oh ya, biasanya Sate Blendet disajikan bersama Nasi Tahu. Jadi bentuk aslinya itu, Nasi Tahu dikasih Sate Ayam dan disiram kuah Blendet Kuning.

Hayokkk dicoba...

Friday, July 20, 2018

Cara Menanam Adenium (Kamboja Jepang) dari Biji

Adenium atau Kamboja Jepang adalah salah satu tanaman cantik yang tahan panas dan kering. Banyak orang menyukai tanaman yang satu ini. Cara menanam Adenium tidaklah sulit. Simak videonya untuk mengetahui step by step menanam Adenium dari bijinya.




Monday, July 09, 2018

Ekspedisi Gunung Lawu (3,265 mdpl) Turun via Candi Ceto Karanganyar with Team STRESS 98 (Part 2)

Jalur Candi Ceto merupakan salah satu jalur pendakian yang terkenal (resmi) untuk menuju Gunung Lawu (3,265 mdpl). Jalur ini melewati Pos Perizinan - Pos 5 (Bulak Peperangan) yang merupakan pos pertemuan antara pendaki dari Jogorogo Ngawi dan Candi Ceto Karanganyar. Kemudian dari Pos 5, pendaki bisa langsung ke Gupakan (Tapak) Menjangan - Pasar Dieng - Hargo Dalem - Hargo Dumilah (Puncak Lawu).

Kami berlima (Team STRESS 98) mengawali pendakian via Jogorogo Ngawi dan turun via Candi Ceto Karanganyar.

Berbeda dengan jalur Jogorogo Ngawi yang jalannya agak sulit dikenali, jalur pendakian lewat Candi Ceto ini sangat mudah dikenali dan ramai sehingga memudahkan bagi pendaki pemula untuk sampai ke Gunung Lawu.




Catatan perjalanan via Jogorogo Ngawi bisa dibaca disini. Anyway, jalur pendakian Jogorogo Ngawi tidak disarankan dilalui oleh pendaki pemula karena memerlukan keahlian khusus di bidang pemetaan gunung.

Wednesday, July 04, 2018

Ekspedisi Gunung Lawu (3,265 mdpl) via Jogorogo Ngawi with Team STRESS 98 (Part 1)

Ini bukanlah jalur resmi pendakian ke Gunung Lawu. Biasanya jalur ini dipakai oleh orang-orang yang sedang 'nglakoni' atau sedang berburu ilmu kanuragan tertentu.

Karena bukan jalur resmi pendakian, jarang ada pendaki menggunakannya. Jalannya banyak yang tertutup ilalang, ekstrim dan hampir tak terlihat mata.

Tidak disarankan menggunakan jalur ini tanpa seorang ahli pemetaan gunung...


Pendakian dimulai dari rumah Pak Sidi di Desa Girimulyo, kemudian berlanjut ke Pos 1 (Ukir Bayi), Pos 2 (Udal-udal), Pos 3 (Bulak Akasia), Pos 4 (Pendem), Pos 5 (Bulak Peperangan) sampai ke Pos 6 (Hargo Dalem).

Baca kelanjutan kisahnya disini.