Sunday, October 02, 2016

Menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia

Oleh: Angelina Kusuma


"Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia" (2 Timotius 2:21)

Tidak semua orang yang ada didalam gereja mempunyai motivasi yang benar. Ada juga orang-orang yang hanya terlihat rohani didepan, hafal ayat-ayat Alkitab, pinter kotbah, terlibat dalam semua bidang pelayanan...tapi karakter aslinya sama sekali tidak mencerminkan Kristus.

Tak perlu iri. Karena Firman Tuhan berkata, "Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia" (2 Timotius 2:20)

Orang yang membersihkan dirinya dari semua yang jahat, orang itu akan dipakai untuk keperluan yang istimewa. Ia menjadi milik yang khusus dan berguna bagi tuannya. Ia disediakan untuk dipakai bagi setiap pekerjaan yang baik.

Kita tinggal memilih, ingin menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia atau yang kurang mulia?

Jika kita memilih untuk menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, yang istimewa, yang khusus dan berguna bagi Tuhan, berarti kita harus rela untuk dibersihkan dari semua yang jahat lebih dulu. Ada harga yang harus kita bayar untuk menjadi kudus dan mulia dihadapan-Nya. Mungkin kita harus merasakan sakitnya dibentuk Tuhan beberapa saat, harus mencucurkan air mata saat diproses tangan-Nya. Tapi percayalah, semua akan indah pada waktunya ^_^.

No comments: