Thursday, January 07, 2016

Gunung Beruk - Karangpatihan, Balong, Ponorogo

Oleh: Angelina Kusuma


Gunung Beruk merupakan salah satu tempat wisata yang mulai menanjak popularitasnya di Ponorogo.

Gunung Beruk berada di ketinggian 721 MDPL, lokasinya ada di RT 01/02 Dusun Tanggungrejo, Desa Karangpatihan, Kec. Balong, Kab. Ponorogo.

Akses jalan menuju Gunung Beruk tergolong mudah (lebih mudah daripada akses jalan menuju Gunung Bedes di Sooko, Ponorogo). Saat ini, ada perbaikan di beberapa ruas jalan menuju Gunung Beruk sehingga tempat wisata ini kemungkinan besar akan semakin mudah dicapai di masa depan.

Gunung Beruk sudah dikelola secara profesional oleh Karang Taruna desa setempat. Tiket masuk dikenai biaya sebesar Rp. 2.000 per orang dan biaya parkir untuk sepeda motor sebesar Rp. 1.000. Saya sarankan untuk menggunakan motor saja untuk menuju Gunung Beruk ini. Masih ada beberapa ruas jalan yang sempit dan belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

Area disekitar Gunung Beruk sudah lumayan bagus pengelolaannya. Ada beberapa warung yang menjual makanan dan minuman, ada gardu pandang seperti di Kali Biru, Kulon Progo, DI Yogyakarta yang bisa dipakai untuk berfoto dan berselfie ria, serta ada panggung utama untuk menggelar acara tertentu.

Disini tak hanya ada Gunung Beruk saja, tapi juga ada Gunung Bangkong yang bisa didaki oleh para penikmat petualangan alam. Jika kalian ingin berkunjung ke Wisata Alam Gunung Beruk, jangan lupa membawa kantung kresek yang bisa dipakai untuk memunguti sampah-sampah plastik yang bertebaran disekitar area tempat wisata. Di tempat ini memang sudah ada beberapa tempat sampah yang disediakan oleh pihak pengelola, tapi tetap saja ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang membuang sampah sembarangan.

Okay guys, selamat berpetualang di Gunung Beruk dan Gunung Bangkong! See you in Ponorogo ^_^.


Gunung Bedes - Sooko, Ponorogo

Oleh: Angelina Kusuma

Ponorogo tak hanya terkenal dengan Reyog. Tapi kota ini juga mempunyai potensi wisata alam yang tak kalah menarik untuk di explore. Salah satu tempat wisata di Ponorogo yang sedang naik daun adalah ini Gunung Bedes.

Konon, gunung ini diberi nama Bedes karena dulu banyak kera (bahasa Jawa = bedes) disini. Namun sekarang sudah tidak ada lagi.

Untuk mencapai Gunung Bedes, perlu sedikit perjuangan. Lokasi gunung ini ada di Desa Ngadirojo, Kec. Sooko, Kab. Ponorogo. Pastikan bahwa kamu membawa motor dengan kondisi prima. Jalanan menuju Gunung Bedes banyak yang rusak, berbatu-batu dan menanjak. Jadi perlu kendaraan dan pengemudi yang mumpuni untuk mencapai gunung ini.

Jangan lupa memakai sepatu/sandal gunung. Ini gunung ya mas/mbak/kakak/adik...bukan mall! Perlu juga alas kaki yang sesuai medan berbatu-batu, bukan alas kaki untuk shopping di mall.

Tidak ada tiket masuk ke area gunung, cukup membayar parkir motor sebesar Rp. 2.000 saja. Tempat Wisata Gunung Bedes sudah dikelola oleh Karang Taruna desa setempat. Ada warung kecil di dekat parkiran motor yang menjual air mineral dan makanan ala kadarnya. Karena kalian harus mendaki, pastikan untuk membawa perbekalan secukupnya. Di sekitar gunung ada satu tempat peristirahatan (gubug) jika kalian lelah menjelajah. Di gubug itu juga disediakan tempat sampah. Jadi tolong, masukkan sampahmu disini...bukan dilempar sembarangan dari atas gunung ya...

Oh ya, Gunung Bedes mempunyai beberapa spot. Diantaranya adalah Batu Colotan, Batu Jago, Gua Dowo & Sendang Anoman, Batu Kodok, Puncak dan Batu Kursi. Kalian bisa memotret peta Gunung Bedes di pintu masuk ke gunung (dekat parkiran motor dan warung) agar perjalanan kalian menjadi maksimal.

Selamat menjelajah Gunung Bedes dan tetap berhati-hati!



Wednesday, November 25, 2015

Solo Traveling ke Gunung Banyak - Kota Batu





Oleh: Angelina Kusuma


Traveling sendirian ke gunung sambil menikmati olahraga ekstrim buat seorang wanita itu tidak begitu menakutkan kok! Serius deh, ini adalah catatan perjalanan saya di hari Senin kemarin. Yeah, kemarin saya solo traveling ke Gunung Banyak - Kota Batu dan mencoba paralayang (tandem) dari puncak gunung.

Wisata Paralayang di Kota Batu ini mudah ditemukan. Akses jalannya termasuk mudah dan tidak ribet. Saya memilih untuk naik angkutan umum dari dan menuju ke Gunung Banyak tempat area Paralayang berada.

Akses angkutan umum menuju Gunung Banyak - Kota Batu ada 2 jalur, yaitu: dari arah Surabaya - Malang dan dari arah Jombang - Kediri. Saya menempuh perjalanan dari kota saya (Ponorogo) menuju Jombang, kemudian oper bus Puspa Indah ke Malang, turun di jalan menuju Paralayang - Pujon. Untuk kalian yang dari arah Surabaya - Malang juga harus oper bus Puspa Indah ke Jombang/Kediri dan turun di jalan menuju Paralayang - Pujon ini.

Bilang aja ke kenek bus-nya, "Turun di jalan menuju Paralayang - Pujon" dan mereka biasanya sudah tahu dimana letaknya. Jalan menuju Paralayang - Pujon merupakan pertigaan jalan, tepatnya di Jl. Raya Pandensari. Ada banyak petunjuk jalan yang terpasang di sisi jalan menuju area Paralayang. Jadi tak perlu takut kesasar.

Saya memutuskan untuk berjalan kaki dari jalan masuk ke area Paralayang sampai puncak gunung. Jalannya sendiri sudah lumayan bagus. Untuk orang-orang yang sudah terbiasa naik gunung, area Paralayang bisa ditempuh sekitar 40 - 60 menit berjalan kaki. Tapi untuk yang tidak terbiasa, juga bisa menyewa jasa ojek dengan membayar biaya sekitar Rp. 25.000 sekali jalan.

Pemandangan di sepanjang jalan menuju Gunung Banyak cukup indah dan masyarakatnya pun ramah-ramah. Oh ya, di sekitar jalan menuju area Paralayang ada sebuah sekolah, namanya SMPN 1 Pujon. Jika kalian sudah menemukan SMP ini, tinggal ikuti semua petunjuk arah yang ada sampai ke puncak!

Tiket masuk ke area Paralayang cukup murah, hanya Rp. 5.000 per orang. Di dalam area Paralayang juga ada spot menarik untuk berfoto ria, namanya Omah Kayu. Tiket masuk ke Omah Kayu juga sama, yaitu Rp. 5.000. Setiap pengunjung diberi kesempatan 5 menit untuk berfoto di rumah-rumah kayu yang ada di Omah Kayu. Setiap rumah kayu yang ada disana mempunyai kapasitas masing-masing, ada yang hanya untuk 3 orang, ada yang bisa muat 5 orang, 6 orang, dll. Perhatikan aturan dari pihak pengelola demi kenyamanan liburan bersama. Jika di sebuah rumah kayu tertulis 'Kapasitas 3 orang' dan disana sudah ada 3 orang, jangan buru-buru masuk ya. Tunggu sampai salah satu pengunjung keluar baru kalian bisa masuk. Tapi jangan lama-lama juga, karena pengunjung di Omah Kayu sangat banyak. Semua orang kesini ingin berfoto ria. Jadi harus rela antri dan bergantian.

Nah, selesai menjelajahi area Omah Kayu dan berfoto ria disana, akhirnya tiba saatnya saya mencoba paralayang! Angin sangat kencang berhembus, makanya saya harus sabar menunggu sampai jam 3 sore baru bisa melayang di udara. Menurut informasi para pilot, mereka baru bisa melayani Paralayang jika kecepatan angin maksimal 20 km/jam. Ada bendera merah putih dan bendera angin terpasang di area take off Paralayang. Jika bendera-bendera itu naik ke atas dan berkibar keras, berarti belum bisa melakukan Paralayang. Tapi jika bendera-benderanya sudah mulai terkulai dan bergerak stabil, maka para pilotpun akan menginstruksikan untuk segera melayang di udara. Saya sarankan agar kalian datang ke area Paralayang sekitar jam 07.00 - 09.00 WIB atau sekitar jam 15.00 - 16.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, biasanya angin sangat bersahabat untuk Paralayang (jika tidak hujan juga hehehe).

Saya termasuk beruntung karena kesabaran saya menunggu sampai jam 3 sore akhirnya berbuah manis, saya bisa melakukan Paralayang! Ada beberapa orang yang terpaksa cancel karena mereka tidak sabar menunggu. Bahkan 2 hari sebelumnya, semua pengunjung yang ingin Paralayang terpaksa cancel semua karena angin kencang. Sebelum melayang, semua pengunjung harus melakukan registrasi dengan menulis nama, tempat asal dan no. HP. Semua barang harus dititipkan ke rumah pendaftaran  Paralayang. Boleh membawa kamera HP untuk selfie dan kamera SLR. Mereka menyediakan tongsis yang bisa dipakai untuk selfie di atas. Saya sendiri membawa tongsis dan kamera HP dengan tangan kiri, sedangkan tangan kanan merekam Kota Batu dari atas dengan kamera SLR saya.

Berikut rincian biaya solo traveling saya ke Gunung Banyak:

- Bus Ponorogo - Jombang PP = Rp. 36.000 (Rp. 18.000 sekali jalan)
- Bus Jombang - Pujon PP = Rp. 30.000 (Rp. 15.000 sekali jalan)
- Tiket masuk area Paralayang = Rp. 5.000
- Tiket masuk area Omah Kayu = Rp. 5.000
- Tandem Paralayang = Rp. 350.000

Area Paralayang dan Omah Kayu buka mulai pukul 07.00 - 17.00 WIB

Tandem Paralayang mempunyai paketnya sendiri-sendiri. Saya memilih paket yang paling hemat seharga Rp. 350.000 (terbang selama 10 - 15 menit), sudah termasuk sertifikat yang ditandatangani pilot yang menerbangkan saya plus ojek dari area landing Paralayang di Songgoriti kembali ke Gunung Banyak. Oh ya, biasanya...sertifikat akan diberikan kepada pengunjung yang telah melakukan Paralayang tanpa nama. Nah, kemarin saya menimta sang pilot untuk sekalian menuliskan nama lengkap saya di sertifikat saya agar terlihat asli hahaha. Tapi boleh-boleh aja sih jika kalian ingin menulis nama kalian sendirian.

Okay, begitulah petualangan saya sehari di Gunung Banyak - Kota Batu. Buat para wanita yang ingin ber-solo traveling, nggak perlu takutlah. Berpetualang sendirian itu seru kok :).

Saturday, November 21, 2015

Sedalam apapun luka-luka batinmu, Tuhan sanggup menyembuhkannya

"Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau" (2 Raja-raja 20:5)

Sedalam apapun luka-luka batinmu, Tuhan sanggup menyembuhkannya.
Datang pada-Nya dengan rendah hati, serahkan bebanmu ke tangan-Nya.
Dia Bapamu, akan menghapus air matamu dan memberimu kemampuan untuk kembali bangkit berdiri dan melangkah tegap.

Berhenti bergerak akan membuatmu terjatuh!

"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu" (1 Petrus 5:7)

Teruslah bergeraklah dan menatap ke depan, apapun yang terjadi.
Iman kepada Tuhan diuji saat kita ada dalam kesulitan-kesulitan.

Berhenti bergerak akan membuatmu terjatuh!

Dengan Allahku aku berani melompati tembok

"Karena dengan Engkau aku berani menghadapi gerombolan, dengan Allahku aku berani melompati tembok." (2 Samuel 22:30)

Bersama Tuhan, kita bisa lakukan perkara-perkara besar!

Since God is strong, you will be strong.
Since He is able, you will be able.

ファイト!! Faito !!

Monday, November 16, 2015

Tuhan mengundangmu untuk meminta sesuatu dalam nama-Nya

"Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu." (Yohanes 16:24)

Tuhan mengundangmu untuk meminta sesuatu dalam nama-Nya.

Berlututlah.

Berdoalah.

Tuhan mau mendengarmu.

Seek His will in all you do, and He will show you which path to take

"Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya" (1 Yohanes 5:14)

Keinginan yang sesuai dengan kehendak Tuhan tidak pernah melanggar isi Alkitab.

Permintaan yang seturut kehendak-Nya pasti mempermuliakan nama Tuhan dan menolong kita bertumbuh secara rohani.

Seek His will in all you do, and He will show you which path to take.