Saturday, June 09, 2018

Resep Orak-arik Telur Saus Tiram

Bumbu :
- 6 siung Bawang Merah
- 1 siung Bawang Putih
- 3 sdt Gula
- 2 sdt Garam
- 1/2 sdm Saus Tiram

Bahan :
- 2 butir Telur Ayam
- 3 buah Sosis Ayam
- Sawi Putih, pisah bagian atas dan bawah
- Brokoli
- Daun Seledri
- Wortel

Cara Memasak :


Saturday, June 02, 2018

Catat! Tempat-tempat Belanja Seru di Bali!!

Berkunjung ke suatu tempat, kurang lengkap rasanya jika tidak membeli oleh-oleh/buah tangan untuk dibawa pulang.

Nah, jika kamu ke Bali...kamu harus catat tempat-tempat berikut ini karena disini kamu bisa mendapatkan barang-barang khas Bali yang unik dan istimewa dengan harga miring.

Apa saja? Simak videonya yuk...



Wednesday, May 30, 2018

Resep Tumis Sawi Putih

Bahan-bahan:
- 10 lembar Sawi Putih
- Wortel secukupnya
- Brokoli secukupnya
- Seledri secukupnya
- 1/2 buah Tomat

Bumbu:
- 2 siung Bawang Putih
- 12 siung Bawang Merah
- 2 buah Cabai Merah
- 1 sdt Garam
- 2 sdt Gula

Cara memasak:


Thursday, May 24, 2018

Dalat - City of Spring in Vietnam

Piye perasaanmu lek mendadak terdampar di sebuah kota asing, diluar rencanamu, di negara antah berantah, yang bahasanya tak kau mengerti...?

Ya begitulah, myumyet plus deg-degan pastine hahaha.

Waktu saya solo backpacking ke Vietnam lalu, saya 'terpaksa' nyasar di kota ini, Dalat!

Kota ini gak masuk dalam trip plan saya. Awalnya saya cuma mau explore Mui Ne trus transit ke Dalat bentar, setelah itu terbang ke Hanoi.

Tiket bus dari Mui Ne ke Dalat sudah saya pesen, day tour ke Mui Ne sudah saya book, tiket pesawat dari Dalat ke Hanoi juga sudah saya bayar...eh mendadak kersane Gusti Allah, beberapa hari sebelum saya memulai perjalanan ke 4 negara mencari kitab suci...eh, mencari pangeran ganteng #Ea...mendadak penerbangan saya dari Dalat ke Hanoi di reschedule!

Hedeh, udah kepalang tanggung cyin, saya sudah gak bisa ngrubah trip plan saya lagi...jadinya, nikmati saja...

Saat di Ho Chi Minh City, saya berdiskusi lama dengan pihak The Sinh Tourist, tempat saya pesen bus dan tour selama di Vietnam. Puji Tuhan, mereka bisa handle semua 'kekacauan' yang disebabkan reschedule jadwal penerbangan ini dengan baik.

Emang saya harus berkorban dikit. Waktu saya explore Mui Ne jadi singkat. Cuma sempet berkunjung ke White Sand Dunes doang. Trus kudu naik bus ke Dalat jam 7 pagi. The Sinh Tourist ngusahain saya ikut keangkut bus, padahal bus-nya udah full tuh. Puji Tuhan, mereka bisa nyediain satu kursi tambahan agar saya gak telat sampai Dalat. Soalnya jadwal penerbangan saya yang seharusnya malam hari, diganti sore hari.

Lah, karena saya gak merencanakan tour di Dalat...akhirnya saya jadi anak ilang disini hahaha. Muter kesana, muter kesini...poto-poto dewe...ngabisin waktu pokoknya. Yg seru lagi saat nyari bus dari pusat kota Dalat ke Bandara Dalat...alamak, itu kudu nyomong-nyomong ngomongnya coz yang diajak ngobrol gak mudeng bahasa Inggris! #Uhuk

Btw, Dalat cukup indah kok. Kotanya termasuk modern. Banyak bangunan yang menurut saya justru kiblat ke Eropa daripada Asia. Ada danau ditengah kota yang dikelilingi taman bunga. And wow, ada sakura juga disana! Waktu saya disana, sakuranya baru kuncup-kuncup. Seru juga kalo ngebayangin pas sakuranya mekrok hehehe. Gak perlu ke Jepang deh buat lihat sakura. Vietnam juga ada...




Nah, puji Tuhannya lagi...saat saya mendarat di Hanoi...wow, suhunya nge-drop mbok. Di Dalat suhu udara normal kayak negara-negara Asia lainnya, sekitar 25-30 C. Lha kok di Hanoi suhunya 10 C. Sigh, saya keluar dari pesawat langsung membeku *_*.

Saya bersyukur jadwal penerbangan saya di reschedule pada akhirnya. Bayangkan jika jadwal penerbangan saya gak di reschedule...saya mungkin lebih menderita lagi saat di Bandara Hanoi. Karena menurut jadwal, saya tiba di Hanoi jam 1 pagi dan saya rencana tidur di bandara.

Oh God, terima kasih buat pemeliharaanMu!

Setiba saya di Hanoi, saya ganti outfit (pake jaket, kupluk, plus syal) trus langsung naik bus ke penginapan saya. Untungnya di penginapan, ada satu kamar kosong buat saya nginep malam itu. Jadi saya terselamatkan dari hawa dingin yang bukan konsumsi wong Indonesia dari Ponorogo ini...

Ah, selalu ada cerita seru di setiap perjalanan...See you again Dalat!


Wednesday, May 23, 2018

Pasar Klewer Baru, Pasar Batik Rasa Mall...Buesarr, Buersihh, Nyaman!

Pasar Klewer Baru yang diresmikan tahun 2017 ini penampakannya mirip mall sekarang. Ada eskalatornya, besar, bersih dan nyaman.

Oh ya, sudah ada Batik Trans Solo yang lewat depan Pasar Klewer juga. Transportasi umum yang nyaman untuk berkeliling Solo. Plus di sekitar pasar banyak bertebaran pedagang kaki lima yang menjajakan aneka kuliner khas Solo yang enak2.

Hati2 kalap ya sist! Sediakan duit yang banyak kalo ngluyur kesini. Kualitas batiknya OK OK. Ada yang jual aneka jeans, jaket dan kaos non batik juga disini. Komplit dah pokoknya!




Thursday, April 26, 2018

Dinner Romantis di Tepi Pantai Sambil Menikmati Tarian Bali - Bintang Laut Restaurant, Jimbaran

Bosen dengan Bali yang itu itu aja?

Okay, let's try something different...

Waktu saya ke Bali beberapa waktu lalu, saya diajak makan malam disini. Hueeee, suasananya romantis abis bo'. Makan malamnya di set di tepi pantai, disuguhi tampilan tari Bali plus diujung sana pemandangan dari bandara...bisa ngliat naik turunnya pesawat gitu.

Harga makanannya gak terlalu mahal juga sih menurut saya. Per orang ada yang sekitaran 70k. Menunya kebanyakan seafood dan rasanya endes gulendes 😁. Pokoknya mesti coba ye...lebih romantis lagi kalo bawa pasangan #Eaa



Thursday, April 19, 2018

Bayon; The 'Faces' Temple - Angkor Wat, Siem Reap, Cambodia

Bayon Temple ini ada di kawasan Angkor Wat bagian tengah. Jarak dari Angkor Wat (The Mother of Temples) ke Bayon Temple sejauh 2 km.

Bayon Temple sendiri dijuluki The 'Faces' Temple. Banyak stupa/patung disana yang mempunyai 4 wajah. Nah, pintu gerbangnya dijaga 2 deretan patung-patung yang melambangkan kebaikan (wajahnya dibuat tersenyum dan bagus dilihat) dan kejahatan (wajahnya dibuat dengan mata melotot dan menyeramkan).

Ini adalah temple kedua yang saya kunjungi saat ke Angkor Wat. Komplek Angkor Wat itu luassss banget! Sehari berkeliling gak cukup. Perlu semingguan. Nah, berhubung saya pergi sendirian...saya cuma sempat explore selama sehari aja kesini. Jadi marathon deh.

Saya sewa private guide + private Tuk-tuk plus driver-nya. Jadi saya keliling Angkor Wat dikawal 2 pria hahaha

*Koyo wong sugih...Tapi lek gak ngono gak bakal ngerti opo kuwi Angkor Wat. Sumpah, Angkor Wat itu jauh lebih luas daripada Borobudur. Temple-temple-nya juga terpisah-pisah, ada yang masuk ke hutan dulu...jadi mesti bawa kendaraan pribadi untuk explore seluruh kawasan Angkor Wat. Ada persewaan sepeda onthel juga untuk keliling Angkor Wat, tapi kalo gw ogah :D. Gak kuat ngonthel sejauh itu mbok. Belum lagi naik turunnya temple. Damn, udah kayak naik gunung pokoknya. Nguras tenaga cyin...



Thursday, April 12, 2018

Red Building; National Museum of Cambodia - Phnom Penh

Salah satu bangunan unik yang kudu disambangi kalo ke Phnom Penh.

Yes, bentuk bangunan National Museum of Cambodia ini serba merah. Ornamen ukir-ukirannya epic pula...khas Cambodia bingit.

Sebenarnya disini biasa digelar tari-tarian tradisional Cambodia, tapi sayangnya waktu saya disini terbatas. Jadi cuma sempet muterin bangunannya aja. Gak sempet lihat pertunjukan tari-tarian tradisional Cambodia.

Oh ya, bangunan ini deket sama Royal Palace. So sebelum muter ke Royal Palace, mampirlah kesini, so nice...

Waktu saya ke National Museum of Cambodia ini, saya ketemu banyak anak-anak sekolah yang sedang berkunjung ke museum (mungkin semacam study tour kalo di Indonesia).

Nah, saya sempet bikin wefie dan video sama mereka. Tapi kendala bahasa ya...rupanya mereka gak mudeng dengan apa yang saya minta. Saya minta mereka ngucapin sesuatu dalam bahasa Cambodia, eh mereka serentak ngomongnnya, "Annyeong haseyo..."

Set dah...!