Wednesday, October 18, 2017

Never Stop Dreaming and Be An Independent Woman Whatever You Are

Hari ini plafon dan listrik sudah terpasang di rumah baru saya. Praise The Lord God...




Setiap jengkal kemajuan dalam pembangunan rumah kecil ini, selalu mengingatkan saya untuk never stop dreaming and be an independent woman whatever you are.

Banyak wanita yang berhenti mengejar passion-nya saat mereka menginjak usia 20 tahun dan beralih mengejar pria untuk dipacari dan berharap dinikahi.

But me, I am not like that. I ever prayed to my God and said to Him, "Izinkan saya mengejar mimpi saya dan menjadi teladan untuk para wanita tentang bagaimana cara hidup yang benar didalam iman sebelum saya menikah"

And this is it... This is my life, my passion and my dream.

Menjadi wanita tak harus melulu bergantung pada pria. Rasa aman bukan berasal dari status pernikahan dan gelar nyonya. Wanita single berapapun usianya, dia tetap utuh dan berharga buat Tuhan.

Dunia boleh mencapmu sebagai perawan tua, melebelimu sebagai wanita gak laku-laku...tapi yang menentukan hidupmu adalah kamu dan Tuhan. Bukan cibiran orang.

I live up my life to the fullest!

I bought everything that I need, I travel around, I do what I want to do. Saya gak pernah terancam dengan umur, keriput atopun pendapat orang lain. I proud to be who I am!

Pria terhormat pasti akan mencari wanita berkualitas. Jadilah wanita yang berkualitas dulu dan kamu tak perlu banyak gaya untuk menjerat pria untuk menjadi pendampingmu. Dia yang akan datang sendiri mencarimu.

So women, just be happy and be the real you! Jangan batasi hidup dan mimpimu hanya karena kamu kepengen nikah. Enjoy your life. Kejar mimpimu meski tak ada pangeran tampan yang melirikmu saat ini.

Don't worry about your relationship zone. God knows what the best for you and He still writing your love story now. Be patient... Make your future husband proud to have you, as an independent wife, not just a beautiful woman.

Monday, October 16, 2017

Bangsring Underwater Banyuwangi; Semua Orang Bisa Memberi Makan Ikan, Snorkeling dan Berenang dengan Hiu Disini!

Banyuwangi mempunyai potensi wisata yang luar biasa. Mulai dari gunung, pantai, budaya sampai bawah laut...hampir semuanya tergarap dengan sempurna.

Pantai Bangsring merupakan spot terasyik untuk para pecinta pemandangan bawah laut. Disini, kamu bisa bermain di tepi pantai yang indah dengan latar belakang selat Bali, bisa melakukan olah raga kayak keliling pantai, memberi makan ikan-ikan, snorkeling dan berenang dengan hiu!




Tiket masuk ke Pantai Bangsring hanya Rp. 1.000. Biaya parkir kendaraan roda dua Rp. 2.000. Kapal penyeberangan ke Rumah Apung PP Rp. 5.000. Sewa alat snorkle sekitar Rp. 25.000.

Kapal penyeberangan ke Rumah Apung melayani setiap pengunjung tanpa henti dan tanpa batasan. Meski kamu hanya sendirian, kapal akan tetap berangkat untuk mengantarkanmu ke Rumah Apung. Keren bukan?

Di Rumah Apung Pantai Bangsring ini, kamu bisa membeli roti untuk pakan ikan-ikan, ber-snorkeling ria dan berenang dengan hiu-hiu. Pemandangan bawah lautnya luar biasa indah. Ribuan ikan-ikan dibiarkan hidup dan berkeliaran bebas di pantai ini. Mereka akan muncul dengan segera setiap pengunjung melemparkan remahan-remahan roti ke laut.

Buat kamu yang berani, kamu juga bisa berenang bersama hiu-hiu. Jangan kuatir, hiu-hiu itu sudah jinak kok. Banyak pengunjung yang memakai spot ini untuk berfoto selfie dengan para hiu.

Pantai Bangsring ini juga merupakan pintu gerbang menuju Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan. Sudah banyak jasa kapal penyeberangan menuju kedua pulau ini dengan harga yang terjangkau. Kalo berniat ke Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan, lebih baik membawa rombongan agar biaya sewa kapal bisa ditangguh bersama-sama (jatuhnya lebih murah daripada sendirian). Sewa kapal untuk ke Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan dari Pantai Bangsring berkisar Rp. 500.000/kapal (tergantung besar/kecilnya ukuran kapal).

Di sekitar Pantai Bangsring sudah banyak warung-warung makanan dan toko-toko yang menjual pakaian renang/pakaian ganti jika kamu lupa membawa pakaian cadangan untuk acara basah-basahan (bermain di pantai/snorkeling). Kamar mandi dan toilet pun sangat memadai jumlahnya. Well, saya betah berwisata di pantai ini. Would like to come back here again next time hahaha...

Saturday, October 14, 2017

Pantai Cemara, Pantai dengan Cemara Udang Terluas di Banyuwangi

Pantai-pantai di Banyuwangi bagian Utara sebenarnya tergolong 'biasa' buat saya. Saya sudah kenyang menjelajahi pantai-pantai di Pacitan yang kebanyakan berpasir putih dan masih sangat alami, jadi ekspektasi saya tentang pantai termasuk tinggi (uhuk-uhuk). Tapi Pantai Cemara Banyuwangi ini tergolong unik di mata saya...




Kurang lebih 2,5 hektar lahan di Pantai Cemara disulap menjadi hutan Cemara Udang yang sangat rindang, hijau dan menyejukkan mata. Inilah keistimewaan Pantai cemara yang membuat saya takjub sekaligus angkat jempol 4! (2 jempol pinjem tetangga hahaha).

Tiket masuk ke Pantai Cemara termasuk murah. Hanya dengan membayar Rp. 2.000/orang dan parkir roda dua Rp. 2.000, pengunjung sudah bisa ngadem di area pantai.

Di dalam Pantai Cemara ada 2 spot menarik yang juga wajib dikunjungi, yaitu Tempat Pembesaran & Edukasi Penyu dan Zona Inti Hutan Kota. Untuk memasuki kedua spot ini, pengunjung bisa berdonasi masing-masing Rp. 2.000 saja kok. Yah, itung-itung berwisata sambil belajar dan ikut mendukung program pelestarian lingkungan gitu deh (donasi yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk beli pakan penyu dan pembibitan pohon Cemara Udang).

Oh ya, Zona Inti Hutan Kota adalah tempat untuk bertelur penyu. Jadi tidak sembarangan tempat bisa kamu injak. Hanya lorong yang sudah dibuat track-nya (ada penanda bola-bola dan payung-payung yang digantung diatas) yang boleh kamu telusuri. Selebihnya, jangan diinjak-injak ya. Siapa tahu ada sarang telurnya penyu disana. Zona Inti ini juga hanya dibuka saat weekend saja. Saat weekdays, Zona Inti tertutup untuk umum. Beruntung, saya bertemu dengan staff pengelola yang memberi saya sedikit waktu untuk berkeliaran di Zona Inti ini di Hari Senin hahaha.

Thursday, October 12, 2017

Pulau Santen, Pantai Syariah di Banyuwangi

Baru kali ini saya masuk ke Pantai Syariah...

Ada beberapa aturan yang harus ditaati sebelum kamu masuk ke pantai ini, diantara...kamu harus tahu dimana lokasi tempat kamu nge-pantai. Yeah, karena ini adalah Pantai Syariah, jadi pria dan wanita dipisah lokasinya gitu bo'.

Trus lagi, kamu harus pake pakaian yang sopan (bye-bye bikini hihihi).




Tiket masuk ke tempat-tempat wisata di Banyuwangi tergolong murah. Tiket masuk ke Pulau Santen ini cuma Rp. 3.000. Ditambah biaya parkir roda dua hanya Rp. 2.000 juga. Trus kamu bakal dapat 1 gelas teh Rio.

Hahaha seru deh berkeliling ke Pantai Syariah Pulau Santen ini...ya baru disini nih, ke pantai dapat minum.

Friday, September 22, 2017

Pantai Watu Bale, Pantai 'Rasa Gunung' di Pacitan

Pantai ini tak punya hamparan pasir seperti pantai-pantai pada umumnya. Pengunjung harus berjalan kaki mendaki sebuah bukit terlebih dulu untuk mendapatkan spot foto terbaik. Dari atas puncak bukit, kamu bisa melihat sebuah batu besar yang seakan-akan timbul dari dalam laut. Batu itulah yang disebut sebagai Watu Bale (mungkin karena bentuknya mirip bale-bale).

Belum ada tiket masuk ke pantai ini. Ada beberapa bangunan beratap ijuk di bukit yang bisa dipakai sebagai tempat berteduh, duduk-duduk santai dan mempercantik hasil foto-foto.




Ada sebuah warung sederhana yang menjual aneka makanan dan minuman ringan sebelum ke jalan pendakian bukit. Kamu bisa membeli makanan/minuman disitu, tapi harus tetap membawa sampah-sampahmu keluar dari Pantai Watu Bale ya...

Karena pantai ini belum dikelola dengan baik, belum ada tempat sampah yang memadai di sekitar pantai...maka di beberapa tempat banyak berserakan sampah-sampah plastik yang ditinggal oleh pengunjung tak bertanggung jawab. Jika kamu sempat, bawalah sampah-sampah plastik itu beserta sampah-sampahmu sendiri keluar dari area pantai agar keasrian tempat wisata yang keren ini tetap terjaga.

Pantai Watu Bale sendiri merupakan salah satu pantai di jajaran pantai-pantai sekitar JLS (Jalur Lintas Selatan). Pantai ini sejalur dengan Pantai Soge, Pantai Pidakan, Pantai Taman, Pantai Tawang dan sebagainya. Luangkan waktu yang cukup agar kamu bisa sekaligus meng-explore pantai-pantai lain yang sejalur dengan Watu Bale.

Wednesday, September 20, 2017

Menikmati Jajaran Perbukitan Berlatar Belakang Pantai dari Bukit Semar Pacitan

Jika kamu bosan meng-explore goa dan pantai-pantai di Pacitan, inilah saatnya kamu meng-explore bukit-bukit Pacitan yang tak kalah keren!

Yes, Pacitan memang tak pernah habis men...

Minggu lalu saya jalan-jalan ke Bukit Semar Pacitan. Lokasinya ada di Desa Ponggok, Pacitan. Akses jalan menuju Bukit Semar termasuk mudah dilalui dengan kendaraan roda dua meskipun ada beberapa ruas jalan yang terkelupas aspalnya dan ada pula yang hanya berupa jalan rabatan (belum teraspal, namun sudah dicor di bagian kiri - kanan sisi jalan).

Belum ada tiket masuk ke Bukit Semar. Pengunjung harus berjalan kaki dari tempat parkir kendaraan sampai ke Puncak Bukit Semar. Dari puncak bukit, kamu bisa melihat jajaran perbukitan dengan latar belakang Pantai Teleng Ria. Wow, amazing!




Saya merekomendasikan kamu untuk mengunjungi bukit ini saat penghujung musim hujan tiba (sebelum memasuki musim kemarau) agar kamu bisa mendapatkan pemandangan perbukitan yang sedang menghijau total.

Saat saya berkunjung kesini kemarin, sudah masuk musim kemarau panjang, jadi pemandangan di area perbukitannya terlihat agak gersang karena pohon-pohon sedang meranggas.

Friday, September 15, 2017

Wanita Lajang yang Mandiri Itu ISTIMEWA!

"I'm a princess not because I have a prince but because my Father is a King."

Sebagai seseorang yang terlahir sebagai wanita, saya sering kali menghadapi kenyataan bahwa tidak semua hal bisa saya lakukan dengan bebas meskipun era emansipasi sudah ada dan berkembang di bumi Indonesia. Tetap saja ada pakem-pakem/aturan-aturan tak tertulis yang beredar di masyarakat dan membuat langkah-langkah seorang wanita menjadi terbatas.

Saat saya berusia 21 tahun (selesai baptis selam), saya memperbarui komitmen saya di hadapan Tuhan. Saya rindu hidup saya 'tidak berjalan normal' seperti layaknya perempuan lainnya  (bayi - anak-anak - remaja - sekolah - dewasa - kerja - lalu menikah - punya anak - tua - dan mati), tapi saya ingin hidup saya punya banyak hal yang nantinya bisa menjadi kesaksian dan teladan bagi anak-anak muda khususnya para gadis di masa depan.

Yeah, I'm really not a normal girl!

Saat para gadis seusia saya saat itu sibuk pacaran/mencari pasangan hidup, saya sibuk mencari cara agar saya bisa mendapatkan pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah, agar nantinya saya punya banyak waktu untuk mengurus keluarga dan melayani pekerjaan Tuhan.

Proses untuk mendapatkan pekerjaan impian sayapun berlangsung tak mudah. Saya harus jatuh bangun beberapa kali sebelum akhirnya saya bisa menjadi seperti sekarang.

Saat saya berhasil mandiri dengan pekerjaan saya sebagai freelancer, saya juga jatuh cinta dengan kegiatan solo traveling baik ke Indonesia dan ke bangsa-bangsa. Saya suka bertualang ke hutan, ke sungai, ke gunung dan ke bawah laut.

Di saat kebanyakan wanita sudah tak bisa bebas bepergian sendirian karena ada suami dan anak, saya masih betah melajang dan bahagia hahaha.

Beberapa teman seusia saya sekarang yang masih lajang, mulai terjangkit penyakit panik - takut dicap 'nggak laku' atau 'perawan tua' oleh masyarakat. Ada teman-teman saya yang akhirnya menikah dengan pria yang tidak kenal Yesus (tidak seagama), menikah dengan 'yang penting' pria dan asal bisa menyandang status 'nyonya'. Ada yang sibuk ikut perjodohan sana-sini dan tebar pesona kepada setiap pria-pria yang ditemuinya (pria berprospek). Ada pula yang akhirnya menarik diri dari lingkungan sosial (berhenti pelayanan dari gereja/jarang aktif lagi ke persekutuan doa ataupun pertemuan dengan komunitas lainnya karena malu ditanya kenapa nggak nikah-nikah).

Well, banyak wanita di dunia ini yang usianya diatas 30 tahun, hidupnya mulai terasing dan tak bisa menikmati waktu-waktu yang ada karena status lajangnya.

Jujur, saya juga rindu menikah sesegera mungkin. Tapi apa boleh buat, kenyataan justru menunjukkan hal yang tidak sesuai dengan keinginan daging saya. Hari ini usia saya 35 tahun (menjelang 36 tahun di bulan November 2017 nanti) dan saya juga masih tetap saja lajang hehehe.

Saya tidak bisa 'memaksa' Tuhan untuk menghadirkan pangeran impian ke depan saya di waktu yang saya inginkan, jadi saya memilih untuk menikmati hari-hari lajang saya dan mengisinya dengan segala sesuatu yang positif. Inilah cara saya mencintai hidup dan merangkul masa depan saya!

Meskipun keluarga saya dan orang-orang sekitar mulai mempertanyakan "Kapan nikah?", saya tetap berusaha untuk tidak terpengaruh dengan keadaan. Saya tidak ingin asal menikah. Saya punya visi dan misi sendiri dalam pernikahan saya nanti. Saya rindu, jika Tuhan memberi saya anugerah pernikahan, saya ingin melayani Tuhan dengan suami dan anak-anak saya. Makanya saya tidak berusaha mengejar pria-pria berprospek tapi saya berdoa sungguh-sungguh agar Tuhan mempertemukan saya dengan pria yang takut Tuhan dan punya visi & misi melayani Dia.

Memang sih rasanya sangat menyiksa ketika semua mata mulai memandang saya aneh dan menyelidik alasan kenapa saya masih tetap saja melajang di usia yang tak lagi muda ini. But I don't care about them. I have my own vision and I am fighting for it now. Orang lain boleh berkomentar apa saja tentang saya tapi yang menentukan hidup saya adalah pilihan saya sendiri dan Tuhan bukan?

Saya mengalihkan kegalauan hati saya ke arah yang Tuhan kehendaki. Daripada mengasihani diri karena tak ada pangeran yang datang mendekat (ahaiii, sebenarnya sih banyak yang mendekat dan melamar, tapi saya belum menemukan si dia yang punya visi dan misi yang sejalan dengan visi dan misi hidup saya, jadi saya belum tergerak untuk bilang, "Yes, I do" hihihi), saya lebih suka mengimani ayat-ayat Alkitab ini...

1 Korintus 7:32a, 34b, "Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran...Perempuan yang tidak bersuami dan anak-anak gadis memusatkan perhatian mereka pada perkara Tuhan, supaya tubuh dan jiwa mereka kudus."

Yes, saya menggunakan waktu lajang saya untuk melayani di gereja tempat saya berjemaat (meski saya bukanlah orang penting disana, cuma sekedar singer dan cheerleader di bagian pemuda hehehe), untuk traveling dan terus menggali dan mengembang potensi diri saya sebagai Wanita Amsal 31:10-31.

Setiap kali rasa kesepian/gundah karena status lajang (yang tak kunjung berakhir) itu datang menyapa, saya berdoa agar Tuhan menjaga saya dari hal-hal yang mendukakan hati-Nya. Puji Tuhan, Dia selalu setia menemani saat-saat sulit saya sampai detik ini.


Calon gubuknya Enjie :)

Beberapa bulan lalu, Tuhan memberkati saya dengan rumah baru. Wow, itu sama sekali tak pernah saya pikirkan sebelumnya! Saya wanita lajang, bekerja hanya sebagai freelancer, tapi pada akhirnya Tuhan memberikan kepercayaan saya untuk mengelola mobil dan rumah hasil keringat saya sendiri. Itu amazing rasanya! Di saat wanita-wanita lain lebih berharap dihidupi oleh pria-pria impiannya, Angelina Kusuma bisa hidup mandiri. Ah, semua itu bisa terjadi hanya karena kasih karunia dari Tuhan semata-mata.

Saya berharap bahwa setiap gadis dan wanita-wanita diluar sana yang saat ini masih bergumul tentang pasangan hidup seperti saya, tetap bisa menikmati hidupnya secara maksimal meski dengan ketiadaan pasangan disisinya. Hidup ini terlalu singkat untuk dilewati dengan percuma. Pakai semua energimu untuk mengejar hal-hal yang positif sesuai kehendak Tuhan dan percayakan urusan hatimu kepada-Nya saja.

Jika kamu ingin melayani Tuhan, sekaranglah waktunya. Jika kamu ingin traveling, ya traveling-lah. Jika kamu ingin mengejar karir/berbisnis...lakukanlah saat ini juga.

Lepaskan energi lajangmu untuk membangun masa depan yang terbaik sesuai keinginanmu. Jangan gantungkan hidupmu dengan keberadaan pangeran/seseorang yang bisa kamu pegang. Nanti kamu bisa kecewa. Karena tak akan ada seorang manusiapun di dunia ini yang bisa membuat kamu bahagia. Bahagia itu tergantung dari pilihanmu sendiri.

Waktu lajang (berapapun usiamu saat ini) adalah waktu yang tepat untuk melayani Tuhan, meraih karir, membangun bisnis dan menyalurkan hobi-hobimu seperti traveling, bertualang dan lain sebagainya. Percayakan masa depanmu kepada Tuhan. Dia yang menciptakanmu, Dia tahu yang terbaik untukmu dan Dia pasti memenuhi segala kebutuhanmu (termasuk tentang pasangan hidup). Dia akan membawa pria yang sepadan dan seimbang kepadamu di saat yang tepat.

Jika kamu menginginkan pasangan hidup yang terbaik, tempalah dirimu menjadi yang terbaik lebih dulu. Wanita yang mandiri dan selalu hepi itu istimewa lho. Wanita-wanita seperti inilah yang dicari pria-prianya Tuhan. Bukan sekedar elok wajahnya, tapi juga cantik karakternya. So, buanglah galaumu dan mulailah mengisi hari-hari lajangmu dengan sukacita penuh yang dari Tuhan! God bless you every godly woman...

Thursday, September 14, 2017

Pembukaan Grebeg Suro & HUT Ponorogo ke 521 Tahun 2017

Rangkaian acara Grebeg Suro dan HUT Ponorogo ke 521 Tahun 2017 sudah resmi dibuka kemarin malam (12 September 2017) oleh Bupati Ponorogo Bpk. Ipong Muchlissoni di Panggung Utama Aloon-aloon Kota Reyog.

Acaranya sangat meriah, diisi dengan berbagai tari-tarian sampai kembang api. Tahun ini menjadi lebih istimewa bagi Kota Reyog karena acara Grebeg Suro dan HUT Ponorogo ke 521 dijadikan satu paket wisata.




Berikut adalah rangkaian acara Grebeg Suro dan HUT Ponorogo ke 521 Tahun 2017 yang masih berlangsung:

1. Festival Reyog Mini XV (12-14 September 2017) pukul 15.00-23.00 WIB di Panggung Utama Aloon-aloon Ponorogo.

2. Pameran Bonsai (12-20 September 2017) pukul 08.00-22.00 WIB di Blok Macan (depan Paseban Aloon-aloon Ponorogo).

3. Pameran Produk Unggulan (12-20 September 2017) pukul 08.00-22.00 WIB di Aloon-aloon Ponorogo.

4. Pameran Seni Rupa (12-20 September 2017) pukul 10.00-22.00 WIB di PCC (Ponorogo City Center Jl. Ir. Juanda).

5. Pameran Fotografi (12-20 September 2017) pukul 10.00-22.00 WIB di PCC (Ponorogo City Center Jl. Ir. Juanda).

6. Lomba Keagamaan (14 September 2017) pukul 08.00-22.00 di Kantor Kemenag.

7. Festival Nasional Reyog Ponorogo XXIV (15-19 September 2017) pukul 19.00-23.00 WIB di Panggung Utama Aloon-aloon Ponorogo.

8. Lomba Karawitan (16-17 September 2017) pukul 08.00-17.00 WIB di Pendopo Kabupaten (belakang Blok Macan Aloon-aloon Ponorogo).

9. Lomba Mocopat (16 September 2017) pukul 19.00-22.00 WIB di Pendopo Kabupaten (belakang Blok Macan Aloon-aloon Ponorogo).

10. Gowes Ponorogo MBA (17 September 2017) pukul 06.00 WIB-selesai di Taman Kota Jl. Pramuka.

11. Lomba Burung Perkutut (17 September 2017) pukul 08.00-17.00 WIB di Sinduro.

12. Ziarah Makam Bathoro Kathong (20 September 2017) pukul 06.00-selesai di Makam Setono.

13. Kirab Pusaka (20 September 2017) pukul 13.00-17.00 WIB dari Kota Lama ke Kota Tengah.

14. Tumpeng Purak (20 September 2017) pukul 16.00-17.00 di Paseban Aloon-aloon Ponorogo.

15. Penutupan (20 September 2017) pukul 19.00-22.00 WIB di Panggung Utama Aloon-aloon Ponorogo.

16. Pentas Musik (20 September 2017) pukul 19.00-24.00 WIB di Jalan Baru Ponorogo.

17. Ketoprak (20 September 2017) pukul 23.00-02.00 WIB di Panggung Utama Aloon-aloon Ponorogo.

18. Wayang Kulit (20 September 2017) pukul 21.00-04.00 WIB di Kota Baru dan Kota Lama.

19. Larungan Telaga Ngebel (21 September 2017) pukul 09.00-14.00 WIB di Telaga Ngebel.

20. Ruwatan Bumi Reyog (21 September 2017) pukul 19.00-04.00 di Kemiri Jenangan.

Saat acara pembukaan Grebeg Suro dan HUT Ponorogo ke 521 Tahun 2017 kemarin malam, pengunjung dikenakan HTM Rp. 8.000/orang untuk masuk ke Panggung Utama Aloon-aloon Ponorogo. Siapkan jaket yang tebal karena tempat duduk berada di lapangan terbuka dan angin malam cukup dingin & kencang.

Ponorogo merupakan kota kecil yang penduduknya ramah. Jadi jangan takut kesasar. Lagipula, tempat-tempat penyelenggaraan acara, kebanyakan terpusat di sekitar Aloon-aloon Ponorogo. Di sebelah Paseban juga telah didirikan Pusat Informasi bagi para turis asing/lokal yang ingin mengetahui segala sesuatu tentang Ponorogo. Kamu bisa mengunjungi stand informasi ini dan para petugas disana pasti akan membantumu dengan senang hati. Oh ya, di sebelah Paseban juga ada tempat khusus untuk para pengunjung yang perlu koneksi WiFi gratis.

Sekedar rujukan saja, acara-acara andalan dari Grebeg Suro di Ponorogo biasanya adalah:
- Festival Nasional Reyog Ponorogo
- Kirab Pusaka
- Tumpeng Purak
- Pembukaan/Penutupan
- Larungan Telaga Ngebel

Monggo sami pinarak dateng Ponorogo!

Tuesday, September 05, 2017

RedDoorz @Mayjen Sungkono, Hotel Murah di Pusat Kota Surabaya

Jika kamu sedang mencari hotel murah di pusat kota Surabaya, mungkin kamu bisa melirik isi hotel RedDoorz @Mayjen Sungkono ini dulu.

Saya menginap di hotel ini semalam saat saya traveling ke Surabaya di bulan Agustus 2017 kemarin.

Kamar hotel yang saya sewa mempunyai 2 lantai. Lantai 1 untuk dapur dan kamar mandi, sedangkan lantai 2 untuk tempat tidurnya. Ruangan ini cukup untuk 2 orang (saya hanya sendiri), lantainya bersih dan nyaman untuk beristirahat.




Fasilitas hotel:
- Welcome drink (air mineral) 2 botol (karena ruangan sebenarnya memang untuk 2 orang).
- Amenities: sikat gigi, pasta gigi, sisir, alat untuk membersihkan telinga, penutup rambut, shampoo & sabun mandi cair.
- Handuk sudah disediakan hotel (2 buah).
- Free WiFi all rooms & public room dan cukup kencang.
- AC per ruangan yang bisa diatur sendiri tingkat suhunya.
- TV.
- Perlengkapan dapur sangat memadai: ada water heater, piring, gelas, etc.
- Kamar mandi dilengkapi dengan shower air panas dan blower.
- Di bagian lorong hotel juga disediakan dispenser yang bisa untuk refill air dingin dan panas gratis.

Ada tempat parkir di depan hotel buat kamu-kamu yang bawa kendaraan pribadi. Untuk transportasi umum menuju/dari hotel, bisa menggunakan lyn W/WL dan berhenti di depan Kantor Kelurahan Putat Jaya/SDN Putat Jaya.

Di seberang jalan dari Kantor Kelurahan Putat Jaya ada Gapura dengan tulisan Dukung Kupang VIII, X, XI...masuk saja lewat Gapura itu dan berjalan kaki sekitar 10 menit sampai ke RedDoorz @Mayjen Sungkono Jl. Dukuh Kupang X/20 Surabaya.

Saya lebih sering menggunakan transportasi online roda dua dari hotel. Hati-hati, maps yang terindeks di Google adalah RedDoorz @Mayjen Sungnono Jl. Dukuh Kupang VIII. Jadi kamu harus memberi note/catatan kecil nama hotel & alamat yang benar untuk driver-nya agar dia tidak tersesat.

Saya menggunakan transportasi online roda dua dari hotel ke Sibec, hotel ke Jl. Citra Raya Niaga, hotel ke Terminal Purabaya Bungurasih...biayanya berkisar Rp. 10.000 - Rp. 15.000 sekali jalan. Cukup hemat dan lebih cepat daripada menggunakan transportasi umum.

Oh ya, tak jauh dari hotel juga ada warung sederhana yang menjual makanan dan minuman. Hotel ini berada di komplek perumahan, jadi relatif mudah mencari warung makan di sekitar hotel. Di hotelpun juga menjual aneka makanan & minuman dengan harga terjangkau jika kamu malas untuk mencari makan keluar hotel.

Tarif hotel semalam berkisar antara Rp. 120.000 - Rp. 150.000. Saya booked hotel lewat Agoda dan dapat harga nett Rp. 120.000 (setelah di diskon + pajak).

Sunday, September 03, 2017

Parade Reyog Obyog 2017 di Aloon-aloon Ponorogo

Parade Reyog Obyog 2017 kali ini diselenggarakan di Aloon-aloon Ponorogo (2 September 2017) dengan menampilkan 40 buah Dadak Merak, 80 Pembarong, 80 penari Jathil dan 20 penari Bujang Anom.

Parade Reyog Obyog merupakan tarian massal dengan tujuan untuk 'ngruwat' Kota Ponorogo agar terhindar dari mara bahaya dan gangguan roh-roh jahat. Ada doa-doa khusus kepada Tuhan yang dipanjatkan bersama-sama sebelum Parade dimulai.

Rombongan Reyog Obyog diberangkatkan secara serentak dari 4 titik di Kota Ponorogo (Perempatan Tambakbayan, Pertigaan Ngepos, Perempatan Njenes, Pasar Pon) jam 3 sore (ba'da Ashar).




Di masing-masing titik, ada 10 buah Dadak Merak, 20 Pembarong, 20 penari Jathil dan 5 penari Bujang Anom yang berjalan sambil menari sampai semua rombongan bertemu di depan Pendopo Agung Aloon-aloon Ponorogo jam 4 sore.

Puncak acara Reyog Obyog adalah tampilan setiap karakter-karakter Reyog (Jathil, Bujang Anom, Dadak Merak) di depan Bapak Bupati/Wakil Bupati Ponorogo, para tamu undangan dan seluruh masyarakat Ponorogo beserta turis-turis (baik turis lokal dan manca negara) yang turut hadir Sabtu sore itu.

Monggo, kunjungi Ponorogo di bulan September 2017 ini. Ada banyak kegiatan digelar di Kota Reyog dalam rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo dan Perayaan Grebeg Suro.

Jadwal Kegiatan Grebeg Suro Ponorogo 2017

Saturday, August 26, 2017

Siap-siap Kunjungi Ponorogo...Grebeg Suro 2017 Akan Digelar Segera!

Ponorogo selalu ramai setiap tahunnya saat Suro tiba. Kota ini mempunyai perhelatan Grebeg Suro yang layak diperhitungkan dan disaksikan oleh seantero nusantara dan dunia.

Tgl 22 Agustus 2017 kemarin, sudah digelar acara 'Mapak Tanggal' yang merupakan tradisi menjelang Suro di Panggung Bantarangin, Sumoroto, Ponorogo. Acara 'Mapak Tanggal' ini berupa pagelaran tari-tarian dan Kesenian Reyog yang menjadi ciri khas Kota Ponorogo.




Rangkaian Grebeg Suro 2017 sendiri akan digelar mulai tgl 30 Agustus - 21 September 2017. Acaranya beraneka ragam, mulai dari Ajang Pemilihan Thole Gendhuk, Festival Reyog Mini, Festival Nasional Reyog Ponorogo...sampai Larungan Telaga Ngebel.

Yang berminat meng-explore Kota Ponorogo, catat tanggal acaranya berikut ini ya...


Jadwal sementara Grebeg Suro 2017 di Ponorogo

Enjoy Grebeg Suro 2017. Visit Ponorogo now!

Friday, August 25, 2017

Mau Komunitasmu Awet? Jangan Bawa-bawa CINTA ke dalamnya!

Berkomunitas, apapun bentuknya (entah itu komunitas keagamaan, traveling, pecinta alam, fotografi, ato komunitas hobi lainnya), perlu bijaksana.

Jangan pernah berusaha mencari/memasukkan urusan cinta/hati ke dalam sebuah komunitas jika kamu tak ingin komunitasmu berantakan pada akhirnya.

Kalo kamu masuk ke sebuah komunitas, bahkan meski itu sebuah komunitas dating/ajang pencarian jodoh sekalipun dengan motivasi untuk mendapatkan cinta, kamu bisa berakhir dengan patah hati ato bisa melukai perasaan orang lain.


Urusan asmara seringkali merusak sebuah komunitas. Hati-hati...

Selow aja gaes...

Jodoh memang bisa datang darimana saja, termasuk cinta bisa bertumbuh dari kedekatan dalam sebuah komunitas. TAPI, jangan pernah punya motivasi yang salah saat kamu masuk ke dalam sebuah komunitas.

Netral aja...jaga hatimu...be nice to everyone...make a friendship to anyone...without embel-embel cinta or cari jodoh and blah blah blah...karena satu hal ini bisa merusak persaudaraan dan persahabatan yang murni.

Kalo memang hatimu sudah nggak bisa netral kepada seseorang di dalam komunitasmu, atasi itu berdua saja. Kalo hatimu tertarik kepada seseorang di dalam komunitasmu, katakan kepadanya secara pribadi. Kalo kamu punya masalah dengan salah satu anggota dikomunitasmu, selesaikan juga secara pribadi.

Jangan pernah mem-blow up urusan pribadimu di depan semua anggota komunitas untuk menghindari pergunjingan/gosip, yang akhirnya menimbulkan gesekan antar anggota dan berakibat perpecahan komunitas.

Be a wise person. Selalu jaga profesionalitas dalam segala hal!

Thursday, August 24, 2017

Pantai Kasap, Raja Ampat-nya Pacitan!

Pernah ke Raja Ampat? Ahai, sekarang di Jawa Timur pun juga punya Raja Ampat lho!

Hahaha okay jangan protes dulu, meski Raja Ampat KW 5, tapi Pantai Kasap di Pacitan ini layak diacungi jempol keindahannya. Lokasinya ada di Kelurahan Watu Karung, Kec. Pringkuku, Kab. Pacitan. Bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi (motor, mobil, ELF) selama 15-20 menit dari Pantai Watu Karung. Kondisi jalanan ke Pantai ini sudah cukup bagus.




Wisata Pantai Kasap mempunyai banyak spot-spot indah, yaitu:
- Spot Pantai Kasap
- Spot Pantai Mbrecak
- Spot Pantai Denombo
- Spot Pantai Banteng Mati
- Spot Wisata Air Kali Cokel

Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir saja untuk masuk ke kawasan ini. Kuatkan kaki ya...karena dari spot satu ke spot yang lainnya, kamu harus jalan kaki dari tempat parkiran. Untuk mendapatkan foto Pantai Kasap yang disebut-sebut mirip dengan Raja Ampat itu, pengunjung harus mendaki sebuah bukit. Sudah ada papan petunjuk yang bisa diikuti untuk menuju Puncak Raja Ampat ala Pantai Kasap Pacitan.

Rincian tarif parkir:
- Sepeda motor Rp. 2.000
- Mobil Rp. 5.000
- ELF Rp. 10.000

Jika kamu tertarik untuk menyusuri Kali Cokel, per orang hanya perlu membayar Rp. 17.000 saja. Sangat murah bukan berwisata disini?

Di sekitar Pantai Kasap sudah banyak berdiri warung-warung yang menjual makanan dan minuman dengan harga yang sangat terjangkau. As your note, makanan khas daerah Pacitan yang terkenal adalah Nasi Tiwul dan aneka olahan ikan. So, jangan lewatkan untuk berwisata kuliner juga setelah kamu puas meng-explore seluruh spot-spot yang ada di Pantai Kasap.

Oh ya, jangan lupa untuk membawa sampahmu keluar dari tempat wisata ya guys. Saat saya kesana bersama kakak sepupu saya, kami juga melakukan aksi bersih-bersih sampah di Puncak Raja Ampat Pantai Kasap Pacitan. Ada beberapa pengunjung yang tak bertanggung jawab, yang begitu 'cerdik' menyembunyikan sampah-sampah plastiknya di antara karang-karang. Ah, kami tak tega melihat tempat wisata bagus dikotori plastik seperti itu...makanya kami membawa sampah-sampahnya turun.

Tuesday, August 22, 2017

Di Tangan Siapa, Menentukan Nilai/Harga Sesuatu

'Di tangan siapa?', bisa menentukan 'nilai/harga' sesuatu.

Ditanganku, bola basket pasti hanya jadi mainan...dribble sana, dribble sini...Di tangan Michael Jordan, bola basket yang sama bisa mencetak ribuan USD dalam sekali waktu permainan.



Ditanganku, papan selancar cuma jadi benda yang dipandang dengan terkagum-kagum...karena aku tak punya kemampuan untuk menggunakannya. Di tangan Kelly Slater, papan selancar yang sama bisa menghasilkan ribuan USD juga untuk sekali tampil.

Di tangan orang-orang biasa, kamera mungkin hanya untuk selfie, motret pemandangan, motret temen-temen/keluarga...Di tangan seorang fotografer, kamera bisa menjadi sumber penghasilannya setiap hari.

Di tangan anak-anak remaja, Sosmed (social media) bisa menjadi tempat eksis doang, sebagai cara untuk aktualisasi diri. Di tangan online marketer, Sosmed menjadi tempat pemasaran terbaik dan tercepat di dunia.

Di tangan para pecundang, masalah dan masalah akan membuatnya sering menggerutu, ngomel, mengutuk nasip dan Tuhannya. Di tangan para pemenang, masalah justru akan membuatnya tegak berdiri kokoh di kedua kakinya dan membuatnya lebih baik dari dia sebelumnya.

Di tangan orang-orang yang kesepian, kesendirian bisa 'membunuhnya'. Di tangan orang-orang yang happy, kesendirian menjadi tempatnya untuk mencetak karrier, menghasilkan uang lebih banyak, waktu yang bebas untuk traveling, melayani Tuhan dan menempa karakternya menjadi tangguh.

Setiap orang bisa memandang sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Satu orang bisa negatif, satu orang lainnya bisa positif. Di tangan yang berbeda, sesuatu itu bisa menjadi peluang ataupun batu sandungan.

Siapa kamu, nenentukan nilai/harga semua hal yang ada ditanganmu. Pastikan kamu bisa memberi nilai/harga yang tinggi/terbaik untuk segala sesuatu yang Tuhan percayakan kepadamu!

Sunday, August 20, 2017

Punya Nyali? Ayo Cobain Wisata Kali Cokel Pacitan

Pacitan mempunyai wisata susur sungai teranyar yang disebut Wisata Kali Cokel! Berbeda dengan Wisata Sungai Maron yang sudah tenar lebih dulu, Wisata Kali Cokel ini lebih menantang adrenalin. Pengunjung tak hanya dibawa menyusuri sungai dengan perahu nelayan, tapi juga akan dibawa ke laut lepas langsung!




Tarif per orang hanya Rp. 17.000. Satu perahu bisa muat sampai 4-5 orang dewasa (kalo jumlahnya banyak, mungkin harganya bisa ditawar). Jangan kuatir, karena setiap pengunjung akan diwajibkan mengenakan baju pelampung dan perahu dioperasikan oleh orang yang sudah sangat berpengalaman di bidang ini. Just relax and enjoy the journey...

Rute awal, pengunjung akan dibawa menyusuri Kali Cokel pelan-pelan sampai mencapai garis pantai. Kemudian pengunjung akan dibawa mengarungi laut lepas melewati Pantai Watu Karung dan kembali lagi ke Kali Cokel. Nah, sebelum selesai...pengunjung akan dibawa menyusuri Kali Cokel lagi, kali ini dengan kecepatan yang lebih kencang dari awalnya. Seru, menegangkan dan menghibur. Pemandangan disekitar Kali Cokel benar-benar ajibbb! Hijau, penuh dengan pohon-pohon kelapa di sepanjang aliran sungai.

Lokasi Kali Cokel sendiri ada di Kawasan Pantai Kasap, yang dijuluki Raja Ampat-nya Pacitan. Pantai Kasap terletak di Kelurahan Watu Karung, Kec. Pringkuku, Kab. Pacitan. Bisa ditempuh selama 15-30 menit dari Pantai Watu Karung dengan menggunakan kendaraan pribadi (motor/mobil). Jalanan menuju kawasan ini sudah sangat bagus.

Berani? Yukk, cobain wisata yang bakalan nge-hits ini...

Saturday, August 19, 2017

Hello Pacitan Pro 2017 - World Surf League (Watu Karung Beach)

Pesona Pacitan di kancah dunia semakin kokoh saja. Kali ini dibuktikan dengan diselenggarakannya sebuah event kejuaraan surfing tingkat internasional di Pantai Watu Karung.

Hello Pacitan Pro 2017 - World Surf League ini digelar mulai tgl 16 - 20 Agustus 2017. Diikuti oleh para peserta dari Indonesia, Jepang, Argentina, Australia, USA, Swedia, Inggris, New Zealand, Hawaii, dll. Waktu pelaksanaan dari pukul 07:30 WIB - 16:30 WIB.




Buat kamu-kamu yang belum tahu mau kemana weekend ini, datang saja ke Pantai Watu Karung, Pacitan. Pantai ini cantik dan bersih. Banyak resort-resort yang bertebaran di tepi pantai dan selalu ramai dengan turis-turis asing. Bisa dibilang, inilah Pantai Kuta-nya Pacitan...

Tak ada pungutan biaya apapun di Pantai Watu Karung. Pengunjung bisa langsung datang dan menikmati keindahan alamnya. Tak jauh dari Pantai Watu Karung juga ada tempat wisata lainnya yang tak kalah seru untuk di explore. Namanya Pantai Kasap, yang dijuluki Raja Ampat-nya Pacitan, dan juga wisata Kali Cokel yang menantang adrenalin! - Pengunjung akan dibawa menyusuri sungai dengan perahu nelayan kecil dan bermuara ke laut lepas (cocok buat kamu yang punya nyali besar).

Yukk, explore Pacitan sekarang!

Wednesday, August 16, 2017

Melihat Kota Sorong dari Atas Pagoda (Vihara Buddha Jayanti)

Kota Sorong merupakan gerbang menuju kawasan Raja Ampat, Papua, Indonesia. Kota ini acap kali dijadikan tempat persinggahan sementara sebelum para traveler berangkat/kembali dari tour ke Raja Ampat dan Misool.

Kota Sorong sendiri merupakan kota kecil yang mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum (bemo). Saat jeda/istirahat dari trip baik ke Raja Ampat/Misool, kamu bisa mencoba untuk mengunjungi Pagoda Sorong ini.




Nama asli dari Pagoda Sorong adalah Vihara Buddha Jayanti. Letaknya di tepi jalan raya dan bisa dicapai dengan bemo (tarif bemo di Sorong sekitar Rp. 5.000 sekali jalan). Dari Pagoda ini, pengunjung bisa melihat Pelabuhan Sorong dan Kota Sorong dari atas. Pemandangannya cantik banget!

Setiap pengunjung hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 10.000 - Rp. 20.000 untuk masuk ke Pagoda. Selain Pagoda, kamu juga wajib mengunjungi Tembok Berlin (pusat street food Kota Sorong) yang letaknya juga tak jauh dari Pagoda.

Sunday, August 06, 2017

Hati-hati Serangan Stroke!

Stroke bisa menyerang siapa saja dan kapan saja tanpa pandang usia dan derajat. Pengenalan gejala dini pada penderita stroke akan mengurangi dampak negatif dari serangan penyakit ini.

Tgl 26 Juli 2017 kemarin, papi saya mengeluh karena kaki kanannya terasa berat saat digerakkan. Beliau masih sempat pakai motor untuk pergi ke warung membeli makanan ringan dan setelah itu pergi ke Puskesmas (papi saya terdaftar sebagai peserta Askes) untuk memeriksakan keadaan kakinya.

Kata petugas Puskesmas, beliau didiagnosa terkena Asam Urat, diberi obat dan kemudian disuruh menunggu 5 hari lagi untuk kontrol kembali ke Puskesmas. Tapi ada yang janggal dari diagnosa petugas Puskesmas karena kata papi saya, petugasnya hanya menanyai ini itu tanpa menyentuh pasien sama sekali.

Sore harinya, mami saya melihat perubahan di wajah papi saya, agak menghitam dan layu. Kemudian beliau langsung mengajak papi saya untuk pergi ke dokter untuk pemeriksaan yang lebih akurat. Keluarga besar papi saya punya riwayat stroke dan kencing manis, makanya kami sepakat untuk tidak percaya diagnosa petugas Puskesmas begitu saja.

My lovely Mom and Dad

Mereka berdua berangkat ke dokter memakai motor. Papi saya dibonceng oleh mami saya, sama sekali tidak terpikirkan sebelumnya kalo papi saya benar-benar terkena penyakit yang serius. Sore itu saya tidak bisa mengantar papi karena ada kegiatan komsel dan latihan musik di gereja.

Sekitar pukul 21:30 WIB, mami menelpon saya untuk mengabarkan bahwa papi saya harus ngamar di rumah sakit saat itu juga karena stroke ringan. Sejujurnya saya agak kaget mendengar kabar ini, tapi saya berusaha tetap tenang dan tidak memberitahu teman-teman sekomsel saya untuk mencegah kepanikan dan kehebohan mereka. Akhirnya malam itu saya pulang dari gereja dengan menerobos hujan hingga sampai di rumah sakit.

Saya lihat papi saya sudah terbaring di tempat tidur pasien dengan selang oksigen di hidung dan infus di tangan kirinya. Well, it's not good enough. Tensi darah beliau mencapai 180 saat itu. Saya berbicara dengan mami beberapa saat dan kami sepakat untuk merahasiakan kondisi papi saya ini dari saudara, keluarga dan teman-teman sementara waktu agar papi saya bisa beristirahat total.

1. Memberi waktu kepada pasien stroke untuk beristirahat dengan tenang

Saya dan mami sengaja merahasiakan keadaan papi saya kepada orang-orang yang kami kenal dan mengenal papi selama 3 hari. Hal ini untuk mencegah orang-orang datang berkunjung untuk menengok keadaan papi saya dan menyebabkan beliau tidak bisa beristirahat karena terganggu dengan keberadaan orang-orang yang hilir mudik. Selama 3 hari itu, kami memberi kepercayaan 100% kepada dokter dan perawat untuk melakukan tugasnya dengan maksimal.

Baru setelah kondisi papi saya melewati masa kritisnya, kami mulai memberi kabar kepada saudara, keluarga dan teman-teman dan mempersilahkan mereka untuk datang menjenguk ke RS.

2. Dukungan terbesar dari keluarga

Orang sakit pasti membutuhkan dukungan semangat dan cinta dari orang-orang yang dikasihinya. Keluarga adalah orang-orang yang paling tepat untuk memberikannya.

Saya memboyong laptop dan modem saya ke rumah sakit demi bisa menjaga papi saya dari awal beliau masuk ke RS sampai pulangnya (sambil saya mengerjakan job-job dari klien). Saya yang menyuapi beliau makan, membantunya membersihkan kotoran tubuh (baik saat beliau buang air kecil/besar)...mami saya yang memandikan dan mengganti pakaian beliau, etc.

Puji Tuhan, baik saya dan mami tetap bisa bekerja dan beraktifitas normal dengan bergantian menjaga papi. Kemandirian kami dalam mengurus beliau dan mengurus hidup kami masing-masing, menjadi pemacu semangat buat papi saya untuk segera pulih dari stroke ringannya.

3. Hati yang gembira adalah obat

Orang yang terbiasa sehat, kadang kala akan menyangkali dirinya saat terpaksa/mendadak harus terbaring di RS tanpa boleh banyak gerak. Demikian juga papi saya. Di saat beliau kurang suka dengan rasa makanan RS yang hambar ato ingat bahwa kaki kanannya sulit digerakkan, beliau sering kali berkata, "Papi ini ndak sakit..."

"Iya...papi sehat kok, cuma perlu minum obat aja", itu jawaban saya ketika melihat papi saya mulai tertekan dengan keadaannya. Kadang saya bercanda dengan beliau agar beliau mengalihkan pikirannya bukan kepada sakitnya.

Hati yang gembira adalah obat. Saya selalu berusaha membuat hati beliau gembira sehingga perkembangan kesehatannya segera membaik.

Bersyukur, para perawat dan dokter di RS tempat papi dirawat juga ramah-ramah. Setiap pagi saat papi saya harus diperiksa tensi dan diambil darahnya untuk pemeriksaan gula darah, mereka melakukannya sambil guyonan juga sehingga membuat papi saya hanya perlu 6 hari saja di RS. Tgl 1 Agustus 2017, dokter sudah memperbolehkan papi pulang ke rumah karena kondisi tubuhnya sudah cukup baik untuk menjalani rawat jalan dan hanya perlu fisioterapi untuk memulihkan kaki kanannya yang masih agak sulit digerakkan.

4. Memulihkan kepercayaan diri pasien stroke

Setelah dokter mengizinkan papi pulang ke rumah, kaki kanan beliau masih belum bisa digerakkan secara normal. Saat hendak pulang, beliau terlihat PD sekali ingin berjalan sendiri namun akhirnya harus menyerah untuk di dorong dengan kursi roda karena ternyata kakinya masih lemah. Saya bisa membaca raut kekecewaan di wajah papi saya saat itu. Makanya saat sudah di rumah dan mami saya ingin membeli kruk (alat bantu jalan), kami membicarakannya baik-baik kepada papi.

Kami membiarkan papi mandiri dengan alat bantu jalannya yang baru. Itu cara kami untuk memulihkan rasa percaya diri beliau. Sekarang beliau sudah bisa jalan dari rumah ke pos ronda di depan gang dengan kruk tanpa bantuan siapapun (setelah 4 hari di rumah). Kemajuan yang pesat sekali...padahal jadwal kontrol ke dokter pertama kali pasca pulang dari RS baru Selasa depan.

5. Semua biaya RS pasien stroke gratis dengan Askes (BPJS)

Saya dan mami hampir tak percaya saat melihat tagihan RS papi ketika kami ada di bagian administrasi. Biaya ruang pasien kelas 1 di RSUD Darmayu Ponorogo (papi saya pensiunan pegawai Pertanian Golongan 4) selama 6 hari, biaya dokter syaraf terbaik di Ponorogo (Dr. Mutia Shinta), biaya obat-obatan dan biaya fisioterapi, semua gratis dengan Askes (BPJS). Uhui, kami bersyukur luar dalam! Terima kasih Pak Jokowi #Eh

Perbanyaklah olah raga, makan makanan sehat, cukup istirahat dan kenali riwayat penyakit diri dan keluarga, agar terhindar dari stroke. Semoga sharing saya ini berguna buat para pembaca. Halleluya, tetap semangat. GBU!

Wednesday, August 02, 2017

Orang yang Dapat Dipercaya

Saat kamu punya masalah, carilah orang-orang yang dewasa rohani, punya hati untuk mendengar dan juga bisa menjaga rahasia, sebagai tempat curhat.

Sebaliknya, jika ada orang lain yang menceritakan masalahnya padamu, jadilah orang yang bisa dipercaya dan bisa diandalkan olehnya.

Bisakan Anda dipercaya?

Jangan pernah menceritakan masalah seseorang di depan banyak orang tanpa seizin dia. Karena bisa jadi, kamu hanya menambah luka-luka dibatinnya.

Jika kamu sudah tidak mampu untuk menolongnya lagi, diam saja, doakan. Jangan biarkan perasaan kasihan menyetirmu ke arah tindakan-tindakan bodoh yang justru bisa memperburuk reputasimu di depan orang lain.

Kepercayaan itu seperti selembar kertas. Jika kertas diremas...bentuknya mungkin masih tetap, tapi rasanya sudah beda...ada bagian-bagian kasar bekas remasan.

Bijaklah dalam berpikir, bertindak dan bersikap. Belajarlah menghargai privacy orang lain agar kamu tidak jatuh tersandung.

"Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat" (Amsal 28:20a)

Saturday, July 15, 2017

Generasi Tua dan Generasi Muda

Keluarga saya berencana membuat kebun sayuran di rumah. Kami ingin bertanam bawang prei, lombok, terong, sawi, kangkung, dll dengan memanfaatkan kaleng-kaleng bekas dan polybag. Pagi itu terjadilah pembicaraan antara saya dan Papi saya...

Saya: "Pi, bawang prei sudah berhasil kutanam. Itu bibitnya dari sisa bonggol akar bawang prei yang dimasak Mami kemarin" (kata saya bangga)
Papi: "Kamu nanamnya ngawur. Asal-asalan..."
Saya: "Lho piye to? Tapi bawang prei-nya hidup kok. Sekarang udah numbuh tunas-tunasnya."
Papi: "Seharusnya nanam itu ada cara-caranya. Tanahnya dicampur pupuk NPK dulu sebelum ditanami sesuatu. Persentasenya 50:50."
Saya: "Aku nggak pake tanah biasa, Pi. Aku pake sekam (sisa pembakaran merang batu bata). Nanti aku buat kompos sendiri untuk pupuknya biar hasilnya sayuran organik, tanpa bahan kimia."
Papi: "Itu salah. Harusnya sesuai prosedur biar hasil tanamannya bagus."
Saya: "Papi kebanyakan teori ahh. Aku lho belajar dulu dari Internet sebelum nanam. Lagian tanamannya juga numbuh subur tanpa ngikuti prosedurnya Papi."

Bla...bla...bla...

Akhirnya pembicaraan itupun menjadi sedikit sengit. Papi saya yang notabene lulusan sekolah pertanian, menyebut saya tidak tahu apa-apa dalam hal bercocok tanam. Saya memang lulusan dari sekolah teknik. Tak pernah diajarkan cara nenanam sayur di kampus saya dulu. Tapi saya juga merasa bahwa hal bercocok tanam (dan hal apapaun juga) di era keterbukaan Internet seperti sekarang bukanlah hal yang sulit untuk dipelajari. Tinggal klik di Google, semua ilmu bisa diketahui oleh siapapun! Nggak perduli kamu lulusan apa, kamu bisa menjadi ahli dengan sendirinya di bidang lain jika kamu mau belajar dari Internet.

Generasi Tua dan Generasi Muda

Any way, memang sering terjadi kesenjangan antara generasi tua dan generasi muda dalam berbagai hal. Papi saya lahir di masa Internet belum ada. Wajar jika pola pikir Beliau sudah terbentuk teoritis dan menganggap bahwa ilmu yang didapatnya selama sekolah dulu harus diikuti secara rinci. Saya lahir di saat Internet sudah ada. Saya bisa belajar dari Internet kapanpun saya mau tanpa saya harus masuk sekolah dulu.

Generasi yang melek Internet cara berpikirnya cepat, karena informasi di dunia maya berubah setiap detik. Generasi yang tanpa Internet, pasti kelabakan mengikuti cara-cara hidup generasi yang melek Internet gini. Bahkan tak jarang terjadi saling judge di antara kedua generasi ini. Generasi melek Internet menganggap generasi yang lahir sebelumnya adalah generasi jadul, kaku dan kuno, sedangkan generasi tua-tua itu akan menganggap kita-kita ini makhluk-makhluk kemarin sore yang nggak tahu aturan, nggak tahu sopan santun dan tidak menghormati orang tua yang sudah makan asam dan garam kehidupan lebih dulu. What's the heaven...

Bagaimana menjembatani kesenjangan antara generasi tua dan generasi muda? Kuncinya hanya satu, yaitu saling menghormati dan menghargai.

Yang muda harus menghormati yang tua, ini adalah suatu kemutlakan. Tapi yang tua juga harus menghargai yang muda, karena bisa jadi mereka lebih tahu kebenaran saat ini daripada yang tua. Tidak semua ilmu dari masa lalu itu mutlak benar. Dunia selalu bergerak dan dalam pergerakannya pasti ada perubahan-perubahan. Ilmu pun banyak yang menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Jika generasi tua sedang berbicara, dengarkan saja...ya, diam dan dengarkan saja mereka berbicara. Jangan dibantah, nggak perlu diinterupsi, nanti mereka tambah marah. Ambil ilmu-ilmu yang baik dari mereka dan buang yang sudah tidak sesuai dengan zamanmu.

Untuk para generasi tua, berilah waktu yang luas untuk yang muda-muda berkreasi. Tugas Anda adalah menjadi pengawas. Jika mereka gagal/salah langkah, bawa mereka kembali ke jalan yang benar. Tak perlu terlalu kaku dan memaksakan sesuatu yang Anda tahu dulu untuk mereka sekarang. Dulu dan sekarang sudah beda waktu. Biarkan anak-anak muda berekspresi sesuai usia mereka saat ini, izinkan mereka 'membuat' kesalahan dan kegagalan agar mereka belajar darinya.

Selalu mengawasi dan mengekang anak-anak muda dengan banyak aturan dan perintah hanya akan membuat Anda sendiri lelah dan membuat mereka kerdil. Lepaskan...berikan kepercayaan penuh kepada yang muda-muda untuk berkarya tanpa rasa takut ini itu. Anak-anak muda zaman sekarang bisa belajar sendiri dengan cepat. Percaya deh. Yang Anda perlu hanyalah mengarahkan mereka untuk belajar di tempat yang benar, bukan membuat aturan-aturan atau perintah-perintah yang terilhami oleh kehidupan Anda di masa lalu.

We're different so let us different! Perbedaan antara generasi tua dan generasi muda seharusnya seperti tuts hitam dan putih di sebuah piano. Ketika tuts hitam dan putih dimainkan, keduanya menjadi rangkaian nada-nada yang membentuk sebuah lagu. Perbedaan dan kesenjangan yang ada antara kedua generasi bukan untuk diperdebatkan dan dicari siapa yang lebih unggul, bukan juga untuk dicampur-adukkan...tapi untuk disandingkan demi terciptanya sebuah harmoni dan kerjasama yang apik.

"Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya." (Kolose 3:20-21)

Friday, July 14, 2017

Mural-mural Cantik di Jembatan Suroboyo Kenjeran

Daerah Kenjeran, Bulak, Surabaya kian berbenah diri menjadi kawasan yang cantik, bersih dan warna-warni.

Selain atraksi air mancur menari yang bisa dinikmati gratis oleh pengunjung setiap hari Sabtu pukul 20:00 - 20:30 WIB di Jembatan Suroboyo, pengunjung juga bisa menikmati cantiknya mural-mural (lukisan dinding) di sekitar kawasan jembatan yang baru diresmikan sekitar bulan Juli 2016 ini.

Mural-mural ini kebanyakan bertemakan laut, ajakan untuk menjaga kebersihan dan juga ada lukisan Ibu Tri Rismaharini yang merupakan Walikota Surabaya saat ini. Tak jarang saya melihat beberapa pengunjung berhenti sejenak dan ber-selfie ria dengan latar belakang mural.



Tak jauh dari Jembatan Suroboyo, kamu juga bisa berwisata ke destinasi-destinasi baru di Kenjeran yaitu Taman Suroboyo dan Sentra Ikan Bulak.

Taman Suroboyo merupakan area bermain yang dibangun dekat dengan Kampung Bulak (kampung nelayan) yang sedang dirintis untuk menjadi kampung warna-warni seperti Kampung Jodipan Malang. Nah, di Taman Suroboyo ini pengunjung bisa menyewa perahu nelayan jika ingin berputar-putar dan menikmati Pantai Kenjeran.

Persis di depan Taman Suroboyo ada Sentra Ikan Bulak yang merupakan tempat jual beli berbagai olahan ikan. Kamu bisa menemukan berbagai kerupuk ikan, aneka ikan dan udang segar, juga bisa naik ke lantai dua dan memesan aneka masakan seafood dan masakan khas Surabaya dengan harga terjangkau seperti Lontong Kupang, Lontong Balap, etc.

Jembatan Suroboyo, Taman Suroboyo dan Sentra Ikan Bulak ini bisa dijangkau dengan mudah menggunakan angkutan umum. Ada lyn T2, JMK, R, etc yang lewat depan/berhenti dekat dengan tempat-tempat wisata ini.

Thursday, July 13, 2017

Pekerjaan Sampingan untuk Orang-orang Kreatif

Orang umum berpendapat, "Saat krisis, berhematlah. Kurangi belanja, kurangi liburan, kurangi pengeluaran duit..."

Kata saya, "Yang kamu perlu lakukan saat krisis bukanlah mengurangi pengeluaran duit, mengurangi belanja, enggak liburan, etc...tapi cermatlah dalam mengelola keuanganmu setiap hari dan mencari sumber penghasilan baru! Kalo perlu, ubah semua sumber yang membuatmu mengeluarkan duit selama ini menjadi sumber yang bisa menghasilkan duit."

Kenapa harus menurunkan standar hidup dan bukannya menaikkan kualitas diri di saat krisis?

Kalo berhemat sih saya sudah melakukannya sejak dulu (gak perlu diperintah kalo ini mah). Jadi saya tidak perlu berhemat lagi di saat krisis (apanya yang mo di hemat lagi, kan sudah hemat dari dulunya...).

Yang saya perlukan di saat krisis adalah menghasilkan sumber penghasilan baru lagi yang bisa menutup kebutuhan saya akan keuangan.

Caranya?

Ada banyak cara untuk menghasilkan uang di era modern sekarang ini. Kamu tak perlu meninggalkan pekerjaanmu di kantor dan bisa menjadikan cara ini sebagai side job alias pekerjaan sampingan.

Saya dibayar untuk jalan-jalan. Kamu?

1. Berjualan online

Punya Facebook, Instagram, Blog, Twitter, Path, WhatsApp, Line...? Kenapa nggak kamu manfaatkan Social Media-mu itu untuk berjualan? Zaman sekarang jualan nggak harus di toko keles.

Kamu bisa menawarkan barang jualanmu ke Social Media. Tak perlu bangunan toko, barang yang sudah deal tinggal dikirim ke pembeli lewat jasa pengiriman pos/kurir. Gampang kan?

Tapi ingat untuk menjaga sopan santun dalam beriklan di Social Media agar orang-orang yang di list-mu tidak merasa terganggu kemudian meng-unfriend/unfollow akunmu (kamu yang rugi sendiri kalo gini).

Beriklanlah dengan elegan! Ambil satu foto terbaik dari barang yang ingin kamu jual, kasih keterangan singkat (jangan bertele-tele) dan jelas, kemudian upload ke semua akun Social Media-mu. Sehari satu foto di setiap akun Social Media sudah cukup.

Kamu bisa melakukan pembagian upload foto-foto yang berbeda ke berbagai Social Media untuk menunjang penyebaran iklanmu setiap harinya. Misal: 1 foto untuk Facebook, 1 foto untuk Instagram, 1 foto untuk Blog, 1 foto untuk Twitter, 1 foto untuk Path, 1 foto untuk timeline Line, etc. Jangan upload semua foto di satu akun Social Media bersamaan. Bisa numpuk jadinya dan terkesan tidak elegan...

Jika Social Media masih kurang, kamu bisa juga berjualan melalui situs-situs e-commerce (website jual beli) lainnya seperti BukaLapak, OLX, Tokopedia, etc. Caranya mudah juga kok, tinggal daftar ke situs-situs e-commerce tersebut, upload foto-foto menarik, kalo ada barang yang deal...tinggal kirim barangnya ke pembeli deh.

2. Adsense

Udah tahu apa itu Adsense?

Adsense adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Adsense bisa dipasang di Blog, Website dan YouTube. Yang kamu perlukan hanyalah mendaftar di Gmail kemudian mengaktifkan akun Adsense-mu.

Buatlah konten-konten yang menarik di Blog, Website atau channel YouTube-mu agar para pengiklan tertarik untuk memasang iklan-iklannya ditempatmu. Pamor Blogger dan Youtuber saat ini sedang booming. Sudah banyak orang yang bisa menghasilkan banyak uang dari Adsense ini. Kalo kamu kenal siapa itu Raditya Dika, Ria Ricis, Edho Zell...mereka adalah contoh-contoh orang yang berpenghasilan lewat program Adsense dengan media YouTube.

Hari gini, cari kerja itu sebenarnya gampang, asal kamu kreatif! Orang-orang kreatif mendapatkan uang dengan cara-cara kreatif pula. Jalan-jalan dibayar, foto-foto narsis dapat uang, saat tidur uangnya bekerja untuknya...ngoceh pun bisa mempertebal dompetnya...

So, jadilah orang yang kreatif!

3. Driver online

Jika kamu hidup di kota-kota besar dan punya kendaraan, kamu juga bisa memanfaatkan kendaraanmu untuk menghasilkan uang tambahan dengan menjadi driver online. Saya senang sekali memanfaatkan jasa aplikasi angkutan online saat saya sedang traveling ke kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Malang...Selain cepat dan mudah, angkutan online ini tak perlu membuat saya menunggu jadwal karena mereka akan menjemput saya di tempat saya berdiri dan memegang handphone.

Kamu bisa bergabung menjadi driver Gojek, Grab, Uber, etc dan menghasilkan uang tambahan sembari kamu nyetir dari kantor ke rumahmu ato sebaliknya. Gampang juga kan?

Ah ya, saya pernah mewawancarai beberapa sopir online yang saya pakai jasanya untuk traveling dan ada juga beberapa di antara mereka yang ngaku kalo mereka pada akhirnya lebih memilih keluar dari kantornya dan menjadi fulltimer driver online karena pekerjaan itu lebih memberikan penghasilan besar daripada penghasilan mereka di kantor dan membuat mereka lebih punya banyak waktu di rumah bersama keluarga. Wow!

4. Sewakan ruang kosong di rumahmu

Nah, buat kamu-kamu yang punya ruang kosong di rumah, kamu juga bisa menghasilkan uang lebih darinya. Caranya? Dengan menyewakan ruang kosong di rumahmu itu sebagai tempat menginap sementara bagi backpacker/traveler.

Coba gabung saja di AirBnB dan tawarkan ruang kosong di rumahmu disana. Ato kamu juga bisa membuat sendiri rumahmu sebagai homestay/kos-kosan untuk orang-orang yang membutuhkan. Jika lokasi rumahmu didekat tempat-tempat wisata, bisa semakin untung besar tuh.


Okay guys, selamat berkreasi dan semangat menghasilkan uang! Jangan takut dengan krisis! Jadikan krisis sebagai kesempatan untuk berpikir kreatif dan menemukan sumber penghasilan baru yang menghasilkan lebih banyak uang dan memberikan waktu lebih banyak untuk keluarga.

Wednesday, July 12, 2017

Jangan menghakimi orang berdasarkan yang kelihatan

Banyak orang menghakimi orang lain berdasarkan masa lalu yang mereka tahu tentang orang tersebut. Mereka tak segan menggunakan sepenggal kisah masa lalu yang mereka tahu itu untuk menyindir/menyudutkan orang yang bersangkutan, bahkan di depan orang lain.

Dunia selalu berputar. Kehidupan tak pernah sama dari waktu ke waktu. Bisa jadi, orang yang di masa lalunya hebat, sekarang sedang terpuruk. Sebaliknya, mereka yang dulunya punya masa lalu kurang baik, bisa berubah menjadi orang besar hari ini.

Jangan menghakimi orang berdasarkan yang kelihatan

Jangan pernah melihat seseorang di hari ini dengan kacamatamu di masa lalu. Bisa jadi, kamu yang akan malu sendiri nanti...karena mereka yang di masa lalumu ada di bawahmu, bisa melesat jauhhhhh ada diatasmu hari ini!

Berhenti menghakimi seseorang berdasarkan masa lalunya. Berhenti menyindir-nyindir orang lain berdasarkan sepenggal kisah yang kamu tahu tentang dia beberapa tahun silam. We're always on the move! Jika sikapmu seperti itu terus, kamulah yang akan tersandung jatuh, sedangkan mereka yang hendak kamu jatuhkan justru bisa berlari dengan tenang dan menyalipmu dengan mudah...

Be nice and be respectful.

"Jangan menghakimi orang berdasarkan yang kelihatan" (Yohanes 7:24a BIS)

Tuesday, July 11, 2017

My Studio Hotel, Hotel Kapsul untuk Backpacker di Pusat Kota Surabaya

My Studio Hotel ini merupakan hotel kapsul yang terletak di pusat kota Surabaya. Cocok untuk para backpacker/traveler yang ingin mencari penginapan murah meriah namun nyaman dan bersih.

Lokasi hotel tak jauh dari Stasiun Gubeng, Monumen Kapal Selam, Plaza Surabaya, Hotel Sahid dan Graha SA. Transportasi umum menuju dan dari hotel pun sangat memadai. Ada Lyn F, N...Bus jurusan Gubeng...yang lewat depan hotel langsung/berhenti tak jauh dari hotel.

Buat kalian yang sudah terbiasa backpacker-an ke Jepang, pasti sudah tidak asing dengan capsule/cabin hotel. Ya, hotel ini pun mengusung tema yang sama seperti hotel-hotel kapsul di Jepang sana.

Tempat tidurnya masing-masing disusun 2 tingkat dan di satu lantai setidaknya ada sekitar 20 ruang tidur. Pria dan wanita dicampur, namun di tiap ruang tidur ada gordennya, untuk menjaganya tetap private. Jika ingin menggunakan loker penyimpanan barang di bawah tempat tidur, pengunjung bisa menggunakannya dengan jaminan uang Rp. 100.000 saat masuk ke hotel. Uang ini akan dikembalikan utuh saat pengunjung check out dari hotel dengan menunjukkan bukti jaminan penggunaan loker.

Tarif sewa per kamar sangat murah. Berkisar antara Rp. 150.000/malam untuk single bed (saya memesan single bed di hotel ini untuk 2 malam lewat Agoda dan mendapat harga sekitar Rp. 100.000/malam saat ada diskon Agoda).


Fasilitas yang didapat:
1. Single/double bed (ada gantungan baju dan meja kecil di tiap ruang)
2. Shared bathroom (tersedia sabun cair dan tisu yang bisa digunakan dengan bebas)
3. Free breakfast (roti tawar dan selai)
4. Welcome drink (1 botol air mineral)
5. Free tea/coffee anytime
6. Free WiFi di tiap ruangan (aksesnya cukup cepat)

Jika kamu ingin memesan makanan lain di hotel juga bisa. Harga seporsi nasi goreng di cafetaria dibandrol sekitar Rp. 20.000. Trus mereka juga menyediakan aneka makanan/minuman ringan seperti keripik, Pocari Sweat, etc.

Pstt, banyak bule pria/wanita juga menginap di hotel ini. Rata-rata tujuan mereka adalah Bromo dan sekitarnya. Lumayan buat cuci mata lah mbok hahaha...

Wednesday, July 05, 2017

The Power of Praise and Worship

Minggu sore itu kaki saya melangkah masuk ke sebuah gereja di Madiun. Ini adalah kali kedua saya kesini. Minggu lalu, ketika ada saudara sepupu saya yang 'terpaksa' harus melahirkan di Madiun (Usia kandungan baru 8 bulan...Si Ibu terkejut saat suaminya memundurkan mobil di jalanan yang agak macet dan tiba-tiba ia mengalami kontraksi), saya menyempatkan diri untuk ikut ibadah Minggu pagi di gereja ini juga karena jarak antara rumah sakit tempat saudara sepupu saya dirawat tak jauh dengan gereja.

Jumlah jemaat yang hadir di ibadah Minggu sore lebih banyak daripada jumlah jemaat yang hadir di ibadah pagi Minggu lalu. Gereja ini adalah salah satu gereja satelit dari sebuah gereja besar di Surabaya, tempat saya berjemaat saat masih kuliah dulu. Meski baru berusia 4 tahun, gereja satelit di Madiun ini sangat profesional, tak kalah profesional dengan gereja induknya di Surabaya (Mungkin karena DNA-nya sama).

Saya seperti 'kembali' ke rumah setiap kali beribadah ke gereja ini. Disini, saya merasakan kebebasan praise and worship yang sebenarnya. Mau loncat-loncat, teriak-teriak, angkat tangan, tepuk tangan keras-keras...enggak ragu...karena semua jemaat disini juga melakukan hal itu. Ada suatu sukacita dan damai sejahtera yang luar biasa saat saya bisa berekspresi bebas kepada Tuhan yang saya sembah (Terus terang, saya lebih menikmati suasana praise and worship yang riuh dan gegap gempita daripada suasana praise and worship yang tenang dan damai sentosa tanpa ekspresi apapun).

Let's praise God loud!

Worship Leader di ibadah Minggu sore ini adalah seorang pria muda bergitar. Dia memimpin acara praise and worship dengan semangat. Lagu-lagu pujian semuanya modern, pemain musik yang mengiringinya sempurna, suara sound system-nya keren, lighting bagus, para singers juga tak segan untuk menyanyi sambil loncat-loncat semangat...tapi entah kenapa, saya masih merasa kurang gregetnya. Mungkin karena jemaat Minggu sore ini lebih banyak orang tuanya (Kebanyakan pasangan suami istri) atau karena apa saya kurang mengerti.

Selesai Sang Worship Leader menutup doa untuk firman, tiba-tiba seorang wanita muda naik ke atas mimbar. Pada awalnya, saya kira ia adalah seorang anak kuliahan berusia sekitar 20 tahunan karena penampilannya benar-benar mirip saya (Pakai celana jeans, kaos dan ponco, rambut di kuncir ke belakang).

"Nama saya Margaret. Saya bukanlah orang yang akan berkotbah sore ini. Tapi saya ingin membagikan kepada saudara semua tentang pujian dan penyembahan seorang Daud..."

Saya bengong mendengarkan wanita muda ini berbicara. Saya merasakan sebuah kuasa yang besar terkandung di setiap perkataannya. Ada wibawa ilahi yang turun menaunginya.

"Puncak sebuah ibadah bukan saat firman Tuhan disampaikan, tapi saat setiap hati menemukan koneksinya dengan Tuhan dalam pujian dan penyembahan." (Kalimatnya ini terus saya ingat sampai hari ini).

Wanita muda bernama Margaret itu kemudian mengajak seluruh jemaat untuk bangkit berdiri setelah ia selesai menjelaskan tentang Daud dan cara ia memuji dan menyembah Tuhannya sampai Tuhan berkenan kepada Daud. Ia mengajak semua jemaat melakukan kembali penyembahan kepada Tuhan lebih dalam...

"Hosanna in the highest. Let our King be lifted up...Hosanna..."

Saat pujian Hosanna dilantunkan dengan lembut, suasana di dalam gereja mulai berubah. Saya mendengar suara seorang bapak-bapak di bagian kanan depan saya mulai terisak-isak, seorang gadis yang ada di depan saya langsung 'ndeprok' di lantai, anak-anak muda di barisan belakang ada yang bertepuk tangan sambil berteriak, "Halleluya..." berkali-kali, dan kemudian semua orang-orang di kiri dan kanan saya pun mulai menemukan 'koneksinya' dengan Tuhan termasuk saya. Wow, that was amazing!

Firman Tuhan yang disampaikan sore itu tidaklah lama, hanya sekitar 30 menit karena waktu sudah banyak dipakai untuk pujian dan penyembahan 'tambahan'.

Nah, ini yang membuat saya takjub lagi...Ternyata, yang berkotbah sore itu adalah Gembala Sidang dari gereja satelit di Malang, suami dari wanita muda bernama Margaret tadi. Sesuai dengan kesaksian Bapak Pendeta, mereka sudah menikah selama 18 tahun! Hah, mata saya tertipu oleh penampilan Si Ibu Margaret rupanya. Saya bisa mengira-ngira, kemungkinan besar Ibu Margaret sebenarnya sudah berusia sekitar 40 tahunan (Penampilan si Bapak Pendeta lebih sesuai umur karena rambutnya dibiarkan beruban, memakai kemeja dan jas, meskipun tetap bercelana jeans juga), bukan 20 tahunan (Hedehh, Ibu Gembala yang keren dan kekinian nih! I love it...).

Kotbah sore itu pun bisa saya ingat sampai hari ini. Tema kotbahnya tentang Komitmen dalam Pernikahan (Kejadian 2:23, 3:1-8).

Dari pengalaman saya di gereja Madiun itu, saya belajar banyak hal tentang kuasa praise and worship. Saat hati kita siap dan sudah terkoneksi dengan Tuhan, meski hanya dengar firman Tuhan selama 30 menit...itu akan menjadi berkat. Tapi saat hati kita kering, meski diisi firman selama 1 jam, 2 jam, 3 jam...semuanya hanya akan masuk telinga kanan kemudian keluar lagi dari telinga kiri.

Tuhan mencari penyembah-penyembah yang benar. Bukan sekedar pendengar-pendengar kotbah. Bukan berarti bahwa firman itu tidak penting, tapi yang terpenting adalah bagaimana caranya membuat hati siap dulu, sehingga firman Tuhan bisa masuk ke hidup seseorang dan mengubahkan.

"Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian." (Yohanes 4:23)

Tuesday, July 04, 2017

Yuk, Belajar Berkomunikasi...

Banyak orang pandai di muka bumi ini. Tapi tak semuanya bisa memberikan pengaruh yang baik kepada lingkungan sekitarnya. Terkadang, orang yang cuma lulusan SD, lebih bisa memberi dampak positif yang luar biasa di masyarakat dibandingkan mereka yang jebolan S2/S3 dari universitas ternama.

Cara bersikap, cara berbicara, cara bergaul dan cara berbaur dengan berbagai golongan...tak akan kamu dapatkan serta merta di bangku sekolah. Itulah kenapa, kadang kita menjumpai banyak orang pandai yang saat berbicara justru membuat orang-orang menjauh atau tidak mendapat tanggapan apapun.

Let's talk!

"Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya!"
(Amsal 15:23)

Kata-kata yang diucapkan tepat pada waktunya, mendatangkan sukacita. Jika lawan bicaramu adalah orang-orang biasa, jangan pakai gaya profesor/filsuf untuk berkomunikasi dengan mereka. Sebaliknya, jika lawan bicaramu para cendekiawan, jangan bergaya sok tahu di depan mereka.

Selalu membawa ayat-ayat kitab suci dalam sebuah percakapan, tak akan membuat lawan bicaramu bertobat saat itu juga. Selalu memakai istilah-istilah/bahasa asing dalam setiap kesempatan tak akan membuat derajatmu lebih tinggi seketika.

Jadilah orang yang rendah hati dan hargailah seseorang yang sedang mengutarakan isi hatinya meski itu hal sederhana. Berilah kesempatan orang lain untuk lebih banyak berbicara daripadamu dan tertawalah agar mereka berani mendekat dan terbuka denganmu. Sederhana, tapi inilah seni berkomunikasi yang seringkali dilupakan oleh banyak orang.

Hari ini, bukan lagi memulu tentang kamu. Tutuplah mulutmu sejenak, berilah telinga dan hatimu untuk lebih banyak mendengar dan merasakan...

Monday, July 03, 2017

Hidup nggak harus ngoyo, nanti kamu tambah soro

Tuhan tidak pernah terburu-buru. Tidak pernah terlambat. Tidak pernah gagal. Dan tidak pernah ingkar janji. Rancangan-Nya sempurna. Rencana-Nya indah. Waktu-Nya tepat.

Yang membuat manusia tidak tenang akan hidupnya adalah karena dia tidak benar-benar kenal siapa Tuhan.

Tuhan menciptakan dunia dan segala isinya, baru kemudian menciptakan manusia. Segala kebutuhan manusia sudah disediakan Tuhan jauh sebelum manusia itu dilahirkan ke bumi. Jadi, kenapa kamu selalu bingung dan kuatir tentang hal-hal lahiriah? Tak tahukah kamu bahwa Tuhanmu akan memberikannya kepadamu pada waktunya?

Tunggu waktu Tuhan dengan sabar dan sukacita

Jika belum tiba waktunya, jangan paksa Tuhan untuk memberikan jatahmu. Nikmati dulu apa yang ada padamu saat ini, dan terus mencari kehendak Tuhan dalam segala hal.

Hidup nggak harus ngoyo, nanti kamu tambah soro. Libatkan Tuhan selalu...kenali isi hati-Nya...tak perlu banyak gaya pun, Tuhan akan mengirimkan apa yang kamu perlu sampai berlimpah.

"Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah" (Mazmur 23:5)

Cara Orang-orang Berkeahlian Khusus Bekerja dan Mendapatkan Penghasilan

Kebanyakan orang mencari pekerjaan, bertahan demi pekerjaannya, berjuang demi gajinya...

Di dunia orang-orang 'berkeahlian khusus', pekerjaan yang mencarinya, klien-klien mereka yang bertahan menunggunya, gaji yang mengikuti geraknya.

Orang-orang 'berkeahlian khusus' ini dibayar bukan untuk 'hadir' di kantor. Mereka dibayar untuk 'menyelesaikan' pekerjaan. Mereka digaji bukan untuk 'mengikuti' aturan kantor, tapi mereka punya aturannya sendiri yang justru 'diikuti' oleh para pencari keahlian mereka.

Prinsipnya sederhana, jadilah orang yang punya kualitas dan bisa dipercaya agar kamu 'dicari' oleh orang lain, pekerjaan dan uang.

Saat kamu sudah dalam posisi 'dicari', kamu bisa menerapkan aturanmu sendiri tanpa takut hal-hal lain. Tapi ingat, untuk selalu menjaga reputasi dan kualitas hasil kerjamu agar kamu bertahan di posisi 'dicari'.

Klienku tak pernah ngoceh meski aku off kerja 10 hari dan 'minggat' ke Jepang. Mereka tetap menungguku kembali dari liburan ke Singapore selama 5 hari. Job-ku juga tetap ada meski aku menghabiskan 4 hari di atas Gunung Rinjani. Klien-klienku juga tak mau berpaling dariku meski kutinggal 15 hari traveling ke Papua dan Jakarta...etc etc...

Jalan-jalan lihat tulip ke Niigata, Jepang :)

Jika pekerjaanku terkena masalah, itu bukan dari dalam diriku. Tapi masalahnya berasal dari luar. Seperti koneksi internet yang putus nyambung karena rumahku di desa dan jaringan internetnya agak sulit...

Hidup hanya sekali. Jangan selalu mengikuti arus. Sesekali, tantanglah arus dan ciptakan duniamu sendiri! Trust me, kamu akan lebih mencintai hidupmu saat kamu mengerjakan apa yang kamu sukai.

Saturday, June 17, 2017

Relationship Goal?

Siang itu saya sedang berada di ruang antri pendaftaran SIM C di Polres Kota Ponorogo. Saya duduk di bangku deretan paling depan, dekat dengan Ruang Ujian Teori SIM. Kemudian datanglah 3 anak perempuan berpakaian seragam SMU dan duduk di deretan bangku belakang saya. Tak lama kemudian terjadilah sebuah perbincangan seru diantara ketiga anak perempuan tersebut.

Cewek 1: "Eh, pacarmu kelas berapa?"
Cewek 2: "Kelas 11 dong."
Cewek 3: "Pacarku kelas 10. Kalo kamu?"
Cewek 1: "Pacarku juga kelas 10. Kami sekelas lagi."

Jreng...saya terhenyak di kursi mendengar pergunjingan ketiga anak perempuan itu tentang pacar-pacar mereka itu. Uhuk, prihatin saya melihat kenyataan bahwa di usia mereka yang baru SMU, mereka bukannya sibuk mengejar mimpi dan membangun masa depan cerah, tapi malah sibuk dengan pacar-pacarnya seolah-olah mereka akan menikah besok!

Cara hidup ketiga anak perempuan itu memang kontras dengan prinsip saya saat SMU. Saat sekolah dulu saya punya komitmen nggak akan pacaran sebelum lulus kuliah dan punya gaji dari pekerjaan yang bisa diandalkan. Bukan berarti saya tidak pernah jatuh cinta dengan laki-laki disepanjang masa-masa sekolah saya ya. Tapi saya berprinsip bahwa pacaran itu sekali saja untuk menikah. Jadi sebelum siap menikah, ya jangan pacaran dulu.

Saat masih sekolah, goal saya adalah untuk meraih prestasi setinggi-tingginya dan mengembangkan talenta-talenta yang saya punya, bukan untuk ngegebet sana-sini demi sebuah status 'pacaran'. Menunda pacaran untuk mempersiapkan pernikahan kudus buat saya lebih menarik daripada bermain-main dengan cinta monyet.

Nah, kembali lagi ke kisah di atas...

Tak berapa lama setelah ketiga anak perempuan tadi bergunjing tentang pacar-pacar mereka, datanglah seorang anak laki-laki yang penampilannya bak artis Korea (eaakkk) ke arah kami. Dia mengambil tempat duduk persis di sebelah kiri saya (ehemm). Dan mendadak pula, pergunjingan ketiga anak perempuan di belakang saya menjadi HENINGGG! Hahaha...

Dalam hati saya bergumam, "Sukurin loe, makanya gak usah pamer pacar-pacarmu di depan publik. Kalo datang pria yang kualitasnya lebih OK lagi, nyesel deh loe pacaran. Pasti sekarang pengen jomblo lagi kan?" hihihi. Saya menoleh ke arah anak laki-laki di sebelah saya dan kami mengobrol beberapa saat (mungkin anak-anak perempuan di belakang saya jadi diem karena mereka nelen ludah kepengen!).



Pacaran Sekali untuk Menikah

Jangan bangga dengan berapa banyak mantan pacar yang kau punya. Tapi banggalah kalo kamu bisa setia kepada satu orang sampai akhir hayat. Pacaran itu bukan untuk hepi-hepian guys, tapi pacaran itu untuk kekudusan. Jadi sebelum kamu berkata "Aku cinta kepadamu", pikirkanlah dulu..."Apa aku yakin akan menikahinya?". Jika kamu belum yakin untuk menikahinya, tahan mulut dan sikapmu agar tidak melewati batas pertemanan.

Kalian bisa kok saling mengenal karakter masing-masing lewat pertemanan. Ngapain terburu-buru pacaran? Pacaran itu buang-buang waktu dan duit. Lebih baik hemat uangmu untuk sesuatu yang lebih besar, seperti mempersiapkan rumah untuk keluarga kecilmu nanti, untuk membangun usaha sendiri, jadi setelah menikah nanti kamu punya banyak waktu untuk keluarga karena sudah tak perlu ngantor lagi...etc...

Saya sendiri sampai sekarang tak pernah pacaran (serius lho!). Tapi pernah ada seorang pria yang saya izinkah khusus untuk masuk area relationship saya agak lama. Gaya kami 'berteman' tidak seperti gaya anak muda zaman sekarang yang sudah berani pegangan tangan, rangkulan, pelukan, bahkan ciuman sebelum pernikahan (ahhh...), tapi gaya 'pertemanan' kami sangat sangat elegan!

Kami lebih banyak menghabiskan waktu untuk sharing firman Tuhan, berdoa bersama tentang masalah-masalah kami, saling memberi semangat untuk mengejar mimpi masing-masing. Kalo ketemu, kami tak pernah bertemu di tempat yang tertutup berduaan. Palingan ke Starbuck, ngopi sambil ngobrol hal-hal yang membangun.

Saat pada akhirnya kami harus berpisah karena Tuhan menghendaki demikian, rasa sakit di hati saya tak sampai membuat saya terpuruk lama. Karena pada dasarnya kami ada dalam tahap 'pertemanan yang saling membangun'. Tidak sedang membuang-buang waktu untuk pacaran yang lebih banyak melibatkan hati dan pikiran.

Nah, bagaimana gaya pacaranmu? Saling membangun ato saling merusak?

Kalo kamu sudah siap dengan pernikahan, pacarannya tak perlu lama-lama. 1-2 tahun sudah cukup. Setelah itu segeralah menikah. Buat saya, pacaran itu tahap persiapan pernikahan. Disini kamu dan pacarmu sudah harus siap dengan perencanaan yang lebih serius seperti mempersiapkan rumah untuk keluarga di masa depan, pekerjaan, perencanaan keuangan yang matang, etc.

Dewasa dalam Berhubungan dengan Lawan Jenis

Saya sering geli meliat orang-orang yang suka pamer foto mesra dengan lawan jenis di Social Media. Biasanya anak-anak muda kekinian suka berfoto gaya 'Follow Me To' trus diunggah ke Instagram, Facebook, Twitter, etc dengan tagger #RelationshipGoal. Buat saya itu adalah gaya orang NDESO, jika kamu memposting foto demikian bukan dengan suami/istrimu yang sah! Yang lucu lagi, mereka yang suka pamer foto 'Follow Me To' dan tagger #RelationshipGoal di Sosmed, juga suka men-delete foto-foto mereka begitu putus ato hubungannya bermasalah. Hahaha ndeso...ndeso...ndeso...!

Ber-Social Media juga yang elegan dong beib. Kalo memang belum yakin dia akan jadi pasanganmu seumur hidup, ya gak usah unggah foto-foto 'sok mesra' di Social Media. Kalo kamu pernah pasang foto-foto dengan lawan jenis, trus kemudian men-delete-nya karena hubunganmu dengan dia bermasalah, itu adalah tanda bahwa kamu belum sepenuhnya dewasa! Orang dewasa tak akan pernah melakukan hal kekanak-kanakan seperti itu. Apalagi kalo ditambah nulis status di Facebook, Twitter ato Blog yang mengupas tuntas tentang kejelekan-kejelekan sang mantan. Hedeh cyinn, ndeso-nya jangan keterlaluan dong ah.

Orang yang sudah dewasa akan menyikapi perpisahan dengan bijaksana. Jika memang kamu terpaksa harus putus dengan pacarmu karena sesuatu hal, ubah mind set-mu, bukan melampiaskan kekesalanmu di Social Media ato di Blog. Makanya juga, berhati-hatilah sebelum mengunggah sesuatu ke Social Media ato menulis di Blog agar kamu tak perlu capek-capek men-delete-nya di kemudian hari.

Saya tidak pernah memasang foto saya bersama gebetan di Social Media dan tidak pernah menulis apapun tentang kehidupan asmara saya di Blog ato cerita ke banyak orang kalo saya punya pria special. Semua saya keep just for myself and God. Saya lebih suka menulisnya di buku diary daripada mengumbarkan ke publik. Nanti jika saya telah menikah dengan dia, saya siap membaut kalian semua iri dengan hubungan kami! Promise for that, hahaha...

Mempersiapkan Pernikahan bukan Pacaran

Hidup itu lebih penting daripada kebutuhan dan keinginan.

Enjoy your life.

Meskipun apa yang kamu butuhkan dan kamu inginkan tak semuanya terpenuhi dan kamu dapatkan dengan segera, tak berarti hidupmu lantas 'berjalan di tempat'. Teruslah bergerak dan isi hidupmu dengan segala sesuatu yang membangun dan positif. Tak perlu kuatir tentang kebutuhan dan keinginanmu. Selama kamu terus berusaha dan berdoa, semua akan terpenuhi tepat pada waktunya.

Persiapkan dirimu untuk sebuah pernikahan, bukan pacaran. Pakai masa single-mu untuk mengejar hubungan yang lebih kekal dengan Tuhanmu. Ini pondasi pertama untuk pernikahan kudus, takut akan Tuhan! Jika saat lajang kamu tidak setia baca firman Tuhan, bolong-bolong ke gereja/saat teduh dan malas melayani pekerjaan Tuhan...saya bisa jamin jika setelah menikah nanti kamu akan lebih buruk daripada itu! So, selagi masih ada banyak kesempatan, berlarilah...bangunlah hubungan yang intim lebih dulu dengan Tuhan agar jika pernikahanmu nanti terhantam badai, kamu dan pasanganmu tidak goyah karena kalian berdiri di atas Batu Yang Kokoh yang adalah Tuhan sendiri.

Hal kedua yang bisa kamu lakukan untuk mempersiapkan pernikahanmu adalah dengan mengisi masa lajangmu dengan segala sesuatu yang membangun seperti mengejar mimpi (merintis usaha sendiri, traveling, menjadi volunteer/relawan, etc) dan menjaga kekudusan. Jaga area pertemananmu, jangan sembarangan berteman dan 'sok mesra' dengan lawan jenis yang 'potensial'. Ingatlah bahwa pergaulan yang buruk merusak yang baik.

'Petualangan' akibat keputusan yang salah dan terburu-buru itu tidak seindah petualangan di alam liar atau petualangan ke negara lain. Pikir 1000 kali sebelum benar-benar terlanjur melangkah. Berhati-hati dalam segala hal selalu lebih baik...

Hal ketiga untuk mempersiapkan pernikahan adalah dengan menjadikan dirimu sendiri sebagai pribadi yang utuh dan bahagia! Pernikahan itu bukan sarana untuk membuatmu bahagia guys. Tak ada seorangpun di dunia ini yang bisa membuatmu bahagia kecuali Tuhan. Trust me, pria seganteng apapun, ato wanita secantik bidadaripun punya kelemahan yang bisa membuatmu eneg suatu hari nanti. Jangan terlalu ngarep dibahagiakan orang lain, karena dia sendiri belum tentu lagi bahagia...

Didik dirimu untuk tidak selalu bergantung pada orang lain. Selama kamu bisa melakukan sesuatu sendiri, lakukan itu dengan sukacita. Orang yang punya kualitas baik pasti akan mencari mereka yang juga punya kualitas baik. Dua orang yang pribadinya sudah utuh dan bahagia, akan siap masuk ke pernikahan kudus karena mereka tidak perlu saling menuntut lagi.

Pernikahan itu untuk saling melengkapi antara pria dan wanita. Jadilah pribadi yang excellent/bisa diandalkan dulu agar nantinya kamu bisa melengkapi kekurangan pasanganmu dan tidak cepat goyah jika keadaan berubah.

Jadikan Tuhan sebagai pusat seluruh kehidupanmu, entah itu dalam urusan percintaan, pertemanan, pekerjaan, pelayanan, etc. Saat Tuhan menjadi pusat hidupmu, Dia akan mengatur segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagimu. Kamu tak perlu terlalu sibuk mengejar status pacaran, persiapkan saja dirimu untuk pernikahan kudus agar pasanganmu di masa depan bangga memilikimu. Tak perlu ribut juga mencari Relationship Goal. Karena sejatinya, Relationship Goal is talk about God dan holiness, it's not for happy but for holy...Remember that, God and Holiness.