Tuesday, December 10, 2019

Garden View, Penginapan & Kos Murah di Kota Jember Setara Hotel Berbintang

Seiring dengan semakin populernya Jember Fashion Carnaval yang dihelat setiap tahun sekali, Kota Suwar-suwir juga semakin moncer dari hari ke hari. Selain perhelatan seni dan budaya yang diburu para turis baik dalam maupun luar negeri, keindahan alam kota ini juga semakin ramai didatangi pengunjung. Sebut saja Pantai Papuma, Pantai Watu Ulo, Teluk Cinta, Bukit Samboja, dll...geliat pariwisata Jember layak diperhitungkan lho.

Agak sedikit berbeda dengan kota-kota lain di Jawa, harga penginapan di Jember *menurut saya* agak sedikit lebih mahal *untuk kantong backpacker haha*. Tak sedikit pula penginapan yang memasang label syariah sehingga agak menyulitkan backpacker memilih kamar yang sesuai dengan isi kantong.




Saya menemukan Penginapan Garden View ini di Instagram setelah saya tak menemukan penginapan yang cocok untuk saya dan teman-teman di Agoda dan Booking dot com. Lokasinya tak jauh dari pusat kota dan berkonsep unik. Penginapan ini merupakan satu kawasan perumahan dengan one gate system dan security guard. Pengunjung bisa menyewa kamar harian (seperti hotel) ataupun sewa berkala seperti sistem kos/kontrak satu tahun (atau lebih).

Ada beberapa tipe room yang ditawarkan disini dengan kisaran harga mulai dari 200 rb semalam. Bangunan penginapan berlantai 2. Lantai dasar untuk kamar tipe King bed, sedangkan lantai 2 untuk kamar Twin bed. Fasilitas penginapan cukup lumayan. Ruangannya ber-AC, dilengkapi dengan TV, air mineral + handuk saat ceck in, free Wi-Fi, kamar mandi dalam lengkap dengan water heater, body soap dan shampoo.

Oh ya, penginapan ini termasuk non syariah.

Monday, December 09, 2019

Itinerary Yogyakarta 2 Days 1 Night

Yogyakarta! Siapa yang belum pernah mengunjungi kota ini? Ah, sepertinya hampir seluruh WNI pasti sudah pernah ke Yogyakarta ya...

Saya sudah beberapa kali ke Yogyakarta. Pertama kali menginjakkan kaki di kota ini saat saya masih SMP dalam rangka study tour. Destinasi yang dikunjungi yang paling saya ingat waktu itu adalah Benteng Vredeburg *karena pulangnya disuruh guru bikin makalah laporan study tour makanya paling inget haha.

Nah, beberapa bulan lalu saya kembali ke Yogyakarta sebagai solo backpacker. Hoho kota ini selalu ngangenin...




Tapi berbeda dengan saat saya masih berseragam abu-abu, kali ini saya menyasar destinasi-destinasi baru yang lagi hits di Yogyakarta. Saya menggunakan kereta api menuju kota ini dan menyewa sepeda motor untuk berkeliling ke tempat-tempat yang saya inginkan. Berikut ini adalah itinerary saya selama 2 days 1 night di Yogyakarta. Mungkin bisa menjadi inspirasi kalian yang ingin menghabiskan weekend (Sabtu Minggu) di Kota Gudeg.

Day 1:
- Pantai Timang
- Menikmati sunset di Bukit Bintang
- Malioboro

Day 2:
- Berburu sunrise di Kebun Buah Mangunan
- Borobudur
- Gereja Ayam

Saturday, December 07, 2019

Yellow Hostel Banyuwangi -- Hotel Transit for Mount Ijen

Buat kalian yang sedang berencana untuk backpack-an ke Banyuwangi dan menyasar Gunung Ijen sebagai salah satu destinasi wisata yang ingin dikunjungi, mungkin hostel ini bisa menjadi pertimbangan untuk penginapan.

Lokasi Yellow Hostel tak jauh dari Stasiun Karangasem, sekitar 15 menit jalan kaki. Stasiun Karangasem merupakan stasiun kereta api terdekat ke Gunung Ijen. So, banyak turis lokal dan manca negara yang berhenti disini sebelum melanjutkan perjalanan ke Gunung Ijen.




Harga sewa per malam untuk private single room hanya sekitar 70 ribu. Kamar dilengkapi dengan fan dan juga kamar mandi dalam. Ada free Wi-Fi dan juga refill water nih guys...jadi bisa menghemat pengluaran air mineral juga hehe. Kalo kalian mau sewa bed di dormitory juga bisa, harga per malamnya hanya 40 ribuan. Murah bingittt kan...

Oh ya, hostel ini punya tempat parkir yang luas. Mereka juga punya paket tour ke Ijen dengan harga terjangkau (tanya saja ke resepsionisnya) *Kalo saya pribadi, saya hanya menginap saja di hostel ini kemudian motoran dari hostel ke Gunung Ijen (sekitar 1,5 jam dari hostel ke Pos Paltuding Gunung Ijen). Di dekat hostel juga banyak warung-warung yang berjualan makanan khas Banyuwangi seperti Rujak Soto, Tahu Walik, Rawon Pecel dll.

Thursday, December 05, 2019

Desa Bahasa Borobudur & Homestay Halal Magelang

Saya tak sengaja menemukan tempat ini. Namanya Desa Bahasa Borobudur. Saya menemukannya saat mencari penginapan murah di sekitar Candi Borobudur Magelang.

Desa Bahasa Borobudur adalah tempat wisata baru di Borobudur dengan konsep wisata edukasi. Selain tempat kursus bahasa Inggris, Desa Bahasa juga punya spot-spot instagramable seperti: Taman Kelinci, Angklung, Rumah Hobit dll.




Di satu area dengan Desa Bahasa Borobudur ini, ada Homestay Halal. Nah, di tempat inilah saya menginap selama 2 malam. Desa Bahasa Borobudur & Homestay Halal berjarak sekitar 5 km dari Candi Borobudur (sekitar 15 menit dengan kendaraan pribadi). Lokasinya dikelilingi perbukitan dengan pohon-pohon yang rindang dan udara yang sejuk. Benar-benar tempat yang tepat untuk beristirahat dan liburan.

Ada beberapa tipe kamar yang bisa dipilih pengunjung, mulai dari Deluxe Room, Family Room sampai Dormitory Room. Karena saya ke Magelang sebagai solo backpacker, maka saya memilih Dormitory Room sebagai tempat beristirahat. Harga per malam hanya sekitar 100 ribu/bed (saya book lewat Booking dot com) termasuk free breakfast (rasa masakannya enak banget deh...prasmanan pula alias bisa ambil sesuka hati hehe).

Bonus lain menginap di Homestay Halal ini adalah kamu bisa ikut menikmati Pertunjukan Angklung gratis setiap hari setiap jam 15.00. Hohoho seru kan?

Tuesday, December 03, 2019

Homy Backpackers Homestay Yogyakarta

Yogyakarta merupakan salah satu kota wisata di Indonesia yang tak pernah sepi dikunjungi para turis, baik dari lokal maupun manca negara. Pesona budaya dan alam Yogyakarta memang bisa membius siapa saja untuk selalu kembali ke kota ini. Ditambah lagi keramahan penduduk setempat dan berbagai kuliner lezat siap memanjakan lidah.

Untuk urusan penginapan, tak perlu kuatir! Banyak homestay terjangkau yang bisa dipilih sebagai tempat menginap selama di Yogyakarta.




Saya menginap di Homy Backpackers Homestay saat saya melakukan solo trip ke kota ini. Letak homestay ini cukup strategis menurut saya, dekat dengan Stasiun Tugu Yogyakarta dan Malioboro. Harga per malam untuk Single Fan Room-pun sangat terjangkau, hanya sekitar 60 ribu/malam (saya book lewat Agoda).

Fasilitas homestay cukup lumayan juga. Ada free Wi-Fi all room, free body soap and shampoo, room saya dilengkapi kipas angin dan selimut, ada dapurnya juga dan...ini nih yang bikin saya betah menginap disini...seluruh ruangannya sangat artistik.

Saturday, November 30, 2019

SO! Boutique Hostel -- RedDoorz Hostel near Malang Train Station 2

Salah satu ciri backpacker adalah mereka suka mencari penginapan murah (tapi ya ga 'murahan' bangetlah...) yang dekat dengan moda transportasi utama di kota yang mereka singgahi. Bukan karena backpacker ga punya duit buat nginep di hotel berbintang sih, tapi lebih dikarenakan para backpacker punya tujuan yang luasss banget, so mereka perlu menghemat duit buat melanglang-buana ke kota-kota bahkan negara-negara lain. Jadi, kenyamanan tidur di kasur nan empuk dengan wangi aroma terapi kadang tak pernah masuk di list seorang backpacker. Yang penting punya tempat buat tidur aja udah bikin mereka hepi hehe. Lagian ya, backpacker pasti ga akan betah 'menikmati' hotel saat traveling. Biasanya mereka ngluyur dari pagi sampai malam tanpa kakinya pegel! Karenanya, Guesthouse atau Hostel menjadi pilihan cerdas bagi para backpacker.




Ada banyak Guesthouse and Hostel untuk backpacker di Kota Malang. Salah satunya ini nih, SO! Boutique Hostel. Hostel ini termasuk kedalam jaringan RedDoorz, layanan penyedia penginapan murah dengan fasilitas yang ga murahan.

Saya menginap di hostel ini setelah memesannya melalui Agoda. Harga per malam untuk tipe dormitory hanya sekitar 79 ribu. Harga segitu sudah termasuk handuk dan toiletries lho guys (sikat dan pasta gigi). Body soap dan shampoo tersedia di semua shower room. Free Wi-Fi all room. Juga, personal locker untuk menyimpan barang-barang berharga kita.

Lokasinya dekat dengan Stasiun Malang Kota Baru. Hanya sekitar 15 menit jalan kaki. Itulah alasan utama kenapa saya memilih hostel ini. Bangunan hostel terbilang masih baru. Ruangannya juga bersih dan bed-nya cukup lega. Pria dan Wanita dipisah, jadi ga perlu kuatir hoho. Oh ya, SO! Boutique Hostel ini menempati lantai 2. Lantai dasarnya dipakai oleh Fugu Vosco Coffee. Wah, bisa nginep murah sambil ngopi nih!

Friday, November 29, 2019

Free Shower Room in Taoyuan International Airport Taiwan

Bagi seorang backpacker, berhemat pengeluaran selama nge-trip itu wajib hukumnya! Yekan?

Buat kalian yang punya planning backpack-an ke Taiwan dan mendarat di Taoyuan International Airport, kalian bisa memanfaatkan free shower room di bandara ini untuk mandi dan dandan setelah penerbangan dan sebelum nge-trip tentunya.

Meskipun gratis, shower room di Bandara Taoyuan sangat nyaman dan lengkap. Dilengkapi dengan hot and cold water, free body soap and shampoo, space untuk meletakkan barang-barang kita, hair dryer, charging station dan cermin.




Lantainya bersih dan wangi. Ada petugas yang membersihkan ruangan setelah ada pengunjung yang memakai fasilitasnya.

Lokasi free shower room berada setelah pemeriksaan imigrasi. Untuk info lengkapnya, kunjungi: https://www.taoyuan-airport.com/english/store3_detail/Shower

Happy traveling in Taiwan...

Sunday, November 24, 2019

Itinerary Taiwan 10 Days --- Autumn

Halo teman-teman backpacker...

Saya baru kembali dari perjalanan solo saya ke Taiwan beberapa hari lalu. Saya mendapatkan visa ROC (Taiwan) 'free biaya' dengan memanfaatkan visa waiver Jepang yg saya punya (saya sudah 2 kali ke Jepang sebelumnya).


Nah, disini saya ingin berbagi itinerary selama 10 hari perjalanan solo saya di Taiwan (efektif 9 hari di Taiwan). Berangkatnya saya transit 11 jam di Singapore, jadi di itinerary ini juga merekam jejak-jejak saya disana.

Day 1: Singapore
1. Little India
2. Jewel

Day 2: Taipei
1. Qingtiangang Grassland
2. Ximending

Day 3: Taroko Gorge National Park
1. Qixingtan Beach
2. Swallow Grotto Yanzikou Trail
3. Zhuilu Suspension Bridge
4. Changchun (Eternal Spring) Shrine

Day 4: Taipei
1. Yehliu Geopark
2. Yin Yang Sea
3. Golden Waterfall
4. Jiufen Old Street
5. Shifen Waterfall
6. Shifen Old Street

Day 5: Taipei
1. Huashan 1914 Creative Park
2. Chiang Kai-Shek Memorial Hall
3. Presidential Office Building
4. Ximen Walker

Day 6: Taipei
1. Xiangshan (Elephant Mountain)
2. Lengshuikeng

Day 7: Chiayi
1. Fenchihu
2. Alishan Forest Recreation Area

Day 8: Taichung
(Karena bertemu dng Hari Minggu, saya sempatkan beribadah di IFGF Taichung. Gereja ini punya jam ibadah berbahasa Indonesia jam 14.00 siang. Lokasinya dekat dng Feng Chia University dan Feng Chia Night Market)
1. Feng Chia Night Market

Day 9: Taichung
1. Qingjing Farm

Day 10: Taichung
1. Rainbow Village
- Back to Indonesia...