Wednesday, March 29, 2017

Jalan-jalan Ke Kampung Warna-warni Jodipan Malang, Wisata Murah Meriah tapi Seruuu...

Kampung Warna-warni Jodipan (KWJ) Malang ini letaknya nggak jauh dari pusat kota. Jika dari Alun-alun Malang, bisa ditempuh dengan 11 menit berjalan kaki atau dengan becak (ongkos hanya Rp. 10.000). Banyak angkot menuju tempat ini. Diantaranya angkot AMG yang langsung menghubungkan kampung ini dengan Terminal Arjosari. Jadi untuk berwisata ke Kampung Jodipan tergolong sangat mudah.

Tiket masuk sebesar Rp. 2.000 saja. Nah, diseberang Kampung Jodipan ini ada kampung warna-warni juga bernama Kampung Tri Di. Selesai meng-explore Kampung Jodipan, bisalah sekalian berkunjung ke Kampung Tri Di yang ada diseberang sungai (tiket masuknya juga murah kok, sekitar Rp. 5.000).

Tempat wisata yang juga seru untuk dikunjungi disekitar Kampung Jodipan ini adalah Alun-alun Malang. Di sekitar Alun-alun Malang banyak terdapat bangunan-bangunan lama peninggalan zaman Belanda (termasuk cagar budaya). Diantaranya GPIB Immanuel, Gereja Katolik Kayu Tangan, Toko Oen (bisa sekalian wisata kuliner disini gan!)...ada juga Masjid Jami (adanya 3 tempat ibadah yang berbeda di satu kawasan ini menunjukkan bahwa toleransi umat beragama disini terjaga baik).

Happy traveling!


Tuesday, March 28, 2017

Menyusuri Sungai Maron...'Amazon'-nya Indonesia di Pacitan

Ada rencana ke Pacitan? Kalo iya, berarti kamu wajib nyoba petualangan seru yang satu ini! Menyusuri Sungai Maron pake perahu. Biayanya Rp. 100.000 muat untuk 5 orang. Sungai Maron letaknya di Pantai Ngiroboyo. Jadi sekali tepuk, bisa dapet 2 lokasi tempat wisata sekaligus gitu gan, Sungai Maron plus Pantai Ngiroboyo.

Alamat: Desa Sambi, Kec. Donorejo, Kab. Pacitan

Nggak seperti pantai-pantai di Pacitan pada umumnya, Pantai Ngiroboyo itu pasirnya berwarna hitam. Seruu deh menyusuri pantai ini plus Sungai Maron-nya. Berasa lagi di Sungai Amazon gitu wkwkwk *Amazon kayak apa aja gw belum pernah nyoba cing. Btw, dijamin seru kok bertualang disini...

Oh ya, Pantai Ngiroboyo juga sejalur dengan Pantai Klayar, Pantai Banyu Tibo, etc. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi, karena transportasi umum di Pacitan kurang memadai. Pakai motor aja kalo bisa, biar cepat explore Pacitan-nya.


Monday, March 27, 2017

Menikmati Sunrise ala 'Negeri di Atas Awan' di Puncak Joglo & Watu Cenik (Bukit Gantole) Wonogiri

Wonogiri menyimpan potensi wisata yang tak kalah indah dengan kota-kota lainnya. Puncak Joglo ato lebih dikenal dengan Landasan Gantole 2, merupakan tempat yang seru untuk menikmati sunrise ala 'Negeri diatas awan'.

Nama tempat wisata:
1. Landasan Gantole 2 (Puncak Joglo)
2. Landasan Gantole 1 (Watu Cenik)

Alamat: Desa Sendang, Kec. Wonogiri, Kab. Wonogiri

Disarankan untuk memakai kendaraan pribadi untuk mencapai lokasi Puncak Joglo karena transportasi umum kurang memadai. Di Puncak Joglo, pengunjung bisa melihat Waduk Gajah Mungkur dari atas dan juga jajaran bukit-bukit hijau yang mengelilingi tempat ini.

Dari Puncak Joglo, pengunjung bisa turun ke Watu Cenik (Landasan Gantole 1). Watu Cenik ini merupakan spot selfi favorite-nya kawula muda di Wonogiri. Ada sebuah batu besar yang bisa dipakai untuk berfoto ria dan menghadap ke Waduk Gajah Mungkur langsung.

Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir saja, baik di Puncak Joglo dan Watu Cenik.


Saturday, March 25, 2017

Bertualang di Pantai Sembukan Wonogiri, Pantai dengan Bukit-bukit Indah dan Pasir Putih

Jika ke Wonogiri, jangan lupa berkunjung ke Pantai Sembukan. Pantai ini unik dan istimewa karena dikelilingi bukit-bukit yang indah.

Pantainya sendiri mempunyai pasir yang putih dan lembut. Ada sebuah bukit yang bisa didaki dan dari puncak bukit itu, pengunjung bisa melihat gugusan bukit-bukit indah disekiling pantai. Siapkan stamina yang prima, karena jalur trekking ke puncak bukit lumayan membutuhkan tenaga (tapi jalur trekkingnya sudah bagus kok).

Nama tempat wisata: Pantai Sembukan
Alamat: Kec. Paranggupito, Kab. Wonogiri
HTM: Rp. 5.000/orang

Disarankan untuk memakai kendaraan pribadi karena transportasi umum menuju lokasi kurang memadai.

Oh ya, jangan lupa menjaga kebersihan. Jika perlu, sediakan waktu untuk mengumpulkan sampah-sampah plastik yang ditinggalkan para pengunjung tak bertanggung-jawab dan membuangnya ke tempat sampah.


Wednesday, February 08, 2017

Menjadi Lajang yang Produktif

Banyak orang memandang lajang/single sebagai status yang kurang menyenangkan. Tapi tidak buat saya!

Buat saya, lajang itu benar-benar sebuah anugerah. Saya memiliki banyak waktu dan kesempatan yang luas untuk melakukan banyak hal; mengejar mimpi, melayani pekerjaan Tuhan, traveling dan banyak hal lain lagi yang tidak akan pernah dimiliki oleh mereka yang telah menikah.

Apa itu sedih? Aku sudah lama lupa!

Saya tidak mau ambil pusing dengan mereka yang tidak sependapat dengan saya. Biarpun orang lain menganggap bahwa lajang itu tanda tak laku atau bahkan sebuah kutukan...tapi buat saya masa lajang itu menyenangkan, tak kalah indah dengan menikah.

Saya tetap punya keinginan untuk menikah suatu hari nanti, tapi keinginan itu tidaklah sampai mengekang saya sehingga mengganggu kehidupan dan membuat saya menjadi wanita yang gemar berburu pria hohoho. Saya menjalani kehidupan lajang saya dengan gembira, menyerahkan proses persiapan pernikahan saya secara utuh ke tangan Tuhan dan mengisi hidup lajang saya dengan banyak hal yang membangun.

1. Waktu yang tanpa batas untuk melayani pekerjaan Tuhan dan sesama

Pernah lihat nggak, orang-orang yang tak lagi aktif melayani pekerjaan Tuhan setelah mereka menikah? Yah, setelah menikah hidup kita pasti akan berubah. Kita tidak bisa lagi hanya memikirkan diri sendiri saja tapi juga harus memikirkan pasangan kita, anak-anak, keluarga dari pasangan dan keluarga kita sendiri. Sulit bagi mereka yang telah menikah untuk fokus kepada pekerjaan Tuhan karena memang fokus mereka sudah harus berubah dari diri sendiri kepada keluarga.

Karena alasan inilah, saya getol melayani pekerjaan Tuhan di saat saya masih lajang. Saya sedang mendidik dan mempersiapkan diri saya agar saya tetap bisa melayani pekerjaan Tuhan setelah menikah nanti dan sekaranglah waktu yang tepat untuk membentuk karakter itu.

Pelayanan tak harus di atas mimbar saja, tapi juga bisa dilakukan diluar tembok gereja. Saya akan ceritakan beberapa pelayanan yang saya lakukan diluar tembok gereja sebagai berikut *Ini adalah contoh saja, bukan sebagai ajang pamer atau cara agar saya mendapatkan banyak pujian orang. Pliss, jauhkanlah anggapan negatif itu dari saya!

Saya adalah salah satu mitra sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang penginjilan di dunia digital

Saya adalah salah satu supporter sebuah komunitas yang bergerak di bidang kampanye penyelamatan lingkungan hidup

Saya menyumbangkan sejumlah uang secara sukarela setiap bulan untuk mendukung pelayanan-pelayanan diatas. Selain itu, saya juga pernah menjadi donatur dan penyalur buku-buku cerita untuk anak-anak Sekolah Dasar di Misool dan Raja Ampat, Papua dan menjadi donatur untuk program pemuridan yang diselenggarakan PMK eks kampus saya. Semua saya lakukan hanya untuk kemuliaan Tuhan, bukan untuk gagah-gagahan atau pamer.

Buku-buku cerita untuk SD Harapan Jaya Misool, Papua

Anak-anak di SD Harapan Jaya Misool, Papua

Team Jelajah Indonesia di SD Harapan Jaya Misool, Papua

Bagi-bagi buku tulis dan alat-alat tulis di Desa Arborek, Raja Ampat, Papua

Anak-anak di Desa Arborek, Raja Ampat, Papua

Team Jelajah Indonesia di Desa Arborek, Raja Ampat, Papua

Anak-anak di Desa Yenbuba, Raja Ampat, Papua

Saat lajang, semua kendali uang ada di tangan saya. Jadi saya tidak perlu mikir panjang untuk menyerahkan sejumlah uang (besar) untuk sebuah pelayanan. Coba jika saya sudah menikah nanti, mungkin saya akan mikir dua kali jika terlalu banyak mengeluarkan uang untuk pelayanan sementara keluarga saya sendiri sedang membutuhkannya (mungkin ntar anaknya nangis perlu dibelikan susu formula hihihi).

Selain menggunakan uang dan tenaga untuk melayani pekerjaan Tuhan, saya juga menggunakan talenta-talenta saya untuk melayani sesama. Blog ini saya tulis berdasarkan talenta menulis yang diberikan Tuhan kepada saya. Saya juga membuat sebuah Fans Page di Facebook dan Channel di Youtube yang isinya adalah video ide-ide wirausaha yang bisa menginspirasi siapa saja yang sedang bermimpi menjadi pengusaha. Nah, ayo...selagi lajang, manfaatkan uang, tenaga dan talenta-talentamu untuk lebih giat lagi melayani Tuhan dan sesama!

2. Waktu yang berkualitas untuk orang tua, keluarga dan teman-teman

Saat ini saya tinggal di rumah bersama kedua orang tua. Saya bersyukur bahwa saya mempunyai waktu lebih banyak untuk mereka, untuk keluarga saya yang lain dan teman-teman. Mereka yang telah menikah, waktunya akan tersita untuk pasangan dan anak-anaknya. Sulit bagi mereka yang telah menikah untuk sekedar berkunjung ke rumah orang tuanya (bagi yang tinggal di luar kota dan jauh dari orang tua), berkunjung ke rumah saudara-saudaranya yang lain atau hang out bersama teman-temannya.

Saya tak mau kehilangan waktu-waktu yang berharga ini untuk hal-hal yang sia-sia dan kurang bermanfaat. Makanya saya pergunakan waktu lajang saya untuk lebih banyak bersama kedua orang tua, keluarga dan teman-teman. Mungkin nanti jika saya telah menikah, saya akan kekurangan waktu untuk mereka juga...

Bersama teman dekat saya sejak SMP, Elizabeth - Gili Labak, Sumenep

Teman-teman pendaki wanita saya yang lucu-lucu hihihi, Luluk, Titis, Elizabeth - Kawah Ijen, Banyuwangi

Keluarga saya...the adventure family hahaha - Museum Angkut, Batu

Saudara-saudara sepupu saya yang juga suka nge-trip - Puncak Joglo, Wonogiri

This is Ita. Dia ini adik kelas saya waktu kuliah dulu. Karena kita sama-sama suka petualangan, jadilah kita ngetrip bersama hehehe - Kali Biru, Jogjakarta

Saudara-saudara pepupu saya juga. Kali ini kami bertualang di Pacitan

She is Maria. Teman sepelayanan saya di PMK ITS dulu - Tunjungan Plaza, Surabaya

Mbak Firdha and Daniel. Teman-teman sepelayanan juga di PMK ITS dulu - Kota Lama, Semarang

Teman-teman pendaki saya yang kece-kece! Fadil, Oki, Bang Tumpak, Olivia, Yosua dan Fajar. Setelah pendakian Gunung Rinjani - Pintu Senaru Gunung Rinjani, Lombok

My best friend, Ika! Saya mengenal dia dari jawaban.com. Dia juga ikut menyumbangkan dana untuk membeli buku-buku cerita yang saya bawa ke SD Harapan Jaya - Misool, Raja Ampat, Papua. Kami tak hanya berteman, tapi kami juga melayani bersama dan saling menguatkan satu sama lain :) - TBRS, Semarang

My best travelmate, Megumi. Saya mengenalnya pertama kali saat ber-solo traveling ke Tokyo kemudian kami bertemu lagi saat saya ber-solo traveling lagi ke Hokkaido, setahun setelah ke Tokyo dan sekitarnya - Sapporo Factory Outlet, Japan

Teman-teman baru yang saya kenal saat di Hokkaido. Jieun dari Korea Selatan, Takeshi dan Yuki dari Jepang - Sapporo, Japan

3. Waktu yang luas untuk mewujudkan mimpi

Saya adalah gadis pemimpi! Hahaha itulah saya. Saya punya banyak sekali mimpi. Ada beberapa mimpi saya yang sudah terwujud dan ada mimpi-mimpi lain yang masih saya kejar. Mimpi-mimpi saya yang telah terwujud diantaranya adalah keinginan saya untuk bekerja di rumah dan traveling ke luar negeri.

Mewujudkan mimpi itu perlu perjuangan dan masa lajang adalah saat yang tepat untuk berjuang mewujudkan mimpi-mimpimu. Saat kuliah dulu, saat teman-teman wanita saya sibuk pacaran dan mencari pria-pria berprospek, saya sibuk mencari peluang agar saya bisa masuk ke dunia wirausaha. Teman-teman wanita saya itu akhirnya memang menikah lebih dulu daripada saya, dan saya juga berhasil menjadi seorang onlinepreneur...tapi, sekarang mereka sedang bingung mencoba masuk ke dunia wirausaha dengan status mereka sebagai ibu rumah tangga dengan beberapa anak dan saya sudah tegak berdiri di kedua kaki saya tanpa harus memikirkan penghasilan lagi karena pekerjaan saya sudah dalam tahap settle.

Guys, lebih sulit bagimu untuk mewujudkan mimpi setelah menikah daripada saat kamu masih lajang. Trust me, bebannya beda. Seorang lajang ibaratnya berani 'mati' kapan saja. Lha kalo udah punya pasangan dan anak-anak, ya mikirlah kalo mau 'mati' kapan saja sedangkan tanggung jawab mereka masih banyak. Pakai waktu lajangmu untuk mewujudkan mimpi-mimpimu dulu, jangan terburu-buru cari pacar atau menikah apalagi kalo usiamu sekarang baru SMP/SMU. Huh, masih jauh dari jangkauan bung!!

Ini lho kantor saya! Saya tak perlu bangunan megah, cuma perlu laptop tua ini buat nambang dollar setiap hari dari rumah. Hujan nggak kehujanan, panas nggak kepanasan, nggak pernah kenal macet ato polusi udara juga...

4. Waktu yang bebas untuk ber-traveling ria dan bertualang

Sejak remaja, saya bermimpi untuk menginjak Negeri Sakura. Dan itulah yang terjadi. Saya telah dua kali ke Jepang, di Musim Semi dan di Musim Gugur. Sekali ke Singapura dan dua kali ke Malaysia.

Saya tinggal di kota Ponorogo. Sebuah kota kecil yang tak punya stasiun kereta api/bandara. Setiap kali saya traveling ke luar negeri (atau ke dalam negeri yang perlu transportasi pesawat), saya harus menempuh perjalanan dengan bus ekonomi dari Ponorogo dulu menuju Surabaya, baru saya bisa terbang. Kebayang kan perjuangan saya? hihihi.

Saya juga hobi bertualang. Saya suka mendaki gunung, snorkeling, rafting, paralayang, camping dan segala sesuatu yang memacu adrenalin. And I did it all! Saya juga suka melakukan solo traveling alias bepergian seorang diri. Saya ke Jepang, Singapura dan Malaysia tanpa seorang teman, saya melakukan perjalanan saya sendirian. Wow, kesempatan untuk traveling dan bertualang bagi para lajang itu terbuka sangat lebar, beda dengan mereka yang sudah menikah. So, don't be sad if you're still single now. Ambil tasmu, berkemas dan jelajahilah negeri dan dunia ini. Segala sesuatu yang kamu takutkan tidak akan terwujud ketika kamu berani untuk menghadapinya.

Batu Caves - Kuala Lumpur, Malaysia

Gin Ga No Taki - Sounkyo, Hokkaido, Japan

Pasir Timbul - Raja Ampat, Papua, Indonesia

Snorkeling time :) - Raja Ampat, Papua, Indonesia

5. Waktu yang tepat untuk memulai keintiman dengan Tuhan

Orang-orang yang aktif melayani di atas mimbar belum tentu punya hubungan yang intim dengan Tuhan lho. Seseorang yang hafal ayat-ayat Alkitab pun juga belum tentu dikenal oleh Dia. Ada banyak Kristen KTP di dunia ini, ngakunya sih pengikut Yesus tapi sikap dan perbuatannya sama sekali tidak mencerminkan karakter Kristus.

Lajang adalah saat yang tepat untuk kamu mengenal Tuhanmu dengan intim. Kamu masih punya banyak waktu untuk membaca firman-Nya setiap hari, ber-Saat Teduh tanpa gangguan suara tangisan bayi, berdoa tanpa beban pikiran anakmu nanti makan apa, etc. This is your best time to get closer with your Heavenly Daddy. Jangan sia-siakan waktumu hanya untuk mengejar status in relationship and married, tapi kejar dulu hadirat Tuhan dan dapatkan perkenanan-Nya. Saat kamu telah mendapatkan Tuhan, kamu akan siap beralih dari status lajang ke status pernikahan tanpa bayang-bayang kegagalan suatu hari nanti.

Tak ada manusia yang bisa memenuhi kamu, hanya Tuhanlah yang bisa mengisi kekosongan jiwamu dan memberimu kedamaian sejati. Pernikahan dan pasanganmu nanti bukanlah alat untuk mencapai kebahagiaan dan membuatmu utuh. Kebahagiaan dan keutuhan pribadimu hanya bisa kamu peroleh didalam Tuhan saja. Jadi jangan salah tangkap!

Tuhan itu baik banget. Dia sangat sangat sayang dan cinta sampai tergila-gila denganmu. Dia tidak akan pernah sanggup menyakitimu. Sudahkah kamu sampai pada level pengertian yang seperti ini tentang Yesus? Jika kamu masih sering tidak puas dengan keadaan lajangmu dan sering mengeluh kesepian dengan status jomblo akutmu itu, berarti kamu belum sampai pada level yang intim dengan Dia.

Gali lagi lebih dalam sampai kamu benar-benar mendapatkan Dia, sampai kamu rasanya udah nggak butuh yang lain lagi selain Yesus! Tidak berarti bahwa kamu harus melupakan keinginanmu tentang pernikahan setelah itu, tapi inilah fokus yang benar tentang pernikahan kudus. Tuhan haruslah tetap menjadi yang pertama dan yang terutama dalam hidupmu, bukan pasanganmu atau status pernikahanmu. Mereka yang telah menikahpun juga harus punya fokus yang seperti ini, menempatkan Yesus sebagai yang pertama dan yang terutama dalam hidupnya bukan pasangan dan anak-anaknya.

Jika kamu tak bisa mencintai Alkitab saat lajang, kamu tak akan pernah bisa mencintainya saat sudah menikah kelak

Rangkul masa lajangmu sebagai anugerah, isi dengan hal-hal yang membangun iman dan jangan biarkan kegalauan menguasai kehidupanmu. Kamu tetap ciptaan Tuhan yang sempurna dan istimewa meski kamu masih lajang ditengah-tengah orang-orang yang sudah punya gandengan. Tak usah iri kepada mereka yang telah menikah. Merekalah yang seharusnya iri kepadamu karena kamu masih punya banyak waktu untuk melayani pekerjaan Tuhan dan bebas mengejar mimpi-mimpimu sementara mereka harus sibuk dengan tanggung jawab ini dan itu.

Masa lajangmu mungkin hanya sementara waktu, jangan biarkan itu berlalu dengan sia-sia. Kehidupan tidak dimulai setelah kamu mengenakan cincin pernikahan, tapi sekarangpun kamu sudah mempunyai kehidupan itu (meski kamu masih lajang/single/jomblo). Hanya mereka yang tidak utuh dan tidak sempurna didalam Kristus yang mengejar status pernikahan sebagai 'hak' yang harus mereka miliki. Menikah bukanlah perintah Tuhan. Kamu tidak akan berdosa jika kamu tidak menikah. Menikah itu juga sebuah anugerah, bonus kehidupan, tapi bukan inti dari kehidupannya. Hanya Yesuslah inti dari kehidupan yang harus kamu kejar selama kamu hidup bukan sekedar mengejar 'status'.

Lebih baik persiapkan dirimu sebaik-baiknya untuk membangun karakter yang tangguh dulu agar setelah kamu menikah nanti kamu tidak ingin kembali menjadi lajang lagi. Be the right single and be productive people!

Wednesday, January 25, 2017

Jangan Ngaku Cinta Tuhan Kalo Nggak Nglakuin Ini

Cinta bisa menggerakkan seseorang untuk melakukan apa saja demi yang dicintainya. Mulai dari nglakuin hal-hal yang bodoh, gila sampai mengorbankan nyawa juga kalo perlu (eits!). Pokoknya kalo udah 'I lop yu pull', tahi kuda rasa coklat katanya (hahaha).

God is love

Berapa lama kamu jadi orang Kristen? Sejak lahir? Wow, that's good! Sekarang pertanyaannya, kamu cinta Tuhan nggak?

Cinta kepada Tuhan itu juga sama kayak orang pacaran. Butuh pdkt, perlu nge-date, harus saling mendengar dan terbuka satu sama lain, ada komitmen, juga perlu pembuktian!

Iyess, jangan ngaku kamu cinta Tuhan setengah hidup kalo kamu nggak nglakuin hal-hal ini...

1. Baca Alkitab

Berapa banyak buku yang udah kamu baca sepanjang hidupmu? Jenis buku apa saja yang menarik minatmu? Buku-buku pengembangan diri kontemporer-kah? Buku-buku bisnis? Novel-novel romantis? Atau...hanya sebatas buku-buku sekolah/kuliah? (bah, pemalas kau!).

Saya sudah pernah sekali tamat membaca Alkitab dari Kejadian - Wahyu selama setahun. Tahun ini, saya berencana untuk menamatkan Alkitab saya untuk kedua kalinya. Tapi sekarang saya mempercepat waktunya, bukan setahun tapi hanya 6 bulan!

Mazmur 119:97, Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.


2. Sa-Te

Sa-Te disini bukan sate ayam ato sate kambing ya, tapi Sa-Te ini adalah singkatan dari Saat Teduh...waktu untuk berdua saja dengan Tuhan, nge-date sama Dia gitu deh...

Waktu Sa-Te saya ada dua, pagi hari (setelah bangun tidur) dan malam hari (sebelum tidur). Kadang kalo ada waktu di siang hari, saya juga mengambil waktu untuk Sa-Te kemudian dilanjutkan dengan acara bobok cantik (hehehe).

Sa-Te itu isinya nggak cuma doa minta ini itu doang ke Tuhan, tapi mengizinkan Tuhan bicara juga. Dengar-dengaran dengan Tuhan butuh disiplin dan latihan. Semakin banyak waktu yang kamu habiskan berdua dengan-Nya, kamu akan semakin peka dengan suara-Nya. Plus-nya lagi, hidupmu akan semakin efektif! Karena kamu nggak perlu nglakuin hal-hal yang tak perlu kamu lakukan.

Mazmur 143:8, Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku.


3. Beribadah

Gimana bisa bilang cinta Tuhan tapi ibadahnya bolong-bolong? Nggak mungkinlah. Saya punya komitmen khusus untuk selalu mencari Tuhan pertama kali di setiap tempat yang saya pijak. Meskipun kadang saya kurang suka dengan cara si pengkotbah menyampaikan kotbahnya, saya akan tetap beribadah ke gereja sebagai rasa syukur dan ungkapan cinta saya kepada Tuhan. Tidak bisa hadir ibadah Minggu sekali saja rasanya nggak rela! Jika saya terpaksa melewatkan ibadah hari Minggu karena sesuatu hal diluar kendali sebagai manusia, saya akan berusaha mencari kotbah pengganti melalui internet, YouTube atau minta dikirimi catatan kotbah sama teman.

Mazmur 26:8, TUHAN, aku cinta pada rumah kediaman-Mu dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam.


4. Berdoa

Yep, Sa-Te dan berdoa itu beda. Kalo Sa-Te itu saatnya kita mendengar Tuhan, kalo berdoa itu waktunya kita menyampaikan isi hati kita kepada Tuhan. Daripada kamu menghabiskan waktu berjam-jam buat curhat nggak jelas ke orang lain, nulis status galau di sosmed/blog, lebih baik pakai waktumu buat curhat langsung ke Tuhan. Dia punya banyak waktu buat dengerin kamu dan nggak akan membuatmu kecewa. Kalo punya masalah/pengen sesuatu, ngomong aja sama Dia...berdoa! Banyak berdoa banyak berkat, sedikit berdoa sedikit berkat, tidak berdoa, ya tak ada berkat.

Mazmur 102:2, TUHAN, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu.


5. Memuji dan menyembah

Penyembahan yang benar lahir dari hati yang rindu akan hadirat Tuhan, bukan sekedar buka suara dan nyanyi sebuah lagu. Tak perlu latihan vokal ato jadi penyanyi dulu untuk jadi penyembah. Biarkan mulutmu memuji dan menyembah Dia dengan tulus dan apa adanya.

Mazmur 145:2, Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.


6. Menjadi pelaku firman

Pelaku firman artinya melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Apa yang Tuhan sukai, pasti akan kamu sukai dan apa yang Dia benci haruslah kamu jauhi juga. It's that simple. Baca Alkitab sesering mungkin agar kamu tahu apa yang Tuhan kehendaki dalam hidupmu. Jadikan firman Tuhan sebagai gaya hidupmu sehari-hari. Tuhan memberikan kita keselamatan secara cuma-cuma/gratis tapi kita harus bayar harga untuk mengerjakan keselamatan itu.

Mazmur 119:9, Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.


Tuhan sudah menunjukkan kasih-Nya yang besar kepadamu dengan mati di salib untuk menebus dosa-dosamu. Now is your time to show your love for Him. Make Him proud to have you! 

Sunday, January 22, 2017

Pria yang Layak Dinantikan

Apakah tipe pria idamanmu? Tipe tinggi, putih, cakep atau tipe besar, gagah, berotot?

Saya pernah suka kepada kedua tipe pria seperti itu dulu, tapi sekarang nggak lagi...

Pria yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus layak dinantikan

Saat pertama kali mendarat di kampus, mata saya menangkap pemandangan indah dari sesosok pria tipe pertama. Dia tinggi, putih dan cakep. Plus-nya lagi, dia adalah ketua persekutuan doa di kampus jurusan saya, bisa main gitar, jago basket, kalo ke kampus pasti mengendarai mobil merahnya yang kece sedangkan mahasiswa-mahasiswa yang lain cuma naik motor, jalan kaki atau naik sepeda pancal.

Saya sempat beberapa kali curi-curi pandang kepadanya saat dia sedang bermain basket dan waktu persekutuan doa berlangsung (ops!). Sampai suatu ketika saya sadar bahwa dia bukanlah tipe pria yang layak saya kejar karena dia terlalu populer di mata para wanita di kampus itu. Saya kurang nyaman dengan pria-pria yang tidak bisa mengendalikan area pertemanan lawan jenisnya seperti ini. Nggak rela mendapatkan 'piala bergilir' begitu ah...

Di lain kesempatan, ada sosok pria lain yang juga pernah menarik perhatian saya. Pria ini tipe yang kedua, besar, gagah, berotot. Dia pendiam, tidak populer di mata wanita-wanita seperti yang pertama dan dia adalah seorang pecinta kegiatan outdoor. Dia suka mendaki gunung, rafting, snorkeling, suka kebut-kebutan dengan motor Ninja-nya dan seorang yang jago surfing. Bersamanya saya merasa terlindungi (ya iyalah, siapa yang berani mengusik pria pendekar gitu?). Saya sempat bertahan agak lama menyukai pria besar, gagah dan berotot ini. Sampai pada akhirnya Tuhan memisahkan kami karena dia memilih menikah dengan wanita lain dan mengikutinya beribadah di tempat lain (jleb!).

Setelah pengalaman saya menyukai dua pria dengan tipe yang berbeda itu, akhirnya saya sampai pada satu kesimpulan bahwa ketertarikan kita pada hal-hal fisik (duniawi), sifatnya hanya sementara saja dan tidak selamanya memberikan damai sejahtera yang sejati. Si tinggi, putih dan cakep bisa berubah menjadi si buncit dan keriput beberapa tahun kemudian, demikian halnya dengan si besar, gagah dan berotot juga bisa menjadi si sakit-sakitan dan tak bisa memberi perlindungan lagi.

Pria yang layak dinantikan oleh putri-Nya Yesus tidaklah berasal dari kedua tipe ini!

Pria yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus

Seiring dengan pertumbuhan rohani saya, kriteria pria idaman sayapun berubah. Tak lagi melulu mencari keindahan fisiknya tapi juga mencari keindahan batinnya. Buat saya sekarang, pria yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus itu jauh lebih menarik daripada pria-pria yang tinggi, putih, cakep, besar, gagah dan berotot. Ya, pria yang saleh itulah yang layak kita tunggu-tunggu, melebihi pria-pria lainnya.

Galatia 5:22-23, Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Ciri-ciri pria yang layak dinantikan

1. Kasih

Pria ini menempatkan kepentingan orang lain di atas kepentingannya sendiri. Dia menerima seseorang apa adanya dan mengasihinya tanpa batas. Ia akan terus mengasihi seseorang karena komitmennya kepada orang itu bukan karena apa yang dirasakannya.

Filipi 2:3-4, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

2. Sukacita

Kehidupan pria itu menyatakan sukacitanya di dalam Tuhan. Tuhan benar-benar telah menjadi yang terutama dan yang pertama dalam hidupnya, bukan sekedar hiasan belaka.

Yohanes 15:11, Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

3. Damai Sejahtera

Pria ini menjaga perdamaian dengan semua orang. Dia memiliki kekuatan untuk mundur dari suatu perselisihan/perkelahian, mudah mengampuni kesalahan orang lain, segera membereskan masalah/ganjalan dihidupnya dan tidak menyimpan dendam.

Ibrani 12:14a, Berusahalah hidup damai dengan semua orang.

4. Kesabaran

Ia adalah orang yang sabar dan tidak akan pernah mau mendahului waktu Tuhan. Ia bisa mengontrol tindakannya sehingga ia bisa berada tepat di tengah kehendak Tuhan, bukan mengumbar semangat dan kehendaknya sendiri dengan serampangan.

Mazmur 37:7a, Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia.

5. Kemurahan

Ia mempunyai kemurahan hati dan akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan orang lain. Ia akan rela memberikan waktu, uang dan tenaganya untuk orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

Galatia 6:2a, Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu!

6. Kebaikan

Pria ini hidup dalam kebenaran dan kebaikan. Ia membenci segala sesuatu yang berlawanan dengan sifat Allah. Ia dikenal sebagai orang yang berintegritas.

Roma 2:10a, ...kemuliaan, kehormatan dan damai sejahtera akan diperoleh semua orang yang berbuat baik.

7. Kesetiaan

Ia akan menyelesaikan semua tanggung-jawab yang Tuhan berikan kepadanya dengan baik. Ia bisa menjadi penatalayan talenta-talenta yang diterimanya, ia bisa diandalkan, bisa dipercaya dan akan tetap melakukan tugasnya sekalipun sulit sampai semuanya selesai.

1 Korintus 4:2, Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

8. Kelemahlembutan

Pria yang bisa memberimu rasa aman bukanlah pria besar, gagah dan berotot, tapi pria yang lemah lembuh. Lemah lembut bukan berarti lemah gemulai dan kewanita-wanitaan, tapi sifat lemah lembut ini adalah sifat yang mampu menyeimbangkan perasaan dan emosi. Pria yang lemah lembut adalah pria yang tegas, berwibawa, tidak plin-plan/moody-an, bisa mengambil inisiatif untuk memimpin dan mampu menjaga perasaan orang lain. Yesus sendiri adalah contoh Pribadi yang lemah lembut (Matius 11:29).

Kolose 3:12, Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.

9. Penguasaan diri

Pria yang bisa menguasai dirinya tidak akan pernah mengumbar cintanya untuk sembarang wanita dan tidak akan membiarkan dirinya menjadi 'piala bergilir' bagi wanita-wanita yang haus kasih sayang. Dia akan menjaga kehormatan dan kemurnian wanita yang dikasihinya sampai ia sah menjadi istrinya. Pria ini akan menolak berada dalam situasi-situasi yang sensual, immoral atau tidak murni. Ia tidak bermain-main dalam persahabatan lawan jenis yang memabukkan (bermain-main dengan eros) dan bertentangan dengan firman Tuhan serta mengedepankan kekudusan dalam segala hal.

Amsal 25:28, Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.

Pria single Kristen jumlahnya banyak. Pria single Kristen yang melayani di atas mimbar jumlahnya juga tak terhitung. Tapi tidak semuanya benar-benar hidup dipimpin oleh Roh Kudus. Jangan salah pilih. Pria yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus bukanlah pria yang sempurna, tapi dia adalah pria yang mau bertumbuh serupa dengan Kristus. Minta pimpinan Roh Kudus sendiri agar kamu sanggup menantikan yang benar-benar seturut dengan hati-Nya.

Status pernikahan dan pria bukanlah fokus yang harus kamu kejar. Fokus yang harus kamu kejar tetaplah Tuhan. Nantikan saja waktunya dengan bersukacita, bersyukur dan terus bertumbuh dalam iman sambil mengasah karakter-karakter wanita single yang aman, utuh, puas dan berkualitas.

Thursday, January 19, 2017

Menjadi Wanita Single yang Aman, Utuh, Puas dan Berkualitas

Mengapa banyak wanita 'mengejar-ngejar pria' dan bukannya tenang menanti pria berinisiatif mengembangkan hubungan? 'Rasa tidak aman', jawabannya.

Wanita dengan 'rasa tidak aman' akan mengejar pria dan status pacaran/pernikahan. Padahal pria sehebat apapun tidak akan bisa membuat wanita aman dan utuh. Bagian itu hanya bisa diisi oleh Tuhan!

Bride in waiting

Wanita yang aman

Banyak wanita tertipu oleh rasa tidak aman di dalam dirinya dan menganggap bahwa itu karena ketiadaan seorang pria disisinya. Padahal bukan itu sebabnya!

Saya suka dan sering melakukan solo backpacker-an alias bepergian ke suatu tempat seorang diri. Tak hanya di dalam negeri, tapi saya juga melakukan (selalu) solo backpacker-an sampai ke Malaysia, Singapura dan Jepang.

Dari kegiatan ini saya menyadari betul bahwa rasa tidak aman dalam diri wanita bukan disebabkan karena ada/tidaknya pria disisinya tapi lebih ke arah hubungannya dengan Tuhan. Ya, karena tanpa pria/temanpun, saya tetap merasa aman karena saya tahu bahwa Roh Kudus tak pernah meninggalkan saya. Ia menjaga saya lebih baik daripada seorang pria berotot kekar.

Wanita yang utuh

Dengan atau tanpa pria disisinya, wanita tetap ciptaan Tuhan yang utuh. Tak ada satupun yang kurang darinya. Keutuhan seseorang didapat dari Tuhan bukan dari manusia, karena manusia yang penuh kekurangan tak akan pernah bisa membuat manusia lainnya utuh.

Berhentilah 'berburu' pria sebelum kamu berakhir dengan kekecewaan. Burulah firman Tuhan dan kebenaran-Nya maka kamu akan dipenuhkan-Nya sampai berkelimpahan.

Kolose 2:10, ...kamu telah dipenuhi di dalam Dia (...you are complete in Him) 

Wanita yang telah utuh dan aman, akan mengejar Tuhan dengan segenap hati. Bukan berarti wanita seperti ini nggak butuh pria lagi, tapi dia tahu bahwa Tuhanlah yang akan membawa pria itu ke depannya, bukan hasil karena dia gigih mengejar dan memburunya.

Wanita yang puas

Saya paling tidak nyaman jika berbicara dengan wanita-wanita yang suka mengeluhkan berat badannya, jerawat diwajahnya, ataupun ketidak-mampuannya dalam hal menjaga penampilan. Oh OMG, saya adalah wanita petualang yang punya lebih banyak luka-luka fisik di tubuh entah karena tergores sesuatu atau jatuh. Tapi saya tetap mencintai tubuh saya apa adanya. Saya merawat tubuh saya juga, tapi saya tidak pernah menyesalkan kekurangan yang dimiliki oleh tubuh saya. Saya membiarkan rambut saya tetap ikal, tak pernah ingin meluruskannya. Saya suka kulit saya yang kecoklatan karena terpapar sinar matahari setiap kali saya melakukan kegiatan outdoor, tak pernah berusaha membuatnya putih seperti artis-artis di TV. Puaslah dengan apa yang kamu punya dan kecantikanmu akan terpancar dengan natural dari dalam dirimu.

Demikian juga dalam hal hubungan antar manusia. Jika kamu mengejar pria hanya karena kamu kesepian, karena umur, karena desakan orang lain, karena merasa tidak utuh/kurang lengkap dengan seorang pangeran yang bisa digandeng ngalor-ngidul, kamu juga tak akan pernah puas meski kamu sudah mendapatkan status pacar/gelar nyonya suatu hari nanti. Trust me, pria bukanlah 'alat' untuk membuatmu bahagia dan puas. Kebahagiaanmu bersumber dari Penciptamu yang tahu betul apa yang kamu butuhkan, bukan dari pria paling tampan di dunia.

Wanita yang berkualitas

Jika kamu ingin mendapatkan yang terbaik, jadilah yang terbaik lebih dulu. Untuk menikah dengan seorang pangeran, kamu harus menjadi seorang putri lebih dulu, harus masuk ke lingkungan para bangsawan dulu dan mempunyai kualitas yang sepadan dengan sang pangeran. Sebelum Kate Middleton menikah dengan Pangeran William, dia pasti sudah melalui serangkaian prosedur yang ada di Kerajaan Inggris. Jadi tidak serta merta seorang rakyat jelata langsung bisa menikah dengan calon raja. No, kamu harus menjadi wanita berkualitas dulu agar mendapatkan pria yang juga berkualitas. Dan kualitas inilah yang seharusnya kamu kejar, bukan si prianya.

Bergumullah dengan Tuhan agar Dia memberimu tujuan, visi dan misi dalam hidupmu. Ketiga hal itu akan menuntunmu menjadi pribadi yang tak hanya berkualitas tapi juga berkenan di hati-Nya.

Apa yang harus dilakukan saat jatuh cinta kepada seorang pria?

Tak ada!

Rut 3:10-11, Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya. Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.

Rut dan Orpa ditinggal mati oleh suami mereka. Naomi berkata kepada keduanya agar mereka kembali ke Moab, negeri asal mereka. Orpa mengikuti saran Naomi, tapi Rut berkeras mengikuti Naomi ke Bethlehem. Pada zaman itu, orang Moab dianggap tidak sederajat dengan orang Israel. Naomi seolah sudah menunjukkan kepada kedua menantunya itu akan 'peluang' menemukan pria baru yang sederajat dan kesempatan untuk kembali menikah kepada Orpa dan Rut di negeri asal mereka, Moab (logis bukan menemukan pria di tempat yang potensial bagi mereka?). Tapi Rut lebih memilih untuk mengikuti Naomi ke Bethlehem, kemungkinannya kecil bahkan mungkin tak ada untuk Rut menemukan seorang pria yang sepadan dengannya di Bethlehem karena dia hanya akan dianggap sebagai orang rendahan bagi orang Israel.

Rut memang menuju tempat yang tidak memungkinkan dia menemukan pria yang sepadan dengannya tapi dia menuju Allah yang benar. Dia menaruh rasa percayanya kepada Allah yang disembah Naomi, Allah Yang Hidup, bukan illah yang mati seperti yang disembah oleh orang-orang Moab. Selama di Bethlehem Rut tidak berburu pria baru juga, tapi dia tulus bekerja mengumpulkan jelai gandum untuk dia dan mertuanya. Dan karena ketulusan hati dan kerja kerasnya, Tuhan membuat perjumpaan tak disengaja antara Rut dan Boas.

Rut 2:3-4, Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh. Lalu datanglah Boas dari Bethlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: "TUHAN kiranya menyertai kamu." Jawab mereka kepadanya "TUHAN kiranya memberkati tuan!"

Hei, itulah perjumpaan pria dan wanita yang benar-benar dirancang oleh Tuhan, bukan karena rancangan manusia. Rut hanya fokus kepada apa yang sedang dikerjakannya saat itu dan dia menaruh kepercayaannya total kepada Allah Israel. Sebagai upahnya, Tuhan membawa dia 'secara kebetulan' kepada Boas yang akhirnya nanti menjadi suaminya.

Hello girls and ladies, kamu tak perlu mengirim pesan di WA/LINE/WeChat/Telegram pria incaranmu setiap hari, tak perlu mengajaknya ngobrol dari pagi sampai pagi lagi, tak perlu berusaha membantunya melakukan segala hal, tak perlu berusaha menciptakan peluang untuk bertemu dengannya setiap akhir pekan, tak perlu membelikan hadiah ulang tahun yang manis untuknya, tak perlu menulis status di social media atau menulis blog untuk dia, tak perlu add Facebook-nya, tak perlu menjadi follower Twitter-nya, tak perlu terkoneksi dengan Path, Instagram dan semua akun-akun social medianya, etc etc. Jika dia memang pria yang ditentukan Tuhan untukmu, Dia sanggup mempertemukan kalian tanpa usaha yang keras darimu.

Cek motivasimu saat berdekatan dengan pria single. Apakah itu murni karena kamu benar-benar ingin melakukannya atau adakah maksud tersembunyi dibaliknya? (imbalam berupa ajakan nge-date atau kata-kata, "I love you" barangkali hahaha). Kamu boleh menunjukkan rasa tertarikmu kepada pria yang kamu sukai, tapi kalo mengejar/memburunya, jangan! Biarkan kendali hubungan tetap ada pada pria. Secara alami, pria diciptakan untuk menjadi pemimpin wanita. Mereka (meskipun termasuk dalam golongan introvert yang super duper diem sekali) sudah punya naluri untuk mengejar/memburu wanita yang mereka sukai. Jadi peran ini jangan kamu ambil alih dari pria, biarkan dia mendapatkanmu dengan bangga.

Curahkan semua kegelisahan hatimu dalam doa dan redam jantungmu yang berdebar-debar saat melihat/membayangkan pria pujaanmu dengan banyak membaca firman Tuhan. Percayakan penuh masa depanmu ke tangan-Nya. Jangan sibuk memburu pria dan status pacaran/pernikahan, itu akan membuatmu kecewa pada akhirnya. Bersikaplah seperti Rut, wanita yang aman, utuh, puas dan berkualitas. Tunggu waktu Tuhan sampai Dia membawa Boas-mu ke hadapanmu.

Kamu tak perlu membaca tips-tips cinta dan menggunakan trik-trik tertentu untuk membuat mata pria berpaling kepadamu. Taruh fokusmu seutuhnya kepada Tuhan dan biarkan Dia bertindak. Iman akan membawamu kepada kebahagiaan sejati bukan sekedar kegembiraan sesaat.

Sabar menanti

Masa lajang itu sebuah karunia. Wanita yang sudah bersuami akan terbagi fokusnya untuk mengurus rumah tangga dan dirinya sendiri. Tapi wanita single bebas melakukan apa saja karena fokusnya masih belum terbagi ke hal-hal yang lain. Jangan duduk di kamar dan mengasihani dirimu terus-menerus karena tak ada pria potensial disekitarmu yang bisa kamu incar. Pergunakan waktu-waktumu untuk membangun karaktermu sebagai Wanita Amsal 31:10-31, belajar firman, melayani pekerjaan Tuhan dengan sungguh-sungguh, mengembangkan talenta-talentamu, menolong orang lain yang membutuhkan pertolonganmu dan berteman dengan siapa saja.

Berteman, ya...menjadi wanita yang aman, utuh dan puas bukan berarti bahwa kamu tak perlu lagi mengindahkan pria-pria yang ada disekitarmu. Percaya total kepada Tuhan bukan berarti bahwa kamu tidak berusaha sama sekali lho. Tetap buka pertemanan yang sehat dengan semua pria dan wanita dimanapun kamu berada. Berteman saja dan saling membangun satu sama lain, tanpa memikirkan bagaimana cara menarik seorang pria agar menjadi pasangan kencan/pacarmu/suamimu. Lakukan semuanya dengan tulus dan murni! Saat berteman dengan pria-pria single, jaga batas-batas pertemanan dan jangan melanggar batasan-batasan itu hanya karena kamu ngebet pengen punya gandengan.

Serahkan hatimu kepada Tuhan dan biarkan Dia menjaga dan menyerahkan hatimu kepada pria yang tepat nantinya. Biarkan Tuhan berbicara dan berurusan langsung kepada priamu di masa depan, apa saja yang harus dikerjakannya untuk mendapatkanmu.

Rut 3:18, Lalu kata mertuanya itu: "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."

Pada awalnya, Boas bukanlah orang pertama yang berhak menebus Rut. Masih ada satu lagi seorang penebus yang lebih dekat dari Boas untuk menebus Rut (Rut 3:12-13). Setelah melihat kemurnian dan kebaikan hati Rut (kemungkinan besar pada saat ini Boas sebenarnya sudah tertarik untuk mendapatkan Rut sebagai istri), Boas mencari penebus itu dan memilih sepuluh orang dari para tua-tua kota untuk merundingkan perihal penebusan kepada Naomi dan Rut. Segera setelah penebus yang disebutkan oleh Boas menolak untuk menebus Rut, Boas tampil ke depan untuk menebus dia dan memperistrinya (Rut 4).

Pria yang benar-benar takut Tuhan akan tahu apa saja yang harus diperbuatnya untuk mendapatkan wanitanya. Tak perlu dipancing-pancing, tak perlu disuruh-suruh, tak perlu usaha keras dari wanita untuk membuatnya datang dan berlutut didepan wanita itu sambil menyodorkan cincin pernikahan.

Sabarlah menanti dan fokuskan dirimu kepada Tuhan. Jangan panik ataupun tergoda untuk 'mengikat' pria impianmu disampingmu. Serahkan semuanya ke tangan Tuhan! Ya, percaya saja pada waktu-Nya!!

Mazmur 84-12b, Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.