Tuesday, February 10, 2009

Armageddon Knights - Born Of The Knight


Category: Books
Genre: Religion, Spirituality, Literature & Fiction
Author: Lucky S. Mamusung (Genesis One)

Oleh : Angelina Kusuma

Bagi para pecinta karya-karya bertema petualangan, kepahlawanan, dan fantasi, film-film seperti trilogi Lord Of The Rings, serial Harry Potter, dan juga Kingdom Of Heaven, pasti tidak akan anda lewatkan untuk ditonton. Saya pribadi sangat menyukai kisah yang disajikan dalam trilogi Lord Of The Rings (utamanya sekuel kedua: Twin Towers) dan Kingdom Of Heaven. Strategi peperangan yang disajikan di kedua film inilah yang membuat saya mau menonton film-nya sampai berulang-ulang (hehehe, nggak pa pa tho cewe suka perang-perangan? ^o^).

Hmm...bagaimana jika kisah di Bible juga dibuat seri bertema petualangan, kepahlawanan, dan fantasinya seperti ketiga film diatas?

Aha, inilah saatnya anda membaca Armageddon Knights!

Dibaca dari judul bukunya sekilas, mungkin anda akan menyangka bahwa buku ini terbitan penulis luar negeri (judulnya pake bahasa Inggris gitu loch :D). Hei, tapi kali ini tebakan anda salah! Novel ini ditulis oleh Lucky S. Mamusung, asli orang Indonesia.

Buku setebal 266 halaman ini menyajikan kisah peperangan rohani melawan iblis dengan cara yang berbeda. Hampir mirip gabungan dari kisah Lord Of The Rings, Harry Potter, dan Kingdom Of Heaven yang dikemas menjadi satu dalam paketan pasal-pasal yang biasa kita baca di Bible mulai dari Genesis sampai Revelation. Semua penamaan tokoh-tokoh, tempat, sampai expertise figure-nya, juga menggunakan istilah-istilah dalam Bible.

Armageddon Knights rencananya akan diterbitkan dalam beberapa sekuel. Buku pertamanya sudah terbit sekitar 3 tahun lalu dengan sub judul Born Of The Knight (Lahirnya Ksatria) dan buku keduanya dikabarkan akan segera terbit dengan sub judul Awakening.

Buku ini menarik dan unik. Bila anda sudah pernah menonton trilogi Lord Of The Rings, Harry Potter, dan juga Kingdom Of Heaven, pasti akan merasakan beberapa kisah di buku ini hampir mirip dengan cara pengisahan di ketiga film tersebut. Misalnya: penamaan ordo-ordo yang tergabung di Eklesia Armageddon Knights (Knights, Arkhierus, Profet, Rephael, Evangelion, Nesher) hampir mirip dengan pembagian klan-klan yang ada di trilogi Lord Of The Rings yang terbagi dalam kelompok Human, Elf, Hobbit, Dwarf, Orc. Kemudian cara pemanggilan pedang yang dimiliki oleh setiap ksatria di Armageddon Knights pasti akan mengingatkan anda dengan bagaimana cara para penyihir dari Hogwarts (Harry Potter) mengucapkan mantranya. Atau juga taktik perang para ksatria Eklesia saat mempertahankan benteng-bentengnya ketika pasukan iblis (Necros, Feral, Behemoth, Mamon, Leon, Asytoret, Heylel/Luciel) menyerang, anda pasti akan ingat strategi yang dilakukan Balian dan pasukannya ketika menghadapi serangan Saladin di Kingdom Of Heaven.

Sinopsis:
Seorang musafir yang lupa ingatan akan masa lalu dan namanya sendiri, tiba di sebuah kota bernama Kapernaum. Disana ia bertemu dengan seorang penjaga kota yang selalu siap siaga dengan baju zirah dan pedang Ephesians-nya bernama Shemmer. Percakapannya dengan penjaga kota yang disangka orang-orang sekitarnya sebagai orang gila itu, akhirnya membawa musafir ini ke sebuah petualangan yang menegangkan. Ia ditangkap oleh pimpinan kota Kapernaum karena menolak tinggal dalam kenyamanan kota itu, kemudian berhasil dibebaskan oleh Shemmer dan menjalani ritual menjadi bagian dari para ksatria Raja Avalon (Raja yang diagungkan oleh Shemmer) baru yaitu dengan berjanji bahwa ia akan setia kepada Raja Avalon di sebuah aliran sungai.

Selesai proses ditenggelamkannya dirinya ke dalam aliran air sungai, ternyata musafir ini ditingalkan sendirian oleh Shemmer sebelum ia tahu banyak tentang Raja Avalon dan kerajaan-Nya seperti yang diceritakan oleh Shemmer kepadanya. Selanjutnya si musafir harus berjuang melanjutkan hidup barunya sebagai ksatria Avalon dan mencari jati dirinya. Dalam perjalanan ia menyaksikan kota Kapernaum yang dihancurkan oleh pasukan iblis dan iapun harus bertarung melawan beberapa Feral (iblis berbentuk serigala) yang ingin membunuhnya karena lari dari Kapernaum. Saat bertarung dengan iblis-iblis yang mengejarnya, ia memanggil Raja Avalon dan Dia datang menyelamatkan nyawanya serta memberikan sebuah pedang kepadanya.

Selamat dari para iblis yang mengejarnya dari kota Kapernaum, si musafir melanjutkan perjalanannya yang tanpa tujuan dengan banyak pertanyaan di kepalanya, juga mengenai sebuah pedang bertuliskan Revelation yang diberikan Raja Avalon. Pedang itu akan memberinya kekuatan ketika ia berhadapan dengan iblis, namun pedang itu bisa hilang dengan sendirinya setelah selesai digunakan untuk bertarung melawan iblis. Musafir ini akhirnya tiba di sebuah perkampungan yang sudah ditinggalkan para penghuninya. Ia menemukan sebuah kain bertuliskan, "Kami pergi ke Eklesia, kota para ksatria" di bawah salah satu pintu rumah yang ditemuinya. Ketika ia sedang beristirahat di salah satu rumah di perkampungan itu, kembali sekumpulan iblis dalam bentuk Feral mengejar-ngejarnya. Untunglah ia bisa melarikan diri meskipun kemudian tertangkap lagi oleh para penjaga di kota selanjutnya yaitu Astaroth.

Belum sampai si musafir yang ditangkap rombongan penjaga kota sampai ke Astaroth, ternyata kota itu juga sedang dibumi hanguskan oleh pasukan iblis. Musafir berhasil melarikan diri dari penjaga kota Astaroth yang menangkapnya kemudian melarikan diri ke hutan. Ia memasuki celah-celah sempit di hutan dan akhirnya bertemu dengan ksatria lain yang pandai bernyanyi dengan pedangnya yang bernama Mizmor. Dari kstaria ini ia disuruh kembali ke Astaroth jika ia ingin tahu banyak tentang Eklesia, kota ksatria yang sedang dicari-carinya.

Kota Astaroth yang penuh dengan kekayaan sebelumnya, sudah hancur lebur oleh pasukan iblis saat si musafir ini menapakkan kakinya disana. Ketika ia hendak menyelamatkan seorang anak yang telah kehilangan ibunya, ia kembali berhadapan dengan jenis iblis yang lebih besar dan kuat dari yang pernah dihadapinya sebelumnya. Dengan pedang Relevation ditangannya, ia berhasil melukai iblis jenis Leon itu tapi akhirnya ia pun jatuh pingsan sebelum berhasil membunuhnya.

Ketika si musafir sadar, ia sudah berada di kota Eklesia. Ternyata beberapa orang ksatria Eklesia yang bertugas melihat keadaan Astaroth saat ia bertarung dengan Leon telah menolongnya dari pertempuran dan menyelamatkannya.

Kedatangan musafir yang bisa mengeluarkan pedang Revelation ini meresahkan seluruh kota Eklesia. Kenapa? Karena ternyata sebelumnya sudah ada nubuatan bahwa ketika generasi pemegang pedang Revelation datang, itu artinya sesuatu yang besar akan segera terjadi.

Si musafir di hadapkan kepada sidang jemaat Eklesia dan disuruh membuktikan bahwa ia benar-benar orang yang dipilih Raja Avalon sebagai pemegang pedang sakti terakhir dari 66 pedang sakti (pedang sakti pertama adalah Genesis, dst) lainnya, yaitu Revelation. Disini si musafir tiba-tiba mendapat karunia dan rhema dari pedangnya untuk membuka materai-materai yang dimiliki oleh pedangnya sampai materai yang ke 6. Ketika materai ke 6 berhasil terbuka, muncullah tiga pasukan elits Eklesia bersayap (Nesher) yang sebelumnya diutus untuk memata-matai gerak-gerik pasukan iblis dan mengabarkan bahwa pasukan iblis akan menyerang Eklesia dengan kekuatan penuh yang dipimpin oleh Heylel/Luciel sendiri.

Menjelang penyerangan pasukan iblis, seluruh Eklesia panik. Setiap ordo di Eklesia yang selama ini terpecah-pecah saling membangun bentengnya untuk menyelamatkan ordonya sendiri-sendiri. Tetapi akhirnya perpecahan di Eklesia bisa disatukan dan dibuatlah taktik untuk mempertahankan Eklesia dari serangan pasukan iblis yang dipimpin oleh ordo Knights. Untuk mempertahankan Eklesia, satu per satu para ksatria Eklesia gugur. Saat Eklesia diujung tanduk dan melihat satu per satu sahabat-sahabatnya gugur, si musafir yang akhirnya mendapat nama sebuatan Revel itu mulai membuka materai-materai pedangnya dari materai 1 sampai materai yang ke 7 untuk mengalahkan pasukan iblis yang mengepungnya. Melihat keberanian Revel, seluruh Eklesia yang tadinya hendak melarikan diri dan bersembunyi dari iblis, mulai bangkit kembali semangatnya. Mereka keluar dari persembunyian mereka dan mengangkat pedangnya lagi demi pertempuran terakhir bagi Raja Avalon.

Bagaimana kisah selanjutnya?
Dimanakan Heylel/Luciel sang pemimpin pasukan iblis sebenarnya berada saat pertempuran terakhir ini terjadi?
Dimanakah Raja Avalon ketika para ksatria-Nya bertempur habis-habisan dan Dia tidak kelihatan datang menolong mereka?
Dimanakah Shemmer dan ksatria senior yang juga tak datang membantu Eklesia ketika diserang pasukan Heylel/Luciel dengan kekuatan penuh?
Dan bagaimana kisah hidup Revel setelah ia tak lagi bisa mengangkat pedang Revelation-nya karena dadanya tertembus anak panah?

Temukan jawabannya di Armageddon Knights series V(^_^)V.



16 comments:

rudy darma said...

misi permisiii.. perkenalkan saia rudy.
wahh.. dulu saia pernah baca dari majalah 'cycle' cerita ini, tapi karena cycle udah kaga keluar, saia mencari-carinya di toko buku. tapi kaga ketemu2.
dimana yah saia bisa beli buku ini? thanx before ^^

Enjie said...

Coba cari di toko buku rohani bro. Yg nulis buku ini juga pendiri majalah Cycle dulunya ^_^ V

Anonymous said...

suka banget ma critanya. nunggu awakening, ni. cepet dipublish, please..

Enjie said...

Minta langsung aja sama penulisnya :p. Bro Lucky Mamusung (penulis Armageddon Knights ini) ada di list followerku lho :D

freedommoney said...

syalom utk sekuel berikutnya kami masi melobby dg penulisnya sendiri, untuk edisi berikutnya ceritanya akan lebih d pertajam sesuai dengan penglihatan2 dari rekan2 yg telah memperoleh ijin dari TUHAN melihat gambaran medan pertempuran armageddon sesungguhnya.thx

Anonymous said...

yang pastinya critanya keereeennn abiz,kalo ada yang ke dua, mau pada beli nggak?
yang kedua pastinya lebih keren,judulnya ' AWAKENING' tungguin aja.....
H Setiawan

Anonymous said...

kira2 msih ad gk y bukunya.. coz pnya gw dulu d pinjem tmn trus gk tau lg nasipnya..hehhee
..klo masih ad pngen bli lg skalian awakening klo udh terbit..
..keren bngt neh buku..sepp...
mohon infonya ke jee_ct2000@yahoo.com.
..thx.. God bless...

freedommoney said...

ada tolong hubungi lwt email saya blood231@gmail.com, dari sekuel pertama kita dah ada skg bentar lagi d rilis sekuel k 2

Anonymous said...

salam perjuangan,
saya udah baca buku itu,keren abis, bahkan saya sdh baca 2 kali...
kalo jilid 2 nya ada dan diterbitkan,
ada yang mau nggk ya...
en kalo yang ada mau buku armagedon knights I - born of the knight,bisa hubungi Gabindo publishing surabaya, telp 031-8413016, ok, c u

Anonymous said...

i very very suka this book

kalo yang di malang ada yg taw g beli bukunya yg kedua????

Enjie said...

Yg kedua blm terbit kali bro

freedommoney said...

sekuel kedua armageddon knights dah jadi n tinggal dirilis aja hubungi PT Gada Besi Indonesia call 031-8412874

Enjie said...

Wiii keren! Sip, tx infonya bro

thamrin_ovidit said...

baguss..aku suka ceritanya terasa bgt. sampe terbawa di mimpi

revelation said...

saya pernah membaca buku dan sampai sekarang saya masih menyimpannya di rumah. Jujur saja, ceritanya sangat bagus sampai-sampai saya harus membacanya berulang-ulang. Dan saya harap buku ke duanya segera terbit. Kalo mau cari buku itu, saya dulu belinya di toko buku IMANUEL di Surabaya.

Anonymous said...

Yang berminat membeli buku novel Armageddon Knights 1 dan 2, bisa langsung hubungi Facebook Fanpage Armageddon Knights atau kamu bisa membelinya di toko buku online seperti bukukita.com atau bukabuku.com. Atau kamu bisa langsung hubungi BB 52764D36 atau Line : augusttriana

Thank you and God bless you all.